Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tokoh Lintas Iman dan Pemda Apresiasi Capaian Eco Bhinneka Muhammadiyah Banyuwangi

Tokoh Lintas Iman dan Pemda Apresiasi Capaian Eco Bhinneka Muhammadiyah Banyuwangi

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
  • visibility 53
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Banyuwangi — Eco Bhinneka Muhammadiyah Banyuwangi, Jawa Timur, menutup program Inisiatif Bersama untuk Aksi Keagamaan yang Strategis (Joint Initiative for Strategic Religious Action) yang dilaksanakan oleh Muhammadiyah & Nasyiatul Aisyiyah, setelah perjalanannya sejak 2022 hingga 2025 mendorong kolaborasi lintas iman yang peduli terhadap pelestarian lingkungan. Penutupan dilaksanakan di Balai Desa Gelagahagung, yang dihadiri 45 orang peserta dari kaum muda lintas iman, yang tergabung di dalam komunitas Anak Muda Eco Bhinneka Blambangan Banyuwangi (AMONG), tokoh lintas iman, Kepala Desa Glagahagung, dan Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Banyuwangi.

Kepala Desa Glagahagung, Mimin Budiarti menyampaikan bahwa sebagai desa dampingan Eco Bhinneka, warga di Glagahagung merasakan langsung dampak positif dari berbagai program yang dijalankan. “Manfaat yang dirasakan mulai dari pengelolaan sampah hingga kegiatan lintas iman yang berhasil membangun kebersamaan warga, bahkan dalam kerja bakti di kawasan hutan yang sebelumnya sulit mengumpulkan partisipasi lintas kelompok,” ujarnya. Mimin berharap, semangat kolaborasi dan silaturahmi yang telah terjalin bisa semakin mengakar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari, mengungkapkan apresiasinya atas pelibatan aktif perempuan muda dalam program Eco Bhinneka yang dinilai relevan dengan Gerakan Keluarga Tangguh Nasyiatul Aisyiyah melalui pendekatan Eco Family, di mana perempuan berperan mengelola lingkungan dari rumah. “Kami sangat bersyukur bisa berkolaborasi dengan Ibu Kepala Desa dan warga Glagahagung, serta didukung oleh Ranting Aisyiyah dan Muhammadiyah yang memungkinkan program ini berjalan baik,” ujarnya.

“Kami juga bahagia karena terbentuknya komunitas lintas iman Anak Muda Eco Bhinneka Blambangan (AMONG) menjadi ruang belajar bersama tentang nilai-nilai keberagaman dan kepedulian lingkungan, dan NA juga mendapatkan perspektif baru tentang inklusifitas, di mana kami belajar mempraktekkannya di sini,” tambahnya. Ariati berharap inisiatif seperti pelatihan pembuatan loster dan sabun ramah lingkungan dapat mendukung pengembangan perekonomian masyarakat di Glagahagung dan terus berlanjut di masa depan.

Direktur Program Eco Bhinneka Muhammadiyah, Hening Parlan, menekankan pentingnya membangun kepercayaan dan toleransi melalui kerja nyata di lapangan. “Anak muda tidak bisa hanya berdialog di meja. Mereka harus terlibat langsung dan menjadi teladan. Eco Bhinneka membuktikan bahwa identitas agama bisa berjalan seiring dengan identitas universal sebagai warga bangsa yang peduli lingkungan dan kemanusiaan,” tegasnya. Ia juga menyampaikan harapan agar kerja sama lintas iman yang telah terbangun dapat dilanjutkan dan diperluas ke sektor ekonomi berkelanjutan.

Hening juga mengapresiasi kini Nasyiatul Aisyiyah melalui program ini telah menyusun Modul Eco Bhinneka Muhammadiyah – Nasyiatul Aisyiyah, dan punya Duta Green Nasyiah 100 orang di seluruh Indonesia. “Duta Green Nasyiah ini bisa dikembangkan tidak hanya urus sampah dan tanaman, bisa juga green terkait energi, livelihood, kesejahteraan perempuan,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Hening menyebutkan bahwa di Banyuwangi, Eco Bhinneka Muhammadiyah akan melanjutkan dengan program Strengthening Youth Multifaith Leader Initiative on Climate Justice through Ecofeminism (SMILE) selama 2 tahun ke depan, untuk memperkuat kepemimpinan orang muda lintas iman dalam merespons krisis iklim melalui pendekatan keadilan gender dan ekofeminisme.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyuwangi, Dr. Mukhlis Lahuddin, menegaskan bahwa hakikat dari beragama adalah membawa kedamaian, kegembiraan, kebermanfaatan, kepedulian, dan penghormatan bagi sesama. “Kalau tidak membawa kedamaian, berarti belum merasakan nikmatnya beragama,” ujarnya. Ia menekankan bahwa setiap insan beriman seharusnya mempraktikkan nilai kepedulian dan tolong-menolong, tanpa memandang latar belakang agama. “Hari ini kita membuat loster dan sabun ramah lingkungan, sebelumnya kita terjun dan besuk sungai. Semua ini adalah wujud kebermanfaatan yang selaras dengan perintah agama,” imbuhnya.

Dalam refleksinya, Dr. Mukhlis Lahuddin menggambarkan konsep beragama melalui metafora sajadah—mulai dari sajadah pendek (urusan pribadi), sajadah panjang (urusan bersama), hingga sajadah luas (ruang lintas batas). Menurutnya, keterlibatan dalam kehidupan sosial yang lebih luas akan melahirkan pemikiran inklusif dan tindakan nyata, termasuk dalam pengelolaan sampah dan perlindungan lingkungan. “Merawat kerukunan itu proses panjang. Semoga kegiatan ini bermanfaat besar bagi kita semua, bagi masyarakat dan lingkungan kita, dan ujungnya membantu pemerintah, baik di tingkat desa hingga nasional, sesuai dengan bidangnya masing-masing,” pungkasnya.

Tokoh Agama Kristen, Wiyono, menyampaikan apresiasi atas kegiatan Eco Bhinneka yang dinilainya sangat positif dan perlu diperluas. “Kita ini hidup menghirup oksigen yang sama, punya tanggung jawab yang sama untuk menjaga bumi. Kalau kegiatan seperti ini bisa terus digarap dan ditularkan, mungkin peristiwa menyayat hati di tempat lain bisa dicegah. Kami mendukung penuh meski belum memiliki program khusus, dan berharap jemaat bisa aktif mengelola alam di sekitarnya,” ungkapnya.

Dari kiri ke kanan: (1) Kepala UPT Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuwangi, Amrullah, (2) Tokoh Agama Katolik, Widodo, (3) Tokoh Agama Kristen, Wiyono, dan (4) Tokoh Agama Buddha, Eka.

Tokoh Agama Katolik, Widodo, menyoroti pentingnya keteladanan dan aksi nyata dalam menjaga lingkungan. Ia menilai militansi kaum muda di Eco Bhinneka memberikan contoh luar biasa. “Kalau saja semua kecamatan di Banyuwangi memiliki program ini, Dinas Lingkungan Hidup akan sangat terbantu. Kami, umat Katolik, mengapresiasi setinggi-tingginya dan berharap program ini berlanjut,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini telah memberi inspirasi di lingkungan gereja.

Tokoh Agama Buddha, Eka, mengungkapkan bahwa Eco Bhinneka membuka ruang silaturahmi yang memperkuat persaudaraan lintas iman. “Kami yang semula sungkan dan ragu, kini merasa menjadi bagian dari gerakan ini. Sekecil apa pun yang kami lakukan, manfaatnya terasa, terutama dalam membangun kedekatan antarumat beragama,” tuturnya.

Ketua PWNA Jawa Timur, Desi Ratnasari, menegaskan bahwa kader Nasyiatul Aisyiyah telah menjadi bagian penting dari gerakan edukasi dan ekologi melalui Eco Bhinneka. “Merawat bumi adalah bagian dari ibadah, dan keberagaman adalah kekuatan. Perempuan, khususnya kader NA, punya peran strategis sebagai eco-influencer di keluarga dan masyarakat,” katanya. Ia berharap praktik-praktik baik yang telah dimulai dapat menjadi “getuk tular” bagi daerah lain.

Kepala UPT Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuwangi, Amrullah, menyebut bahwa Gerakan Eco Bhinneka ini menjadi bagian penting dari upaya pelestarian lingkungan di Banyuwangi. Ia juga menekankan pentingnya sinergi semua pihak dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan darurat sampah, serta menyebut bahwa Pemkab Banyuwangi tengah memperkuat program Banyuwangi Hijau yang menggabungkan model pengelolaan sampah perkotaan dalam konsep sampah sirkular dengan penekanan pada solusi daur ulang guna meningkatkan nilai ekonomi sampah.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Milad ke-24 Lazismu: Usung Tema “Integrasi Menguatkan Dampak” Guna Wujudkan Ekosistem ZISKA yang Berkelanjutan

    Milad ke-24 Lazismu: Usung Tema “Integrasi Menguatkan Dampak” Guna Wujudkan Ekosistem ZISKA yang Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, JAKARTA – Tepat pada hari ini, 4 Juli 2026, Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) memperingati hari jadinya yang ke-24. Sejak didirikan pada 4 Juli 2002, Lazismu terus berupaya mengokohkan komitmennya dalam pemberdayaan umat. Pada milad tahun ini, Lazismu mengusung tema “Integrasi Menguatkan Dampak”, sebuah langkah strategis untuk menyatukan gerak langkah kelembagaan […]

  • KKN-Dik UMS Gagas Program Bank Sampah, Tanamkan Kesadaran Lingkungan dan Budaya Menabung Siswa

    KKN-Dik UMS Gagas Program Bank Sampah, Tanamkan Kesadaran Lingkungan dan Budaya Menabung Siswa

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 75
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-Dik) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta melaksanakan program kerja pengelolaan Bank Sampah di SMP MPK Pracimantoro. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran lingkungan sekaligus membangun kebiasaan menabung sejak dini. Pada Selasa (10/2) program Bank Sampah secara resmi diluncurkan oleh Ivan Susanto, S. Pd., […]

  • Momentum Pelantikan: IMM Shabran & Abduh Perkuat Sinergitas Organisasi

    Momentum Pelantikan: IMM Shabran & Abduh Perkuat Sinergitas Organisasi

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 118
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pondok Hajjah Nuriyah Shabran dan IMM Muhammad Abduh periode 2026-2027 resmi dilantik pada Senin, (16/2 2026). Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di Auditorium Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan mengusung tema “Merawat Gerakan, Menata Ikatan: Kolaborasi Simpul IMM dalam meneguhkan Gerakan yang Berkeadaban”.  Immawan […]

  • Koordinator SDGs Center UMS Dorong Kader IMM Jadi Pemimpin Transformasi Ekologis

    Koordinator SDGs Center UMS Dorong Kader IMM Jadi Pemimpin Transformasi Ekologis

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Krisis ekologis bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi berakar pada cara pandang manusia terhadap alam. Karena itu, kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) didorong untuk mengambil peran sebagai pemimpin transformasi ekologis yang mampu menghadirkan perubahan mulai dari tingkat individu hingga kebijakan publik. Pesan tersebut disampaikan Koordinator SDGs Center Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rama Rizana, […]

  • Expo CRM Unggulan Jawa Tengah, Stand Asy-Syifa’ Raih 9 Santri Inden

    Expo CRM Unggulan Jawa Tengah, Stand Asy-Syifa’ Raih 9 Santri Inden

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jepara – Pondok Pesantren Modern Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo juga ikut mengambil bagian dalam memeriahkan Expo CRM Unggulan Jawa Tengah melalui stand informasi dan berbagai kegiatan yang menarik perhatian masyarakat. ​Antusiasme pengunjung terlihat dari banyaknya orang tua yang datang untuk mencari informasi mengenai program pendidikan dan penerimaan santri baru. Tidak hanya itu, anak-anak juga turut […]

  • Prestasi Membanggakan! Humas UMKO Wakili Kampus PTMA Lampung di Program Nasional Bergengsi

    Prestasi Membanggakan! Humas UMKO Wakili Kampus PTMA Lampung di Program Nasional Bergengsi

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, LAMPUNG – Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan dan citra institusi di era digital melalui penguatan peran hubungan masyarakat (humas). Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, humas perguruan tinggi dituntut tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pengelola isu strategis, pembangun reputasi, serta penghubung efektif antara institusi dan […]

expand_less