Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rajut Kekeluargaan, Paguyuban Purna Tugas UMS adakan Kajian dan Silaturahmi

Rajut Kekeluargaan, Paguyuban Purna Tugas UMS adakan Kajian dan Silaturahmi

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Surakarta – Dengan mengusung tema “Membangun Ukhuwah, Menggapai Khusnul Khatimah”, Paguyuban Purna Tugas (P2T) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar agenda silaturahmi sebagai wadah mempererat kekeluargaan, bertempat di Ruang Meeting Alumadi Lt.2 Hotel Riyadi Palace, Sabtu (6/9). Acara ini diawali dengan pembacaan Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 8–20 yang dipimpin oleh Ustadz Muhammad Yahya.

Dalam tausiyah inti, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., Rektor UMS menyampaikan rasa syukur sekaligus penghargaan kepada para pendiri dan pemimpin UMS terdahulu yang telah merawat dan mengembangkan universitas ini dengan penuh keikhlasan. “Kita semua adalah penerus dari perjuangan yang sudah diletakkan pondasinya oleh para sesepuh. Dengan hati yang bersih dan niat yang tulus, UMS bisa berkembang menjadi universitas besar seperti sekarang,” ungkap Rektor dengan penuh haru.

Beliau menambahkan bahwa fase purna tugas seharusnya dipahami sebagai fase transendensi, yaitu semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Inna shalati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil ‘alamin. Seluruh aktivitas kita, baik di kampus maupun setelah purna, haruslah kembali kepada Allah. Itulah hakikat khidmat sejati,” tegasnya.

Harun juga mengingatkan bahwa dalam mengelola lembaga pendidikan, setiap amal harus berangkat dari hati, bukan dari nafsu atau kepentingan duniawi. “Kalau hati yang berbicara, maka lahirlah ketulusan. Tapi kalau nafsu yang memimpin, maka akan muncul kerakusan. Di UMS, kita selalu berusaha bekerja dengan hati,” tuturnya.

Lebih jauh, beliau menekankan prinsip dasar perjuangan UMS yang berpijak pada nilai-nilai jamaah dan ta’awun (kebersamaan dan tolong-menolong). “UMS harus menjadi mercusuar, membebaskan umat dari kebodohan (liberasi), memanusiakan manusia (humanisasi), sekaligus menegakkan nilai-nilai Islam yang mencerahkan, unggul, mendunia, dan berkelanjutan (sustainable),” jelasnya.

Sementara itu, Ketua P2T UMS, Joko Santoso, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan yang ketiga kalinya digelar, dan akan menjadi agenda rutin setiap tiga bulan sekali. Ia menekankan bahwa tujuan utama P2T adalah merawat kebersamaan dalam bingkai ukhuwah hingga akhir hayat.

“Tema kita adalah Membangun Ukhuwah, Menggapai Khusnul Khatimah. Kita ingin agar ikatan keluarga besar UMS ini tidak berhenti di ruang kerja saja, tapi terus berlanjut hingga menutup usia. Karena itu, P2T menekankan pentingnya 3S: Syukur, Silaturahmi, dan Sedekah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Joko Santoso juga mengingatkan makna spiritual dari kebersamaan. “Kalau ingin rezeki banyak, berkumpullah dengan orang besar, orang yang hatinya lapang, dan orang yang pikirannya jauh. Itulah ruh dari silaturahmi kita,” tambahnya.

Sambutan juga datang dari Prof. Dr. Sabar Narimo, M.M., M.Pd., mewakili Badan Pengurus Harian (BPH) UMS. Ia menyampaikan apresiasi kepada para sesepuh dan keluarga besar P2T yang telah menghantarkan UMS hingga menjadi universitas yang berpengaruh di tingkat nasional maupun internasional. “Apa yang kita nikmati hari ini adalah buah dari perjuangan bapak-ibu semua. Semoga kebersamaan ini semakin menguatkan langkah kita,” tuturnya.

Acara ditutup dengan sesi foto dan makan siang bersama yang penuh keakraban, menjadi penanda eratnya kekeluargaan yang terus dirajut. P2T UMS diharapkan bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi juga forum untuk saling menguatkan dalam semangat ukhuwah, sekaligus menapaki jalan menuju khusnul khatimah.

Kontributor: Dwi Kurniadi

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Psikospiritualitas Digital: Paradigma Baru Desain Media Pembelajaran Al-Qur’an

    Psikospiritualitas Digital: Paradigma Baru Desain Media Pembelajaran Al-Qur’an

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Oleh: Rizky Aldiansyah Ketika Teknologi Tak Lagi Cukup Di era digital seperti sekarang, belajar Al-Qur’an tidak lagi terbatas di masjid, madrasah, atau majelis taklim. Kita bisa membaca mushaf digital di ponsel, mendengarkan murattal lewat aplikasi, atau menonton video tafsir interaktif kapan saja dan di mana saja. Teknologi memang memudahkan akses, membuat proses belajar menjadi cepat […]

  • Tim UMS Sabet Dua Medali Perunggu PIMNAS 2025 Berkat Inovasi Pendidikan Inklusif

    Tim UMS Sabet Dua Medali Perunggu PIMNAS 2025 Berkat Inovasi Pendidikan Inklusif

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    KABARMUH,ID. SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 pada 23-27 November 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdiktisaintek di Universitas Hasanuddin, Makassar, tim UMS berhasil meraih dua medali perunggu sekaligus untuk kategori presentasi dan kategori poster. Prestasi ini diraih oleh […]

  • Seminar Internal di Milad Ke-43 Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Teguhkan Peran Kader di Pelosok Negeri

    Seminar Internal di Milad Ke-43 Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Teguhkan Peran Kader di Pelosok Negeri

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA — Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Seminar Internal untuk memeriahkan Temu Alumni dan Semarak Milad ke-43 dengan tema “Meneguhkan Peran Alumni Shabran di Pelosok Negeri”. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Moh. DJazman UMS pada Sabtu, (10/1) mennjadi momentum refleksi sekaligus penguatan peran alumni dalam menjawab tantangan dakwah, kaderisasi, dan […]

  • KKN-T Umsida Kelompok 15 Hadirkan Inovasi Aquaponik di Desa Kedung Peluk

    KKN-T Umsida Kelompok 15 Hadirkan Inovasi Aquaponik di Desa Kedung Peluk

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PWMU.CO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN-T) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) terus menunjukkan kiprahnya dalam menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Kali ini, KKN-TKelompok 15 yang ditempatkan di Desa Kedung Peluk, Kecamatan Candi, memperkenalkan program unggulan bertajuk Hijau Berdaya dengan mengusung sistem aquaponik. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada Rabu (10/9/2025) bertepatan dengan kajian rutin […]

  • Prof. Dadang Kahmad,

    Prof. Dadang Kahmad,

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Tenggarong – Revitalisasi kader dan dakwah menjadi fokus utama dalam Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) Muhammadiyah Kutai Kartanegara 2025, yang digelar di Hotel Grand Elty Singgasana, pada 11–12 Oktober 2025. Dengan mengusung tema “Revitalisasi Organisasi, Kader, dan Peran Dakwah di Kutai Kartanegara”, forum tersebut dihadiri langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah, Prof. H. Dadang Kahmad, M.Si. Dalam […]

  • Muhammadiyah dan Tantangan Ekonomi 4.0: Meningkatkan Literasi Digital Umat

    Muhammadiyah dan Tantangan Ekonomi 4.0: Meningkatkan Literasi Digital Umat

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Oleh: Andriansyah Ramadan Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut semua pihak untuk dapat berkompetensi agar tidak tergerus dan terlindas oleh zaman. Digitalisasi di seluruh belahan dunia memaksa kita untuk ikut andil dan ambil peran di dalamnya jika tidak ingin mengalami ketertinggalan. Era industri 4.0 telah menghadirkan fenomena disrupsi pada berbagai sendi kehidupan. Peran manusia akan […]

expand_less