PWM Kaltim Hadiri Forum Ormas, Sampaikan Aspirasi Strategis
- account_circle Redaksi Kabarmuh
- calendar_month Senin, 13 Apr 2026
- visibility 36
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Ketua PWM Kaltim menegaskan, dugaan keterlibatan aparat penegak hukum dalam jaringan narkotika merupakan persoalan serius yang harus ditindak secara profesional dan tanpa pandang bulu. “Sesungguhnya keterlibatan aparat kepolisian terhadap narkoba adalah tindakan yang sangat tidak terpuji, bahkan sangat mencoreng nama lembaga kepolisian,” ujarnya.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

H. Abdullah, S.H., M.Psi (Wakil Ketua PWM Kaltim)
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur menegaskan komitmennya dalam mengawal pembangunan daerah melalui pendekatan dakwah kebangsaan. Hal ini disampaikan dalam kegiatan silaturahmi dan coffee morning bersama organisasi masyarakat yang diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Kaltim pada Senin, 13 April 2026 di Samarinda.
PWM Kaltim diwakili oleh Haji Abdullah, SH., M.Psi., yang hadir sebagai Wakil Ketua PWM Kaltim. Dalam forum tersebut, ia menyampaikan sejumlah pandangan strategis terkait kepemimpinan dan kebijakan publik.
Menurutnya, kepala daerah harus menjalankan peran sebagai pelayan masyarakat. “Pemimpin bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kepekaan pemerintah terhadap kondisi masyarakat, terutama dalam bidang infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Menurutnya, kebijakan yang diambil harus benar-benar berorientasi pada kepentingan rakyat.
Selain itu, PWM Kaltim mendorong agar anggaran daerah digunakan secara adil dan merata. Haji Abdullah menilai bahwa APBD harus mencerminkan keberpihakan kepada masyarakat luas, bukan kepentingan kelompok tertentu.
Dalam konteks kebangsaan, Muhammadiyah menegaskan posisinya sebagai organisasi yang siap mendukung pemerintah, namun tetap kritis dalam menyampaikan masukan. Ia menyebut bahwa peran ini merupakan bagian dari dakwah amar ma’ruf nahi munkar.
“Kami ingin menjadi mitra strategis pemerintah, sekaligus memberikan masukan yang konstruktif,” ujarnya.
Forum ini menjadi ruang penting bagi Muhammadiyah untuk menyampaikan gagasan dan aspirasi. PWM Kaltim berharap komunikasi seperti ini dapat terus berlanjut dan menghasilkan kebijakan yang lebih baik.
Dengan semangat kolaborasi, Muhammadiyah optimistis dapat terus berkontribusi dalam membangun Kalimantan Timur yang maju, adil, dan sejahtera.(ay.1)
- Penulis: Redaksi Kabarmuh
Saat ini belum ada komentar