Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa Garda Terdepan Keadilan yang Tak Boleh Diam

Mahasiswa Garda Terdepan Keadilan yang Tak Boleh Diam

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
  • visibility 897
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Fachrurrazi (Kabid HPKP PC IMM Pekalongan) Ketika langit siang Pekalongan memanas, bukan hanya karena sinar matahari yang terik, tapi pula bara kepedulian menyala dari puluhan mahasiswa yang berhimpun di depan gedung DPRD Kabupaten Pekalongan pada Senin, 8 September 2025. Mereka bukan datang dengan maksud kericuhan namun membawa suara rakyat, mengusung tuntutan keadilan, transparansi, dan kemanusiaan.

PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) bersama Cipayung Pekalongan Raya menunjukkan bahwa perjuangan keadilan itu tak selalu bermula dari amarah, tetapi dari tanggung jawab moral dan kepedulian kolektif.

Aksi damai ini menjadi bukti bahwa mahasiswa bukan sekadar orator di panggung mimbar, tetapi penjaga nurani masyarakat. Poster dan spanduk yang terangkat bukan hanya lembar kertas berwarna melainkan harapan yang terlantun kepada pemerintah agar tak menutup mata terhadap rakyat kecil.

Dalam setiap seruan orasi yang bergantian, Ada satu benang merah: kritik yang bukan untuk menjatuhkan, melainkan untuk membangun; bukan untuk memecah, tapi menyatukan.

Salah satu peserta aksi berkata, “Kami hadir di sini bukan untuk membuat kerusuhan melainkan untuk mengingatkan pemerintah agar lebih peka terhadap kepentingan rakyat”.

Kata-kata ini menyiratkan satu hal: aksi mahasiswa hari itu adalah antitesis dari stereotip demonstrasi yang gaduh. Mereka memilih tertib, santun, dan tetap beradab karena keyakinan bahwa martabat tetap harus dijaga dalam perjuangan. Bahwa suara lantang tak selalu harus kasar, bahwa konsistensi dalam cara bisa memperkuat isi.

IMM, meskipun bukan partai politik, memilih tetap bersuara dan berperan dalam politik kebijakan publik. Ini bukan soal partisan, tetapi soal amanah rakyat yang dulu mempercayakan mandat kepada pemimpin; amanah untuk menjalankan tugas tanpa korupsi, tanpa pembiaran, tanpa ketidakadilan.

Dalam orasi Fachrurrazi dari Bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik, tampak keyakinan bahwa mahasiswa adalah jembatan antara rakyat kecil dan para pengambil kebijakan.

Suara rakyat adalah kebenaran yang tak boleh dibungkam Itu bukan retorika kosong; itu panggilan agar pemerintah mendengar, agar rakyat tidak lagi merasa ditelantarkan. Karena keadilan bukan hanya soal hukum yang ditegakkan, melainkan soal hak-hak dasar yang diakui dan dipenuhi: kesejahteraan, transparansi penggunaan anggaran, dan penegakan hukum yang tak pilih kasih.

Aksi perdamaian ini juga merupakan jawaban atas pesimisme publik bahwa demonstrasi identik dengan anarkisme. Bersama Cipayung Plus Pekalongan, IMM membuktikan: demonstrasi yang damai bisa lebih berdampak. Dalam ketertiban, ada kewibawaan; dalam suara yang terukur, ada kekuatan moral yang sulit diabaikan oleh pemimpin.

Namun, perjuangan keadilan tidak selesai setelah orasi terakhir usai. Itu baru permulaan. Komitmen mahasiswa untuk selalu hadir sebagai mitra kritis pemerintah harus dijaga. Kritik akan terus disuarakan, jika hak rakyat terabaikan. Pemerintah, di sisi lain, harus membuka ruang dialog, menyerap aspirasi bukan sekadar sebagai ritual, tapi sebagai bagian dari proses kebijakan yang partisipatif dan transformatif.

Keadilan dalam arti paling hakiki bukan hanya menegakkan hukum. Lebih dari itu, ia menuntut adanya keseimbangan sosial: bahwa pembangunan dan layanan publik dirasakan oleh semua lapisan masyarakat; tidak ada yang dipinggirkan; tidak ada yang diabaikan.

Transparansi anggaran bukan hanya soal terbuka bahwa dana dikeluarkan, tetapi bahwa manfaatnya benar-benar dirasakan oleh petani, para pekerja kecil, ibu rumah tangga, anak-anak yang menunggu sekolah memadai.

Di tengah krisis-krisis yang melilit negeri ini kesenjangan ekonomi, maraknya korupsi, lemahnya pelayanan publik suara mahasiswa adalah pengingat bahwa bangsa ini tidak boleh berhenti berharap. Bahwa idealisme muda bukan sesuatu yang harus diabaikan sebagai ‘romantisme lama’; idealisme itu adalah energi penggerak perubahan. Ia yang membangkitkan komitmen moral dan menjembatani generasi sekarang dengan masa depan yang adil.

 

Pesan untuk Pemerintah dan Masyarakat

Pertama, pemerintah harus menyadari bahwa kepekaan terhadap aspirasi rakyat bukan menjadi beban, melainkan tanggung jawab. Kebijakan publik yang dibuat dalam ruang tertutup dan tanpa konsultasi publik akan mudah kehilangan legitimasi. Sementara transparansi adalah modal sosial penting bagi kepercayaan publik.

Kedua, masyarakat luas termasuk warga sipil, media, tokoh adat dan agama harus terus mendampingi dan memperkuat suara mahasiswa. Jangan biarkan kritik moral itu sepi gema, dibungkam oleh kekuasaan atau teredam oleh ketidakpedulian.

Ketiga, mahasiswa sendiri harus terus menjaga integritas: memperjuangkan keadilan bukan untuk popularitas, bukan untuk ego kelompok, tetapi karena iman akan sebuah visi keadilan yang inklusif dan merata.

 

Aksi damai PC IMM Pekalongan bersama Cipayung Pekalongan Raya bukanlah sekadar unjuk rasa. Ia adalah refleksi hakiki dari tanggung jawab moral, daya kritis, dan keberanian kolektif. Ini adalah perjuangan keadilan dalam menegakkan kesejahteraan rakyat, menjamin transparansi, dan melawan ketidakadilan.

Dan ketika suara-suara kecil terdengar, ketika rakyat merasa didengar, saat itulah demokrasi tidak hanya menjadi sekedar jargon konstitusi. Demokrasi menjadi kenyataan. Itulah harapan—dan harapan itu mesti dipelihara, dibela, dan diwujudkan. Karena selama ada ketidakadilan, mahasiswa tidak boleh diam. Karena selama rakyat kecil masih tertindas, suara mereka tetap harus didengar.

 

Editor: Hammam Alghazy

 

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PDPM Banyumas Mengelola Jelantah sebagai Upaya Meneguhkan Dakwah Pemberdayaan Ekonomi Umat

    PDPM Banyumas Mengelola Jelantah sebagai Upaya Meneguhkan Dakwah Pemberdayaan Ekonomi Umat

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Purwokerto – Rapat khusus Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Banyumas yang digelar Selasa sore, 6 Januari 2026 hingga pukul 21.00 WIB di Café Kupi Angkasa meneguhkan satu sikap ideologis bahwa dakwah tidak cukup disuarakan, tetapi harus dikerjakan. Dari forum inilah Ijabah (Inisiasi Jelantah Berkah) ditegaskan bukan sekadar badan usaha, melainkan wujud nyata dakwah ekonomi […]

  • Sampaikan Hal Positif Lewat Seni : CIPRAT USF Adakan Pameran dengan Tema Eunoia

    Sampaikan Hal Positif Lewat Seni : CIPRAT USF Adakan Pameran dengan Tema Eunoia

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Ciprat USF (Club Creative Inspiratif Painting Art) merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) bagian dari Unit Seni dan Film (USF) yang berkecimpung di dunia seni rupa. Ciprat USF menggelar pameran pada tanggal 18 sampai 19 Septemer 2025 di Hall Auditorium Mohammad Djazman Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Surakarta. Ciprat USF membawakan tema Eunoia pada pamerannya […]

  • FKI UMS Perkuat Internasionalisasi di Taiwan

    FKI UMS Perkuat Internasionalisasi di Taiwan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 94
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Komunikasi dan Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKI UMS) ums.ac.id melaksanakan kunjungan kerja sama internasional ke dua perguruan tinggi di Taiwan, yaitu International Bachelor Program in Informatics (IBPI), Yuan Ze University dan National Dong Hwa University (NDHU), Senin (18/5). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya FKI UMS dalam memperkuat jejaring internasional, khususnya […]

  • Lolos Google Student Ambassador 2026, Mahasiswa UMS Dorong Pemanfaatan AI Secara Bijak

    Lolos Google Student Ambassador 2026, Mahasiswa UMS Dorong Pemanfaatan AI Secara Bijak

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 121
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui keikutsertaannya dalam program Google Student Ambassador 2026. Program resmi yang diinisiasi langsung oleh Google tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan, literasi teknologi, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara positif. Muhammad Hasbi Assidiqi, mahasiswa UMS dari Prodi […]

  • SUMU Fasilitasi Pertemuan Prof. Abdul Fattah El-Awaisi dan Fadli Zon: Sinergi Ilmu dan Budaya untuk Pembebasan Baitul Maqdis

    SUMU Fasilitasi Pertemuan Prof. Abdul Fattah El-Awaisi dan Fadli Zon: Sinergi Ilmu dan Budaya untuk Pembebasan Baitul Maqdis

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) memfasilitasi pertemuan strategis antara Prof. Dr. Abdul Fattah El-Awaisi, akademisi terkemuka asal Palestina dan pelopor kajian Ilmu Pembebasan Baitul Maqdis, dengan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, di Museum Nasional Indonesia, Jakarta (22/10/25). Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Saladin Camp: Daurah Ilmiah Pembebasan Baitul Maqdis, sebuah […]

  • Guru Besar UMS Tawarkan Pendekatan Revitalisasi Energi Otak, Strategi Kunci Capai Kesehatan Jiwa Optimal

    Guru Besar UMS Tawarkan Pendekatan Revitalisasi Energi Otak, Strategi Kunci Capai Kesehatan Jiwa Optimal

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Isu kesehatan mental yang kian kompleks di tengah tekanan kehidupan modern mendorong pentingnya pendekatan baru dalam menjaga keseimbangan jiwa. Revitalisasi energi otak melalui manajemen stres menjadi salah satu strategi kunci untuk mencapai kesehatan jiwa yang optimal. Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Arum Pratiwi, S.Kp., M.Kes., Ph.D., dalam Jumpa Pers Pengukuhan Guru Besar […]

expand_less