BeritaInspirasiJateng

Semarak Hari Guru Santri Asy-Syifa’ Blimbingrejo Persembahkan Karya Terbaik

KABARMUH.ID, JEPARA – Hari Guru di Ponpes Modern Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo, Nalumsari Jepara pada Selasa, 25 November 2025 / 4 Jumadil Akhir 1447 H berlangsung penuh khidmat sekaligus semarak.

Sejak jauh-jauh hari, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) telah menyiapkan konsep acara dengan matang. Sejak usai salat subuh, para santri IPM tampak sibuk mengatur segala kebutuhan: dari pengecekan sound system, penataan lokasi, hingga memastikan barisan santri siap menyambut peristiwa/momen bersejarah ini.

Ketika apel Hari Guru dimulai, suasana lapangan pondok berubah menjadi lautan barisan rapi. Pemimpin barisan terlebih dahulu merapikan formasi, lalu lantunan tilawatul Qur’an bergema menyejukkan hati seluruh hadirin.

Puncak acara hadir melalui sambutan Direktur Pondok, Ustaz Heri Huzaeri, yang menyampaikan pesan mendalam tentang guru sebagai pilar peradaban. Beliau menyinggung kisah Jepang pasca bom Nagasaki, ” ketika pemimpin negeri itu pertama kali menanyakan jumlah guru yang tersisa. Dari guru-guru itulah Jepang bangkit menjadi bangsa maju ” terang Ustaz Heri Huzaeri.

Ustaz Heri juga menekankan peran besar Muhammadiyah dalam melahirkan pemimpin bangsa melalui pendidikan, serta mewasiatkan kepada santri agar senantiasa menjaga adab kepada guru sebagai kunci keberkahan ilmu. Pesan beliau terasa menancap kuat di hati santri, mengingatkan bahwa hormat kepada guru adalah fondasi kesuksesan.

“Guru bukan hanya pengajar, tapi penuntun hidup. Semoga santri selalu menjaga adab kepada guru, Ustaz Heri Huzaeri dalam sambutannya.

Selepas sambutan, acara berlanjut dengan penampilan kreatif dari santri kelas 7 hingga 12. Setiap kelas menampilkan karya terbaiknya: drama penuh pesan moral, puisi yang menyentuh, musik islami yang menggugah, hingga pidato inspiratif yang membakar semangat. Tepuk tangan meriah mengiringi setiap penampilan, menambah semarak suasana.

“Hari ini kami ingin menunjukkan rasa terima kasih kepada guru dengan karya terbaik kami,” ungkap Hafiz Hufailah santri kelas 9 dengan penuh semangat.

Hari Guru tahun ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum refleksi dan penghormatan mendalam kepada sosok guru. Di balik senyum dan semangat santri, tersimpan rasa terima kasih yang tulus kepada para pendidik yang telah membimbing, mencerdaskan, dan menuntun generasi menuju masa depan gemilang.

Editor: Hammam Alghazy

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button