
KABARMUH.ID, Purbalingga — Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Purbalingga menyelenggarakan kegiatan Pembukaan Pelatihan Digital Marketing dengan mengusung tema “Generasi Mandiri Menguasai Digital Marketing untuk Masa Depan Gemilang”. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga dan berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta yang hadir dari berbagai latar belakang.

Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar MKS PDA Purbalingga dalam mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya perempuan dan generasi muda, agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Di tengah era transformasi digital yang semakin pesat, penguasaan keterampilan digital marketing dipandang sebagai kebutuhan penting, tidak hanya untuk pengembangan usaha, tetapi juga sebagai sarana dakwah sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Acara pembukaan secara resmi dibuka oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purbalingga, Bapak Sukarman, S.Ag. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya literasi dan keterampilan digital sebagai bekal kemandirian ekonomi di masa depan. Menurutnya, digital marketing memberikan peluang yang sangat luas bagi masyarakat untuk memasarkan produk, jasa, maupun gagasan secara lebih efektif dan efisien.
“Di era digital seperti sekarang ini, kemampuan memanfaatkan teknologi, khususnya digital marketing, menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat. Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta dapat memiliki bekal keterampilan yang aplikatif dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan bahwa penguasaan digital marketing tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana memperluas dakwah sosial, memperkuat peran organisasi, serta membangun citra positif Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di tengah masyarakat.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan inti yang disampaikan oleh Azizan Nurhakim, selaku Brand Leader Erdigma Indonesia. Dalam pemaparannya, narasumber menyampaikan materi secara komprehensif, sistematis, dan mudah dipahami, sehingga peserta dapat mengikuti dengan baik meskipun berasal dari latar belakang yang beragam.
Adapun materi yang disampaikan dalam pelatihan ini meliputi pengenalan konsep dasar digital marketing, pengenalan branding dan personal branding, serta peluang pemasaran digital melalui berbagai platform media sosial. Selain itu, peserta juga dibekali keterampilan teknis berupa pelatihan penggunaan Canva untuk pembuatan materi promosi serta pemanfaatan aplikasi CapCut untuk pembuatan video promosi yang menarik dan komunikatif.
Tidak hanya berhenti pada pemahaman teori, pemateri juga menyampaikan strategi awal dalam membangun pemasaran digital yang efektif dan berkelanjutan, mulai dari menentukan target audiens, menyusun konten yang relevan, hingga pentingnya konsistensi dalam membangun identitas brand di media digital. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dan aplikatif, sehingga peserta dapat langsung memahami contoh-contoh nyata yang dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai unsur, di antaranya Bunda-bunda PCA se-Cabang Purbalingga, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) se-Purbalingga, Nasyiatul ‘Aisyiyah se-Kabupaten Purbalingga, serta peserta umum yang memiliki minat dan kepedulian terhadap pengembangan keterampilan digital. Keberagaman latar belakang peserta mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap penguasaan digital marketing sebagai sarana peningkatan kemandirian ekonomi dan sosial.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam mengikuti setiap sesi, mulai dari mendengarkan pemaparan materi hingga berdiskusi dan mengajukan pertanyaan kepada pemateri. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan digital marketing sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, khususnya dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digital.
Sebagai tindak lanjut, panitia menyampaikan bahwa pelatihan ini akan dilanjutkan pada Ahad, 21 Desember 2025, dengan fokus pada praktik langsung dari materi yang telah disampaikan. Pada sesi lanjutan tersebut, peserta akan dibimbing secara intensif untuk mengaplikasikan ilmu digital marketing, mulai dari pembuatan konten promosi, pengelolaan media sosial, hingga penyusunan strategi pemasaran sederhana yang dapat diterapkan secara mandiri.
Melalui rangkaian pelatihan ini, Majelis Kesejahteraan Sosial PDA Purbalingga berharap dapat melahirkan generasi yang mandiri, kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Selain itu, pelatihan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya pelaku-pelaku usaha dan aktivis sosial yang mampu memanfaatkan teknologi digital secara positif dan produktif demi terwujudnya masa depan yang lebih gemilang.
Penulis : Tariyah, Peserta Sekolah Tabligh Angkatan ll Tahun 2025, Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah, di Purbalingga.
Editor: Nurul Ramadhani



