Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dorong Kemandirian Pangan, Tim PPK Ormawa FT UMS Gelar Sekolah Perempuan

Dorong Kemandirian Pangan, Tim PPK Ormawa FT UMS Gelar Sekolah Perempuan

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • visibility 53
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pemberdayaan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Averroes Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (FT UMS) kembali menggelar kegiatan Sekolah Perempuan Smartani Jati sebagai inovasi praktis dalam memanfaatkan potensi lokal secara berkelanjutan. Kegiatan ini diselenggarakan di Desa Jati, Kecamatan Gatak Sukoharjo.

Smartani Jati merupakan bentuk nyata sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan secara mandiri dan berdaya melalui pemberdayaan perempuan. Pada sesi kedua Sekolah Perempuan Smartani Jati, mengusung tema “Kemandirian Pangan Keluarga dan Komunitas”, fokus pada peran strategis perempuan sebagai agen perubahan di tingkat keluarga maupun komunitas.

Ketua pelaksana, Muhammad Nauval Insani menyampaikan tujuan utama kegiatan ini adalah penguatan kualitas masyarakat, khususnya perempuan yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Seruni.

“Melalui keinginan untuk melakukan kegiatan Sekolah Perempuan Smartani Jati, diharapkan peserta dapat mengembangkan kemampuan dan inovasi di bidang pangan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga berbasis potensi lokal,” harap ketua pelaksana itu, Senin (6/10).

Nauval menegaskan, melalui optimalisasi sumber daya lokal tepat guna tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui solusi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi daerah.

Kegiatan tersebut menghadirkan Muhammad Amri, SE, M.Si, M.Pd., sebagai narasumber utama. Dalam sesi pemaparan, ia menyoroti urgensi perempuan dalam mewujudkan kemandirian pangan. “Melalui keterlibatan aktifnya dalam pengelolaan sumber pangan, perempuan dapat menjadi agen perubahan yang mampu memperkuat ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga hingga masyarakat desa,” jelasnya.

Menurut Amri, dalam tingkat keluarga, perempuan berperan dalam menanam berbagai jenis tumbuhan, dan tanaman hermal, serta mengatur pola konsumsi pangan agar lebih sehat dan beragam. Sementara itu, di tingkat komunitas, perempuan yang tergabung dalam KWT berperan dalam menggerakkan kegiatan pertanian produktif, mengolah hasil panen menjadi produk bernilai tambah, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi anggota kelompok.

“Di Desa Jati, kemandirian pangan dapat dikembangkan melalui pemanfaatan kearifan lokal yang sudah ada. Potensi sumber daya alam seperti singkong, sereh, pisang, dan bayam brazil dapat diolah menjadi produk khas yang menjadi identitas dan kebanggaan KWT. ​​Misalnya, hasil panen bisa diubah menjadi minuman herbal, keripik, tepung, atau produk olahan lainnya yang memiliki nilai jual tinggi,” ungkap Amri.

Lebih lanjut, Amri menekankan bahwa inovasi ketahanan pangan ini tidak hanya dapat meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga memperkuat citra desa sebagai komunitas mandiri dan kreatif.

“Melalui dukungan pemerintah desa dan kerja sama antaranggota KWT, perempuan dapat terus mengembangkan kemampuan dan inovasi mereka dalam mengelola pangan lokal. Upaya tersebut berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan karena memanfaatkan sumber daya alam secara berkelanjutan tanpa merusak ekosistem,” tambahnya.

Melalui Sekolah Perempuan Smartani Jati itu, diharapkan mampu menjawab isu ketahanan pangan nasional dan memberdayakan perempuan sebagai pilar utama pembangunan berkelanjutan.

“Dengan demikian, perempuan menjadi motor penggerak utama dalam menjaga ketersediaan pangan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal yang diterapkan pada nilai-nilai dan kearifan Desa Jati,” tutur Amri. (Roselia/Humas)

Redaksi : Al Fadhlil Raihan Oyan

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teks 'ECONOMIC IMPACT' berwarna putih di atas latar merah panjang, dikelilingi oleh berbagai grafik statistik digital dan peta dunia berwarna biru

    Guru Besar UMS Soroti Dampak Konflik Iran-Amerika-Israel terhadap Ekonomi Global dan Indonesia

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 83
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel dinilai berpotensi memberikan dampak besar terhadap stabilitas ekonomi global, termasuk bagi Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Guru Besar Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS), Prof. Muhammad Sholahuddin, SE, M.Si., Ph.D., CSBA. Menurutnya, konflik yang terjadi di kawasan Timur […]

  • PWM Kaltim Tegaskan Komitmen Membangun Wirausaha Berdaya dan Beretika

    PWM Kaltim Tegaskan Komitmen Membangun Wirausaha Berdaya dan Beretika

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Semangat dakwah Muhammadiyah dalam membangun ekonomi umat kembali terasa kuat pada Seminar Nasional Kewirausahaan “Start Up With Purpose” yang diselenggarakan pada Kamis, 4 Desember 2025, di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT). Acara ini menjadi ruang besar bagi kader persyarikatan, pelaku UMKM binaan, serta anggota Nasyiatul Aisyiyah untuk menguatkan kompetensi bisnis sebagai bagian dari misi tajdid […]

  • Foto: PD IPM Jepara

    Perkuat Akar Rumput, PD IPM Jepara Resmi Lantik Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KELING, JEPARA – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Jepara resmi mengukuhkan Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) di SMK Muhammadiyah Keling, Minggu (8/3/2026). Pelantikan yang bertepatan dengan 19 Ramadhan 1447 H ini menjadi langkah strategis untuk mempererat sinergi gerakan pelajar dari tingkat daerah hingga akar rumput. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan […]

  • Balikpapan Tahun 2050

    Balikpapan Tahun 2050

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.717
    • 0Komentar

    | Balikpapan Tahun 2050 | ditulis oleh : Rissa |   “Iya Nak. Sabar aja dulu disana. Nanti Bunda jemput jika kondisi disini sudah agak membaik.” Jelas Bunda “Tapi Bunda, Kia kuliah disana. Kia tidak betah lama-lama di sini!” Bantahku “Azkiya! Tapi kondisi disini masih sangat parah, Nak! Sabar. Kuliah bisa ditunda.” Tiba-tiba Bunda mematikan telepon. […]

  • Fonds Dachlan: Wujudkan Generasi Emas Ala Muhammadiyah

    Fonds Dachlan: Wujudkan Generasi Emas Ala Muhammadiyah

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Oleh: Kens Geo Danuarta Mewujudkan generasi emas masih menjadi sebuah cita-cita dan harapan besar Indonesia seiring umur Indonesia yang sudah hampir menyentuh satu abad. Menciptakan generasi yang terbaik merupakan sebuah visi yang begitu luhur dan teramat mulia. Kita semua sebagai warga negara berharap cita-cita tersebut benar-benar terwujud dan terlaksana, bukan hanya menjadi slogan atau teriakan-teriakan […]

  • Mahasiswa Internasional UMS Asal Kenya Terinspirasi Sosok Ahmad Dahlan

    Mahasiswa Internasional UMS Asal Kenya Terinspirasi Sosok Ahmad Dahlan

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 50
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – K.H. Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, bukan hanya menginspirasi bangsa Indonesia, tetapi juga melintasi batas negeri. Semangat perjuangannya mampu meneguhkan hati Alwy Ahmed, mahasiswa internasional asal Kenya di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yang semakin mencintai Muhammadiyah setelah mendalami kisah hidup Sang Pencerah. Alwy juga aktif menulis buku tentang Muhammadiyah yang tertuang dalam 4 […]

expand_less