Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » UMS Jadi Tuan Rumah Pameran dan Coaching Clinic Perlindungan Varietas Tanaman

UMS Jadi Tuan Rumah Pameran dan Coaching Clinic Perlindungan Varietas Tanaman

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • visibility 66
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH. ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi tuan rumah kegiatan pameran dan coaching clinic perlindungan varietas tanaman yang digelar oleh Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (Pusat PVTPP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penandatanganan kerja sama antara Pusat PVTPP dengan 29 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia.

Ketua Asosiasi Sentra Kekayaan Intelektual Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (ASKI PTMA), Prof. Dra. Kun Harismah, M.Si., Ph.D., menyampaikan bahwa sosialisasi mengenai perlindungan varietas tanaman ke lingkungan perguruan tinggi masih jarang dilakukan. Ia mengapresiasi langkah UMS yang telah melakukan pendampingan langsung kepada petani.

“Teman-teman di prodi Pendidikan Biologi juga tidak menutup kemungkinan nanti bisa membantu petani yang ada di sekitar UMS, misalnya yang dari Soloraya atau sampai Jawa Tengah karena kita punya Jatam, Jaringan Petani Muhammadiyah, sehingga nanti bisa dilakukan pendampingan dalam rangka perlindungan varietas tanaman tadi,” ujar Kun Harismah, Rabu (29/10).

Prof. Kun Harismah, Ph.D.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini ditujukan kepada perguruan tinggi yang memiliki potensi dan sentra kekayaan intelektual, terutama yang telah menandatangani nota kesepahaman dengan Pusat PVTPP.

“Ini sedang sosialisasi untuk perlindungan varietas tanaman dilakukan ke Perguruan Tinggi yang ada sentra kekayaan intelektualnya, yang kemarin hadir pada saat MoU, ada 29 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang ikut MoU,” tambahnya.

Salah satu peserta pameran, Suharno, petani singkong asal Boyolali, turut menampilkan hasil inovasinya berupa varietas singkong hasil okulasi dari dua jenis tanaman. Singkong tersebut ia beri nama “Singkong Indonesia.”

“Mulanya saya menamainya dengan Singkong Nusantara, tetapi selanjutnya saya sebut dengan Singkong Indonesia,” ujarnya.

Singkong Indonesia hasil okulasi dari KBD Suharno, Boyolali

Suharno menjelaskan bahwa singkong hasil rekayasanya memiliki keunggulan dibanding varietas lokal. Pada tahap pertama penanaman, singkong ini mampu menghasilkan umbi seberat 40 kilogram, sedangkan pada tahap kedua bisa mencapai 150 kilogram.

Singkong Indonesia juga memiliki fleksibilitas tinggi dalam pengolahan. Singkong ini bisa diolah menjadi seperti singkong keju, getuk, atau tape. Tetapi jika tanaman sudah relatif besar, bisa diolah menjadi mokaf atau keripik.

Untuk waktu panen singkong bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pasar. Jika akan diolah menjadi tape, bisa dipanen di umur 8 bulanan. Lalu jika ingin dibuat keripik, dibuat lebih tua.

“Kalau keripik bisa lebih renyah. Lebih tua lebih baik,” katanya.

Sebagai perbandingan, singkong lokal umumnya hanya memiliki bobot sekitar 5 kilogram per tanaman. Dengan hasil okulasi, Singkong Indonesia dapat menghasilkan bobot jauh lebih besar.

Dalam mengembangkan varietas ini, Suharno didampingi oleh Prof. Muhtadi, dosen UMS. Menurutnya, pendampingan tersebut sangat membantu peningkatan kualitas hasil tanam dan perluasan pasar.

“Setelah saya sudah lama menanam dan meneliti singkong ini, terus terang saya bertemu dengan Prof. Muhtadi itu saya didampingi dan lebih meningkat. Dan pasar saya sampai ke luar Jawa lebih banyak. Tim-tim dari India sudah ke tempat saya, sharing teori-teori,” ungkapnya.

Suharno menuturkan bahwa ia telah menanam singkong sejak kecil. Namun dahulu, varietas yang ditanam masih lokal dengan bobot panen hanya 1–5 kilogram. “Terus setelah saya rekayasa, saya silang itu bisa. Kemarin kalau pakai bibit yang belum unggul itu ya rata-rata hanya 20–30 kg. Setelah saya mencari terus, saya mencari jenis-jenis yang lain dan ketemu yang ini,” katanya.

Meski hasilnya sudah tergolong tinggi, ia masih berupaya untuk terus melakukan rekayasa guna menghasilkan varietas yang lebih unggul. “Saya masih mencari ini, belum puas saya,” ujarnya.

Saat ini, Suharno menjadi penangkar bibit Singkong Indonesia dengan lahan persemaian seluas sekitar 5000 meter persegi, serta memiliki lahan demplot pembibitan mencapai 7.000 meter persegi. (Maysali/Humas)

Editor: Unaise Albunayya

 

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prof. Rushami Ikuti Kegiatan Susur Sungai Mahakam Mahasiswa MM UMKT

    Prof. Rushami Ikuti Kegiatan Susur Sungai Mahakam Mahasiswa MM UMKT

    • calendar_month Senin, 24 Jul 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 425
    • 1Komentar

    SAMARINDA, KABARMUH.ID – Wisata susur sungai Mahakam menjadi salah satu daya tarik wisata bagi masyarakat. Tak terkecuali civitas akademika Universitas Muhammadiyah Kaltim (UMKT) di Samarinda. Apalagi mereka sedang kedatangan dosen tamu asal negeri jiran Malaysia. Tamu tersebut adalah Prof. Dr. Rushami Zien Yusoff. Beliau merupakan salahsatu Dosen fakultas ekonomi bisnis dan politik magister manajemen Universitas Muhammadiyah Kalimantan […]

  • Mahasiswa UMS Ungguli UNS dan UNDIP, Wakili LLDIKTI Wilayah VI ke Pilmapres Nasional Kategori Sarjana

    Mahasiswa UMS Ungguli UNS dan UNDIP, Wakili LLDIKTI Wilayah VI ke Pilmapres Nasional Kategori Sarjana

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Andi Rezti Maharani
    • visibility 80
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan konsistensinya dalam mencetak mahasiswa berprestasi. Mahasiswi UMS, Samiyem, terpilih mewakili LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Nasional 2025 kategori sarjana, setelah mengungguli delegasi dari sejumlah perguruan tinggi besar seperti Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Diponegoro (UNDIP). Seleksi tingkat wilayah ini […]

  • UMS Dorong Efisiensi Energi Usaha Roti Muhammadiyah melalui Pemanfaatan PLTS

    UMS Dorong Efisiensi Energi Usaha Roti Muhammadiyah melalui Pemanfaatan PLTS

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 138
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong pemanfaatan energi terbarukan sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam penguatan sektor ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada unit usaha roti Muhammadiyah sebagai langkah efisiensi energi sekaligus dukungan terhadap kebijakan energi ramah lingkungan. PLTS tersebut mulai […]

  • Korban Kesalahan Sistem Pendidikan

    Korban Kesalahan Sistem Pendidikan

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Oleh : Anda Restu Nagiri (202110230311041) Pendidikan merupakan salah satu kunci dalam meraih kesuksesan sebuah bangsa, jika dalam suatu negara memiliki metode pendidikan yang baik maka dapat dipastikan bahwa generasi penerusnya bisa menjadi lebih unggul dibandingkan negara – negara lain yang memiliki sistem pendidikan yang buruk. Berbicara mengenai Pendidikan tentunya nama Paulo Freire tidak terdengar […]

  • Muallaf Learning Center Muhammadiyah: Menyemai Dakwah Inklusif dari Sekadau untuk Indonesia

    Muallaf Learning Center Muhammadiyah: Menyemai Dakwah Inklusif dari Sekadau untuk Indonesia

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 102
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sekadau, Kalimantan Barat – Di tengah upaya memperluas jangkauan dakwah yang lebih inklusif dan berkelanjutan, Muhammadiyah melalui Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat resmi menggelar agenda kick off bertajuk Muallaf Learning Center. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 19 April 2026, bertepatan dengan 2 Zulqaidah 1447 H, di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat—sebuah wilayah yang dinilai […]

  • KKN MAs Kelompok 53 Gelar Edukasi PHBS bagi Siswa MI Raden Patah

    KKN MAs Kelompok 53 Gelar Edukasi PHBS bagi Siswa MI Raden Patah

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 120
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, MALANG – Suasana ceria dan penuh semangat tampak mewarnai ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) Raden Patah, Dusun Lebo, Desa Madiredo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, pada Jumat (14/8/2026). Bagaimana tidak, sebanyak 53 siswa yang terdiri dari kelas 5C dan 5D mengikuti kegiatan edukasi kesehatan bertajuk “Misi Anak Sehat: Gerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di […]

expand_less