Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » GERAKAN MAHASISWA SERUKAN DPR DAN PEMERINTAH PATUHI PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI TERKAIT SYARAT PENCALONAN KEPALA DAERAH

GERAKAN MAHASISWA SERUKAN DPR DAN PEMERINTAH PATUHI PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI TERKAIT SYARAT PENCALONAN KEPALA DAERAH

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
  • visibility 198
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

OLEH : NASHRUL MU’MININ, MAHASISWA UNIVESITAS COKROAMINOTO YOGYAKARTA

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah didesak untuk mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat pencalonan kepala daerah, khususnya mengenai ambang batas pencalonan oleh partai politik dan titik penghitungan usia calon kepala daerah.

Pasalnya, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 menegaskan bahwa putusan MK bersifat final dan mengikat, tidak hanya bagi pemohon, tetapi juga bagi pihak lain, seperti pembentuk undang-undang (DPR dan Presiden).

Pembangkangan terhadap putusan MK dapat memicu terjadinya krisis konstitusional, yang pada akhirnya akan berdampak pada legitimasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) itu sendiri.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember, Bayu Dwi Anggono, menyatakan bahwa konstitusi mendesain MK sebagai puncak penyelesaian sengketa norma. Dalam konteks pengujian undang-undang, pemohon adalah pihak yang menyengketakan suatu norma yang dianggap merugikan dirinya. MK kemudian menjatuhkan putusan yang final dan mengikat semua pihak, termasuk pembentuk undang-undang.

DPR seharusnya memahami hal tersebut mengingat MK telah berusia 21 tahun. Artinya, DPR sudah seharusnya memahami bahwa apa yang sudah dibatalkan oleh MK tidak dapat dihidupkan kembali, sebab itu merupakan pelanggaran terhadap prinsip konstitusionalisme.

Saya sebagai gerakan mahasiswa yang aktif memperjuangkan demokratisasi dan supremasi hukum, kami sangat prihatin dengan sikap DPR dan Pemerintah yang belum sepenuhnya memahami dan mematuhi putusan MK terkait syarat pencalonan kepala daerah.

Kami meyakini bahwa menegakkan supremasi hukum dan menghormati putusan lembaga peradilan, khususnya MK, merupakan prasyarat mutlak bagi tegaknya demokrasi yang sesungguhnya. MK sebagai “puncak penyelesaian sengketa norma” harus ditempatkan pada posisi yang terhormat dan strategis dalam sistem ketatanegaraan Republik Indonesia.

Namun, sikap DPR dan Pemerintah yang seolah-olah “membangkang” putusan MK terkait syarat pencalonan kepala daerah, menunjukkan bahwa mereka belum sepenuhnya memahami dan menghayati peran vital MK dalam menjaga stabilitas konstitusional.

Kami, sebagai gerakan mahasiswa, memandang bahwa tindakan DPR  dan Pemerintah yang mengabaikan putusan MK ini merupakan pengingkaran terhadap spirit konstitusionalisme dan dapat berimplikasi buruk pada legitimasi Pilkada itu sendiri. Jika putusan MK diabaikan, maka integritas dan kredibilitas Pilkada akan dipertaruhkan, yang pada akhirnya akan mencederai demokrasi dan kedaulatan rakyat.

Oleh karena itu, kami sebagai gerakan mahasiswa, menyerukan kepada DPR dan Pemerintah untuk segera mematuhi dan melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi terkait syarat pencalonan kepala daerah. Tidak ada alasan bagi mereka untuk “membangkang” terhadap putusan lembaga peradilan tertinggi ini, sebab itu justru akan menodai prinsip negara hukum dan demokrasi yang telah lama diperjuangkan oleh rakyat Indonesia.

Kami akan terus berjuang untuk menegakkan supremasi hukum dan menjaga integritas demokrasi di negeri ini. Kami akan mengawal dan memantau setiap langkah DPR dan Pemerintah agar tunduk dan patuh terhadap putusan Mahkamah Konstitusi, demi menjaga stabilitas konstitusional dan legitimasi Pilkada di masa mendatang.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serah Terima Kepengurusan ASKUI 2025-2027, Usung Semangat “One For All, All For One”

    Serah Terima Kepengurusan ASKUI 2025-2027, Usung Semangat “One For All, All For One”

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KARANGANYAR – Asosiasi Kantor Urusan Internasional (ASKUI) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) resmi melaksanakan serah terima kepengurusan dalam rangkaian Annual Meeting ASKUI PTMA 2025 yang digelar di Hotel Alana pada Selasa (21/10). Kegiatan ini menandai berakhirnya masa kepemimpinan periode sebelumnya dan dimulainya masa kerja pengurus baru periode 2025–2027. Kepala ASKUI periode 2023-2025, Condro […]

  • PAI UMS Dorong Penguatan Profil Guru PAI dan Kurikulum Adaptif Hadapi Tantangan Pendidikan

    PAI UMS Dorong Penguatan Profil Guru PAI dan Kurikulum Adaptif Hadapi Tantangan Pendidikan

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Penguatan Profil Guru PAI: Tantangan dan Peluang Pengembangan Kurikulum PAI di Sekolah”, Rabu (22/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang FAI UMS Lantai I tersebut menghadirkan akademisi, praktisi pendidikan, serta guru PAI […]

  • SMP Muhammadiyah Purwojati Raih Juara Umum OSM Banyumas 2025

    SMP Muhammadiyah Purwojati Raih Juara Umum OSM Banyumas 2025

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 27
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Cilongok, Banyumas – Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Banyumas menyelenggarakan Penyerahan Medali Olimpiade Sekolah Muhammadiyah (OSM) 2025 bertempat di Pondok Pesantren Modern Zam Zam, Cilongok ini menjadi puncak apresiasi bagi peserta didik berprestasi dari berbagai sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Banyumas, Jum’at, (12/12/2025). OSM 2025 sendiri telah dilaksanakan secara daring pada 29–30 Oktober 2025 dan diikuti […]

  • Mahasiswa FEB UMS Jadi Fasilitator Duta Inspirasi Indonesia, Raih Best Program Nasional

    Mahasiswa FEB UMS Jadi Fasilitator Duta Inspirasi Indonesia, Raih Best Program Nasional

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 41
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Syaban Al Musyaffa Ibnu Ahmad, mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui keterlibatannya dalam ajang Duta Inspirasi Indonesia pada Jumat, (9/12). Syaban terpilih sebagai salah satu fasilitator terbaik setelah melalui proses seleksi ketat yang diikuti ratusan peserta dari seluruh Indonesia. Duta Inspirasi […]

  • BPKH RI Berkolaborasi dengan Lazismu Menyalurkan Bantuan Mobil Ambulans kepada MDMC Kaltim

    BPKH RI Berkolaborasi dengan Lazismu Menyalurkan Bantuan Mobil Ambulans kepada MDMC Kaltim

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 19
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Samarinda – Program kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) tahun 2025 kembali memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Timur. Pada Minggu (28/9/2025), BPKH RI berkolaborasi dengan Lazismu Kaltim menyerahkan satu unit mobil ambulans kepada Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kaltim. Penyerahan dilakukan di Gedung Balai Lansia Aisyiyah Kaltim, Samarinda, dan […]

  • Perwakilan Mahasiswa Internasional UMS Ikuti Festival Handai Indonesia 2025 di Jakarta

    Perwakilan Mahasiswa Internasional UMS Ikuti Festival Handai Indonesia 2025 di Jakarta

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Perwakilan mahasiswa internasional dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut berpartisipasi dalam Festival Handai Indonesia (FHI) 2025, yang diselenggarakan di Hotel Le Meridien, Jakarta, pada tanggal 25–31 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh peserta apresiasi terpilih yang berasal dari 23 negara, yaitu Timor Leste, Italia, Rusia, Filipina, Turki, Pakistan, Amerika Serikat, Thailand, Korea […]

expand_less