Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PWPM KALTIM FASILITASI ISLAH UMS

PWPM KALTIM FASILITASI ISLAH UMS

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Selasa, 21 Mei 2024
  • visibility 6.299
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Balikpapan – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Kaltim menggelar pertemuan dengan Ustadz Muflih Safitra (UMS). Hal ini untuk meredakan ketegangan yang sempat terjadi terkait polemik perbedaan pendapat di media sosial. Di mana komentar yang muncul telah berakibat kegaduhan di tengah kaum muslimin.

Dalam pertemuan tersebut, UMS menyebut rencana evaluasi dalam menyampaikan pendapat di media sosial. Karena memang postingan yang ada mendapatkan perhatian dari orang banyak dengan latar belakang dan pemahaman yang berbeda-beda. Bahkan mungkin saja ada oknum yang berniat membuat dirinya dan pihak Muhammadiyah saling bersitegang.

“Melihat kondisi ini saya sudah takedown semua postingan. Ada pro dan kontra dari beberapa akun media sosial, namun masing-masing akun baik pro maupun kontra adalah akun tanpa postingan dan pengikut. Sangat memungkinkan masing-masing akun ini baru dibuat dan pemiliknya bekerjasama untuk menimbulkan adu domba dan keluar dari ranah kritik ilmiah,” ujarnya, Senin (20/05) malam.

Dirinya, lanjut UMS, sedari awal hanya ingin meluruskan diksi Al-Qur’an surat pemusik dan sahabat Hasan bin Tsabit musisi Nabi, bukan demi rating media sosial. Ia juga tidak memperkirakan video kritik ini bakal viral mengingat akunnya terbilang hanya akun kecil.

“Kami mohon maaf. InsyaAllah apa yang terjadi bisa menjadi pembelajaran seputar dakwah di media sosial. Kami akan perhatikan dan evaluasi demi menjaga ukhuwah Islamiyyah. Agar terhindar dari dosa dan permusuhan,” tuturnya lagi.

Menurut UMS, pertemuan bersama PWPM Kaltim ini merupakan kesempatan untuk saling berkomunikasi. Agar persoalan yang sempat muncul bisa mendapatkan solusi terbaik. “Harapannya semoga ke depan ada forum komunikasi para da’i yang bisa jadi wadah menyampaikan saran dan kritik secara langsung dan terarah. Semoga kita bisa sinergi dalam dakwah seperti di banyak daerah. Kami juga terbuka bila suatu saat saudara kami ingin menyampaikan kritik dan saran, karena sebagai manusia jadi kita tidak mungkin luput dari kesalahan, dan sesama muslim menjadi cermin bagi saudaranya yang lain,” tambahnya.

Sementara perwakilan PWPM Kaltim, Rahiman al Banjari mendukung penuh adanya islah kedua belah pihak. Mengingat di daerah lain cukup banyak gejolak dari warga Muhammadiyah. Salah satunya ada upaya untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum. Sementara pihak PWPM Kaltim lebih menempuh jalur mediasi sebagai saudara semasa muslim.

“Alhamdulillah tadi kita sudah berdiskusi dan saling memberi masukan. Intinya melakukan langkah perbaikan. Karena memang kita sama tahu kalau sudah masuk medsos jadi bola liar. Banyak pihak yang mungkin komentar lalu bikin gaduh,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Rahiman, dirinya juga setuju tidak perlu ada permintaan maaf dalam bentuk video. Cukup narasi pemberitaan berisi islah dan perbaikan dari kedua belah pihak. Diharapkan ke depan bisa memunculkan sinergi dan kolaborasi dalam dakwah serta mencegah kegaduhan.

“Kami sepakat dokumentasi pertemuan dan narasi ishlah dengan UMS lewat tulisan saja. Kalau konten video nanti malah salah tafsir lagi,” ujar pria yang juga Komandan Wilayah Kokam Kaltim ini. (zha)

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesantren Al Mujahidin Balikpapan Mantap Menuju Standar Nasional lewat Akreditasi LP2PPM

    Pesantren Al Mujahidin Balikpapan Mantap Menuju Standar Nasional lewat Akreditasi LP2PPM

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 4
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Pondok Pesantren Al Mujahidin Balikpapan, Kalimantan Timur, resmi menjalani proses akreditasi oleh Lembaga Pengembangan Pesantren, Pendidikan, dan Majelis (LP2PPM). Proses ini menjadi bagian dari program akreditasi gelombang pertama yang diikuti oleh 9 dari total 444 Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) pesantren di seluruh Indonesia. Langkah akreditasi ini menjadi upaya nyata pesantren dalam memastikan […]

  • Tapak Jejak Pendidikan Indonesia di Era 4.0

    Tapak Jejak Pendidikan Indonesia di Era 4.0

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 610
    • 0Komentar

    Oleh : Ghinaa Masturina Berbicara mengenai Pendidikan di Indonesia, tanpa disadari kita sangatlah dekat dengan kata ‘penindasan’, baik dari segi politik, sosial, budaya, Pendidikan, dan lain-lain. Penindasan dominan dirasakan oleh kaum lemah atau kaum tertindas seperti orang miskin, kelompok minoritas, penyandang disabilitas, dan lain sebagainya. Hal seperti ini telah dibahas oleh Paulo Freire dalam bukunya […]

  • Raker I PCPM Gempol Lahirkan Gagasan Gemilang untuk Persyarikatan

    Raker I PCPM Gempol Lahirkan Gagasan Gemilang untuk Persyarikatan

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 7
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pasuruan – Meski hanya dihadiri kurang dari sepuluh kader, Rapat Kerja I Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Gempol yang digelar pada 29–30 November 2025 di SD Muhammadiyah 2 Kejapanan berlangsung penuh semangat dan menghasilkan berbagai gagasan progresif untuk kemajuan persyarikatan. Undangan resmi kegiatan ini telah diedarkan sejak 19 November 2025 sebagai bentuk penegasan pentingnya […]

  • Program BIPA UMS Ajak Mahasiswa Asing dari 15 Negara Praktik Bahasa Indonesia di Klaten

    Program BIPA UMS Ajak Mahasiswa Asing dari 15 Negara Praktik Bahasa Indonesia di Klaten

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Belajar bahasa tidak selalu dilakukan di ruang kelas. Itulah yang dialami 25 pemelajar Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dari 15 negara ketika mengikuti Imersi Bahasa dan Budaya di Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Melalui interaksi bersama guru dan siswa di enam sekolah, mereka mempraktikkan bahasa Indonesia sekaligus […]

  • AL YAUM AL MARHAMAH (HARI KASIH SAYANG)

    AL YAUM AL MARHAMAH (HARI KASIH SAYANG)

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Oleh : Rendra Aradea, S.Sos.I* Abu Sufyan menemui dan berbicara kepada Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wa Sallam di Madinah, tetapi Beliau tidak menjawab sama sekali. Kemudian Abu Sufyan menemui Abu Bakar meminta bantuannya untuk membicarakan persoalan yang dibawanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam tetapi Abu Bakar, Ia lalu pergi menemui Umar bin Khathab untuk tujuan […]

  • Pengabdian Muhammadiyah di Masa Pandemi Virus Corona Melalui Inovasi Mahasiswa KKN Muhammadiyah Mengajar 2020 Kelompok 34

    Pengabdian Muhammadiyah di Masa Pandemi Virus Corona Melalui Inovasi Mahasiswa KKN Muhammadiyah Mengajar 2020 Kelompok 34

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.053
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, YOGYAKARTA – Pandemi virus corona di Indonesia belum berakhir. Terus bertambahnya angka yang positif menandakan perjalanan melawan virus corona masih masih terus berlanjut. Bahkan, beberapa negara yang sudah memiliki angka kasus yang terbilang sedikit, seperti Malaysia dan Korea, masih memiliki peluang peningkatan angka kasus positif virus corona. Terlebih lagi di Indonesia, kurva menunjukan angka […]

expand_less