Pantang Padam Sebelum Aman: Mahasiswa PLP UMS Ikuti Edukasi dan Simulasi Kebakaran di SMP Muhammadiyah 5 Surakarta
- account_circle Adi Kurnia
- calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
- visibility 60
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KABARMUH.ID, Surakarta – Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut mengikuti kegiatan Sosialisasi Tanggap Bencana yang diselenggarakan SMP Muhammadiyah 5 Surakarta bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surakarta pada 16 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman SMP Muhammadiyah 5 Surakarta tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, tenaga kependidikan, dan mahasiswa PLP UMS. Kegiatan ini menjadi salah satu pengalaman mahasiswa PLP dalam mengikuti berbagai aktivitas edukatif di lingkungan sekolah. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh warga sekolah mengenai penyebab terjadinya kebakaran, langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini, serta cara penanganan awal ketika terjadi kebakaran. Selain itu, peserta juga dibekali keterampilan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) agar mampu bertindak dengan tepat dan aman saat menghadapi situasi darurat.
Selama kegiatan berlangsung, petugas Damkar Kota Surakarta menyampaikan materi edukasi mengenai berbagai faktor penyebab kebakaran yang sering terjadi, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Setelah sesi penyampaian materi, petugas mendemonstrasikan beberapa teknik penanganan kebakaran, di antaranya cara memadamkan api akibat kebocoran tabung gas serta penanganan kebakaran pada wajan dengan menggunakan handuk basah sebagai langkah awal sebelum api membesar. Petugas juga memperagakan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sesuai prosedur yang benar. Mahasiswa PLP UMS turut mengikuti rangkaian edukasi dan simulasi bersama warga sekolah. Keterlibatan tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman secara langsung mengenai kegiatan pembelajaran dan edukasi di luar kelas, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan dan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah. Selain itu, mahasiswa juga dapat menambah wawasan mengenai pentingnya membangun budaya sadar keselamatan bersama warga sekolah. Sebagai bentuk penguatan materi, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi dan praktik langsung penggunaan APAR. Peserta didik, guru, tenaga kependidikan, dan mahasiswa PLP UMS diberi kesempatan untuk mengikuti praktik di bawah pendampingan petugas Damkar. Melalui praktik tersebut, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata mengenai tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi darurat.
Salah satu peserta didik kelas VII A, Tasya, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan edukasi dan simulasi kebakaran tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman baru yang bermanfaat karena peserta didik tidak hanya menerima materi, tetapi juga mempraktikkan secara langsung cara menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). “Kegiatannya sangat seru dan menambah pengetahuan saya tentang cara menghadapi kebakaran. Saya jadi tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran dan bagaimana menggunakan APAR dengan benar. Semoga kegiatan seperti ini bisa diadakan lagi karena sangat bermanfaat bagi kami,” ujar Tasya, peserta didik kelas VII A. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian, aktif mengajukan pertanyaan, serta berpartisipasi secara langsung dalam simulasi yang diberikan. Bagi mahasiswa PLP UMS, kegiatan tersebut menjadi pengalaman untuk memahami secara lebih dekat bagaimana sekolah memberikan edukasi kepada peserta didik mengenai keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat. Kegiatan Sosialisasi Tanggap Bencana ini memberikan wawasan baru mengenai bahaya kebakaran, upaya pencegahannya, serta pentingnya keterampilan penanganan awal sebagai bentuk mitigasi bencana. Melalui kegiatan ini, warga sekolah, termasuk mahasiswa PLP UMS, diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih aman, tanggap, dan siap menghadapi berbagai kondisi darurat.
- Penulis: Adi Kurnia
Saat ini belum ada komentar