Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Isi Piringku Jadi Media Edukasi Gizi, Mahasiswa UMS Ajari Anak Perantauan di Malaysia

Isi Piringku Jadi Media Edukasi Gizi, Mahasiswa UMS Ajari Anak Perantauan di Malaysia

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Suasana kelas yang biasanya tenang berubah menjadi riuh penuh semangat ketika Dhini Hilyati, mahasiswi KKN Internasional Batch 3 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dari Program Studi Ilmu Gizi, mulai membuka sesi “10 Pedoman Gizi Seimbang” di Sanggar Bimbingan (SB) Kelana Jaya, Malaysia, pada Sabtu, 13 Juni 2026.

Dhini menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan hari itu, dari materi pedoman gizi, membaca label kemasan, hingga permainan Isi Piringku, dirancang saling melengkapi agar pesan tentang gizi seimbang bisa diserap secara menyeluruh oleh anak-anak. Ia berharap pengetahuan yang didapat tidak berhenti di ruang belajar, melainkan terbawa pulang dan menjadi kebiasaan baru dalam keseharian mereka dan keluarga.

Kegiatan “10 Pedoman Gizi Seimbang” ini menjadi bukti nyata bahwa edukasi gizi tidak harus berlangsung di ruang kelas formal dengan alat-alat canggih. Cukup dengan poster dari Kemenkes, snack kemasan, dan potongan gambar makanan, seorang mahasiswi dari prodi Ilmu Gizi berhasil menanamkan pesan besar kepada tujuh anak di perantauan, bahwa makan sehat dimulai dari hal paling sederhana, tahu apa yang ada di dalam piring, dan tahu apa yang tertulis di balik kemasan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja edukatif bidang kesehatan yang dirancang selama bertugas di Malaysia. Saya menggunakan poster resmi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai media utama, lengkap dengan panduan visual ‘Isi Piringku’ yang memuat porsi ideal makanan dalam satu piring sehat,” jelas Dhini, Selasa (23/6/2026).

Dhini mengenang kembali kegiatan yang ia lakukan di Malaysia. Dari cerita Dhini, tujuh murid sanggar duduk lesehan di lantai, melingkar menghadap papan tulis yang telah dipenuhi tulisan poin-poin pedoman gizi. Saat memperkenalkan 10 pedoman gizi seimbang secara interaktif, ada murid yang menanyakan kepada Dhini dan memancing tawanya. “Kak, kalau minum es teh manis itu sama tidak hitungannya?” tirunya.

Pertanyaan itu dilontarkan saat Dhini menjelaskan tentang pedoman minum air putih. Selain air minum, Dhini juga mengajak para murid untuk mensyukuri dan menikmati aneka ragam makanan, perbanyak sayur dan buah, konsumsi lauk pauk berprotein tinggi, hingga rutin berolahraga.

Dhini juga teringat momen saat memperkenalkan pedoman kedelapan tentang membaca label pada kemasan makanan. Di sanggar, alih-alih sekadar menjelaskan teori, ia membagikan snack kemasan kepada masing-masing anak sebagai media belajar langsung. Anak-anak yang semula duduk tenang seketika bersemangat menerima snack tersebut, namun dengan syarat, para murid harus menemukan letak informasi gizi dan tanggal kedaluwarsa di kemasan sebelum boleh membukanya.

Menurutnya, suasana kala itu berubah jadi layaknya sesi detektif cilik. Anak-anak membolak-balik kemasan dengan serius, mencari tulisan kecil yang selama ini mungkin tidak pernah mereka perhatikan. “Ini tanggal kedaluwarsanya di sini, Kak!” kata Dhini mengingat seruan salah satu murid.

“Saya sengaja pakai snack yang mereka pegang sendiri supaya belajarnya terasa nyata. Kalau cuma dijelaskan di papan tulis, mungkin besok lupa. Tapi kalau mereka pernah baca label dengan tangan mereka sendiri, itu lebih mudah diingat. Tujuannya supaya ke depannya mereka terbiasa cek kemasan sebelum beli atau makan,” jelas Dhini.

Kegiatan dilanjutkan dengan permainan menempel “Isi Piringku.” Dhini menyiapkan potongan gambar makanan yang mewakili empat kelompok pangan, lauk pauk, makanan pokok, buah-buahan, dan sayur mayur, beserta kartu keterangan masing-masing. Setiap anak mendapat giliran menempelkan gambar ke posisi yang tepat pada lingkaran piring besar di dinding, lalu menjelaskan alasannya. Anak-anak yang menunggu giliran tak henti memberi semangat, bahkan beberapa berbisik memberi petunjuk arah kepada temannya. (Maysali/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan Training of Trainer Eco Bhinneka “Masifikasi Eco Bhinneka: Merawat Kerukunan, Melestarikan Lingkungan”

    Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan Training of Trainer Eco Bhinneka “Masifikasi Eco Bhinneka: Merawat Kerukunan, Melestarikan Lingkungan”

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah telah meluncurkan program Training of Trainer (TOT) Eco Bhinneka, salah satu program lanjutan dan penguatan dari gerakan Green Nasyiah dengan pendekatan lintas iman, inklusif, dan kolaboratif, pada hari Sabtu (26 Juli 2025). Gerakan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan literasi dan aksi lingkungan, tetapi juga menempatkan perempuan, terutama […]

  • DUA DOSEN IQT DAN MAHASIWA UMS PRESENTASI PADA KONFERENSI  INTERNATIONAL AIAT DI IAIN KEDIRI

    DUA DOSEN IQT DAN MAHASIWA UMS PRESENTASI PADA KONFERENSI  INTERNATIONAL AIAT DI IAIN KEDIRI

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 187
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kediri – Dua dosen dan satu mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta mengikuti Kegiatan Tahunan Asosiasi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (AIAT) se-Indonesia yang diadakan oleh IAIN Kediri.berlangsung tanggal 2 – 5 September 2024 Kegiatan ini mengusung tema “Towards a Surah-Based Research on the Qur’an,” yang menekankan pentingnya penelitian berbasis surah dalam kajian Al-Qur’an. Mengadirkan Pembicara Prof. […]

  • Rayakan Milad ke-43 dengan Tabligh Akbar dan Temu Alumni: Pondok Shabran UMS Teguhkan Dakwah, Ilmu, dan Kepedulian Sosial

    Rayakan Milad ke-43 dengan Tabligh Akbar dan Temu Alumni: Pondok Shabran UMS Teguhkan Dakwah, Ilmu, dan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebagai lembaga kaderisasi ulama dan intelektual bangsa, melalui momentum Temu Alumni dan Milad ke-43, Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Tabligh Akbar, Ahad (11/1). Bertajuk tema “Dari Shabran untuk Umat dan Bangsa” tema ini menjadi pengingat bahwa alumni pondok Shabran memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan, dakwah, […]

  • Tim PKM-PI UMS Kembangkan Meja Inovatif untuk Tingkatkan Produktivitas UMKM

    Tim PKM-PI UMS Kembangkan Meja Inovatif untuk Tingkatkan Produktivitas UMKM

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Program Kreativitas Mahasiswa skema Penerapan IPTEK (PKM-PI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membuat inovasi Slice Bin Table. Slice Bin Table dirancang untuk memudahkan pekerjaan mitra yaitu UMKM rambak kulit milik Hj. Siti Romlah di Boyolali yang telah mengelola kulit sapi dan kerbau sejak 1998. Maiasi Agung Rahayu dari prodi Teknik Industri UMS […]

  • Raih Akreditasi Unggul, IQT UMS Siap Jadi Solusi Kehidupan Umat di Era Modern

    Raih Akreditasi Unggul, IQT UMS Siap Jadi Solusi Kehidupan Umat di Era Modern

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 63
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) S1 Universitas Muhammadiyah Surakarta https://www.ums.ac.id/ (UMS) resmi meraih akreditasi unggul berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang berlaku sejak 8 April 2026 hingga 8 April 2031. Capaian ini menjadi tonggak penting setelah sebelumnya prodi tersebut berada pada peringkat akreditasi B. Kepala Prodi IQT […]

  • Kemacetan Lalu Lintas Padat, PST UMS Sebut Integrasi Transportasi Umum Jadi Solusi

    Kemacetan Lalu Lintas Padat, PST UMS Sebut Integrasi Transportasi Umum Jadi Solusi

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus berupaya menjawab tantangan dan permasalahan sosial. Dalam hal ini, UMS membentuk Pusat Studi Transportasi (PST) untuk mengkaji isu-isu berkaitan dengan transportasi. Dibentuk sejak 2013, PST UMS tidak hanya mengandalkan satu perspektif dari bidang ilmu teknik sipil, melainkan dari disiplin ilmu lain seperti perspektif ekonomi, hukum, psikologi, hingga […]

expand_less