Olahraga

Milad ke-109 ‘Aisyiyah, PDA Sukoharjo Canangkan Gerakan Budidaya Maggot

KALIMAHSAWA.ID, SUKOHARJO – Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Bersinergi dengan Majelis Pengembangan Kader Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sukoharjo menggerakkan budidaya maggot untuk Semua Kader Aisyiyah khususnya di Daerah Sukoharjo.

Hari Sabtu sampai Ahad 16 – 17 Mei 2026, menjadi hari yang penuh kesan. Hari itu menjadi hari pencanangan Budidaya maggot dalam acara ‘Aisyiyah Cadre Camp di Bumi perkemahan Kampung Karet Ngargoyoso Karanganyar.

Ketua PDA Sukoharjo Dr. Indiah Dewi Murni, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini  berbicara soal sampah atau limbah bukanlah hal yang remeh temeh, namun menjadi hal yang sangat penting dan urgent untuk mencari solusi pengolahan limbah. 

“Dengan budidaya maggot ini diharapkan menjadi salah satu solusi mengolah limbah bisa menjadi cuan,” ungkapnya.

Pimpinan wilayah Aisyiyah Siti Bariroh, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran  PDA Sukoharjo dan LLHPB yang Bersinergi dengan Majelis Pengembangan Kader (MPK) PDA Sukoharjo.

Beliau menyampaikan Ayat Al Qur’an Surat Ali Imran 104, yang artinya “Hendaklah ada di antara kamu segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung.”

“Salah satunya orang – orang yang mengajak untuk menjaga dan merawat lingkungan hidup dengan pengolahan limbah rumah tangga dari setiap kader ‘Aisyiyah, serta pemerintah dan mitra yang mendukung program ini, seperti program budidaya maggot, pengelolaan sampah organik sebagai pakan maggot,” katanya.

Ketua Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) PDA Sukoharjo Ismokoweni, S.E,.M.M menyampaikan tujuan budidaya maggot kepada seluruh kader ‘Aisyiyah.

“Sebagai pengolah dan pengurai sampah organik secara cepat sebagai pakan maggot. Nantinya maggot akan dijadikan pakan ternak lele,ayam,maupun burung dan sampah sisa dari maggot ( kasgot) bisa menjadi pupuk organik untuk tanaman sayuran maupun buah buahan sehingga menghasilkan cuan untuk ketahanan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Ekonomi sirkular ini adalah model ekonomi berkelanjutan yang bertujuan memaksimalkan penggunaan sumber daya dan meminimalkan limbah. Berbeda dengan ekonomi linear “ambil-buat-buang”, sistem ini berfokus pada memperpanjang siklus hidup produk melalui guna ulang (reuse), reparasi, dan daur ulang (recycle) agar material tetap bernilai dan tidak menjadi sampah.

Acara ini diikuti 250 peserta terdiri dari unsur Pimpinan Harian PDA Sukoharjo. Ketua atau Anggota BPP, perwakilan dari IGABA perwakilan PDNA.

Dalam sambutan penutupan, ketua PDA Sukoharjo Dr. Indiah Dewi Murni,M.Pd menekankan kepada seluruh kader yang budidaya maggot nantinya maggot yang dihasilkan bisa setor kan ke Homestead PDA untuk di pasarkan. Acara ini sekaligus untuk menyemarakkan Milad ‘Aisyiyah ke 109.

Selamat Milad ke 109 ‘Aisyiyah .

19 Mei 1917 – 19 Mei 2026

Semoga  selalu Istiqomah dalam Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button