Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Penguatan Kapasitas Tim Pengelola Jadi Langkah Lanjutan Pengembangan Hutan Wakaf SITI KANAYA

Penguatan Kapasitas Tim Pengelola Jadi Langkah Lanjutan Pengembangan Hutan Wakaf SITI KANAYA

  • account_circle admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PASURUAN – Pengembangan Hutan Wakaf Pemberdayaan Perempuan SITI KANAYA di Desa Kertosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, berlanjut melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Tim Pengelola pada 24–25 September 2026 di ‘Aisyiyah Training Center (ATC) Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari asesmen dan koordinasi awal pengembangan kawasan, sekaligus menjadi pertemuan kedua dalam rangkaian proses pengembangan Hutan Wakaf SITI KANAYA.

Inisiatif ini dikembangkan oleh Eco Bhinneka Muhammadiyah bersama Lembaga Alam Tropika Indonesia (LATIN), dengan dukungan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Timur melalui program Leveraging Education and Research for Networking Program (LEARN) yang didukung oleh Ford Foundation.

Hutan Wakaf SITI KANAYA, singkatan dari Sinergi, Inovasi, Transformasi, dan Inklusi untuk Masyarakat Sejahtera, dikembangkan di atas lahan wakaf ‘Aisyiyah seluas sekitar 3.300 meter persegi. Kawasan ini dirancang untuk mengintegrasikan pelestarian lingkungan, pemberdayaan perempuan, pembelajaran, dan pemanfaatan lahan secara berkelanjutan.

Sumiati, Koordinator Tim Pengelola Hutan Wakaf SITI KANAYA sekaligus Ketua Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Timur, berharap kawasan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pengelolaan lingkungan dan kegiatan pembelajaran.

“Kami berharap Hutan Wakaf SITI KANAYA dapat berkembang menjadi ruang yang memberi manfaat bagi masyarakat. Kawasan ini kami kembangkan untuk merawat lingkungan sekaligus membuka ruang pembelajaran, khususnya bagi perempuan dan anak-anak, agar semakin dekat dengan alam dan memahami pentingnya menjaga lingkungan,” ujarnya.

Kegiatan peningkatan kapasitas difokuskan pada penguatan kemampuan tim pengelola dalam menyusun rencana kerja, mengelola administrasi dan keuangan, serta merancang pengembangan kawasan. Proses ini juga menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman mengenai potensi dan tahapan pengelolaan Hutan Wakaf SITI KANAYA.

Dalam sesi teknis, Novan Aji Imron dari LATIN memaparkan hasil kajian yang menjadi salah satu dasar perencanaan kawasan. Pembahasan mencakup modalitas sosial, kondisi lahan, pemilihan jenis tanaman, pengaturan jarak tanam, serta kebutuhan perawatan. Kondisi tanah yang cenderung kering dan memiliki kemampuan menyimpan air terbatas menjadi pertimbangan dalam menentukan jenis tanaman yang sesuai.

“Pengembangan hutan wakaf perlu dimulai dengan memahami kondisi lahan dan menyesuaikan jenis tanaman dengan karakteristiknya. Juga kondisi sosial dan ekonomi kawasan tersebut. Perencanaan penanaman, pengaturan jarak, serta perawatan setelah penanaman harus disesuaikan dengan konteks lokasi, agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan memiliki manfaat yang berkelanjutan ,” jelas Novan.

Tim juga membahas perlunya rencana tapak yang memuat pembagian area, posisi tanaman, jalur akses, dan fasilitas pendukung. Penanaman direncanakan dengan mempertimbangkan musim hujan untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Sementara itu, pembibitan menggunakan polibag dapat dilakukan sembari menunggu kesiapan lahan.

Selain fungsi ekologis, kawasan ini berpeluang dikembangkan sebagai ruang edukasi lingkungan. Siti Asmah dari Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Timur mengusulkan agar Hutan Wakaf SITI KANAYA menjadi tujuan kunjungan bagi anak-anak taman kanak-kanak (TK), PAUD, dan kelompok bermain. Melalui kegiatan eduwisata, anak-anak dapat mengenal alam dan belajar tentang lingkungan secara langsung.

Dukungan terhadap pengembangan kawasan juga dibahas dalam pertemuan dengan Kepala Desa Kertosari, Abdul Rokhim. Diskusi mencakup peluang peningkatan akses jalan menuju Hutan Wakaf SITI KANAYA, pengembangan eduwisata, serta pengenalan potensi Desa Kertosari melalui kegiatan di ATC Jawa Timur. Sebagai tindak lanjut, diperlukan pembahasan mengenai kesepakatan kerja sama antara pemerintah desa dan ATC untuk mendukung pelaksanaan program.

Dari sisi pengelolaan, peserta mempelajari penggunaan dokumen administrasi dan keuangan, termasuk penyusunan kerangka acuan kegiatan, surat-menyurat, rencana anggaran biaya, serta kelengkapan bukti pengeluaran. Penguatan kapasitas ini diharapkan membantu tim menjalankan kegiatan secara lebih tertib dan terencana. Pelatihan administrasi keuangan tersebut diampu oleh Resti Handayani Syafira, staff keuangan Eco Bhinneka Muhammadiyah.

Tahapan selanjutnya meliputi penyempurnaan rencana kerja dan desain kawasan, penentuan jenis serta jumlah tanaman, persiapan lahan dan bibit, serta penyusunan jadwal penanaman dan pemeliharaan. Peluang pelatihan pengolahan hasil panen, khususnya tanaman rempah, juga menjadi bagian dari pembahasan untuk mendukung pemberdayaan perempuan dan pemanfaatan hasil kawasan.

Melalui kolaborasi antara tim pengelola, ‘Aisyiyah, pemerintah desa, dan mitra program, Hutan Wakaf SITI KANAYA diharapkan berkembang menjadi ruang bersama yang memperkuat kepedulian lingkungan, menyediakan kesempatan belajar bagi masyarakat, serta mendukung peran perempuan dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

  • Penulis: admin
  • Editor: Gandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SUMU Tulungagung Hadirkan Klinik Bisnis, Ruang Konsultasi dan Mentoring untuk Membantu Pelaku Usaha Membenahi Perusahaan

    SUMU Tulungagung Hadirkan Klinik Bisnis, Ruang Konsultasi dan Mentoring untuk Membantu Pelaku Usaha Membenahi Perusahaan

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 86
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, TULUNGAGUNG (11/9/26) – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung melalui Bidang Pengembangan Bisnis menghadirkan Klinik Bisnis: Konsultasi, Mentoring & Bedah Masalah Nyata Perusahaan, sebuah program yang dirancang untuk memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk membahas dan mencari solusi atas persoalan nyata yang mereka hadapi dalam menjalankan bisnis. Berbeda dengan seminar atau pelatihan pada umumnya, Klinik […]

  • UMS Dampingi 92 Satpen Percepat Progres Program Revitalisasi SMP

    UMS Dampingi 92 Satpen Percepat Progres Program Revitalisasi SMP

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Farhan
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KABARMUH.I, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong percepatan progres fisik dan serapan dana Program Revitalisasi Satuan Pendidikan (Satpen) SMP melalui Klinik Percepatan Progres Fisik dan Serapan Dana Program Revitalisasi SMP di Region Jawa Tengah 1. Kegiatan tersebut digelar di Arofah Ballroom Assalam Syariah Hotel, Sukoharjo, Sabtu (3/10/2026). Ketua Tim Pelaksana UMS, Ir. Nurhasan, MT., […]

  • Konpida IPM Lampung Tengah: Merajut Kekuatan Ukhuwah, Meneguhkan Arah Gerak

    Konpida IPM Lampung Tengah: Merajut Kekuatan Ukhuwah, Meneguhkan Arah Gerak

    • calendar_month Senin, 23 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 48
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung Tengah – Konferensi Pimpinan Daerah (Konpida) Ikatan Pelajar Muhammadiyah Lampung Tengah yang berlangsung pada Kamis-Jum’at, 19-20 Juni 2025 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bandar Jaya, Lampung Tengah dengan tema “Manifesto Arah Gerak Pimpinan: Empowered Together.” Peserta pada kegiatan ini diikuti sebanyak 42 peserta dari kader-kader terbaik PC IPM se-Lampung Tengah. Tujuan diadakannya kegiatan ini […]

  • Instruktur Menyenangkan, Perkaderan Menggembirakan

    Instruktur Menyenangkan, Perkaderan Menggembirakan

    • calendar_month Kamis, 2 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.607
    • 0Komentar

    Oleh: Ulinnuha Ardhaniswari* Perkaderan merupakan suatu hal yang tidak luput dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), bahkan tidak bisa dilepaskan ketika kita ber-IMM atau masuk ke dunia IMM. IMM sendiri adalah organisasi mahasiswa islam yang menaungi di dalam tiga ranah gerak atau yang biasa disebut dengan ‘Trilogi IMM’. Trilogi IMM adalah keagamaan, kemahasiswaan, dan kemasyarakatan seperti […]

  • BERJALAN BAIK, SIAPA BILANG PANDEMI MENGALAHKAN KEGIATAN MUSYRAN KAMI?

    BERJALAN BAIK, SIAPA BILANG PANDEMI MENGALAHKAN KEGIATAN MUSYRAN KAMI?

    • calendar_month Jumat, 9 Apr 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.208
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, BALIKPAPAN – PR SMA Muhammadiyah 2 baru saja melaksanakan kegiatan Musyran kesembilan yang berlangsung pada tanggal 8-9 April 2021. Namun, tahun ini ada yang sedikit berbeda dari kegiatan Musyran pimpinan ranting SMA Muhammadiyah 2 Al Mujahidin, Balikpapan. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual menggunakan aplikasi zoom. Meskipun dengan segala keterbatasan yang ada, tak menjadi penghalang […]

  • Teguhkan Dakwah Berkemajuan, LDK PP Muhammadiyah dan Lazismu Serahkan Hewan Kurban untuk Mualaf Suku Baduy

    Teguhkan Dakwah Berkemajuan, LDK PP Muhammadiyah dan Lazismu Serahkan Hewan Kurban untuk Mualaf Suku Baduy

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lebak – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah bersama Lazismu menyerahkan lima ekor domba kurban untuk komunitas mualaf dari Suku Baduy, yang berada di wilayah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten pada Sabtu, 7 Juni 2025, bertepatan 11 Dzulhijjah 1446 H. Penyerahan hewan kurban ini menjadi bagian dari program dakwah sosial, melalui Mualaf Learning […]

expand_less