BeritaInspirasiJateng

Mahasiswa Ilkom UMS Dorong Edukasi Udara Bersih dan Pencegahan TBC di Festival Srawung Sains Rusunawa Begalon

KABARMUH.ID, Surakarta – Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS yang tergabung dalam Tim Kampanye Hirup Bersih turut berpartisipasi dalam peresmian Festival Srawung Sains pada Minggu, 7 Desember 2025, di Rusunawa Begalon, Panularan. Program ini didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek RI), dan berkolaborasi dengan Kelurahan Panularan dan Puskesmas Penumping.

Pada kesempatan ini, Kehadiran tim kampanye Hirup Bersih membawa fokus khusus pada edukasi kualitas udara, bahaya asap rokok, dan kaitannya dengan peningkatan risiko penularan TBC, terutama di kawasan permukiman padat.

Sebagai kawasan permukiman padat dengan sirkulasi udara terbatas, Rusunawa memiliki kerentanan lebih tinggi terhadap polusi udara dalam ruang dan penyebaran penyakit berbasis udara, termasuk TBC. Karena itu, kampanye Hirup Bersih hadir untuk mengingatkan warga mengenai bahaya asap rokok dan pentingnya menciptakan ruang hidup yang sehat dan nyaman bagi semua penghuni.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Hirup Bersih memasang sejumlah poster peringatan di area-area yang sering dilalui warga, seperti koridor dan tangga rusun. Poster-poster ini berisi pesan ajakan agar perokok memanfaatkan saung rokok yang telah disediakan, sehingga aktivitas merokok tidak mengganggu anak-anak dan warga lain yang beraktivitas di ruang bersama. Selain itu, stiker edukasi dibagikan kepada warga untuk ditempel di rumah sebagai pengingat agar asap rokok tidak tersebar ke dalam ruang keluarga.

Ketua Tim Srawung Sains, Dwi Linna Suswardany, S.K.M., M.P.H, menegaskan bahwa kesehatan lingkungan adalah fondasi penting dalam upaya pengendalian TBC.

“Program ini adalah langkah strategis untuk menciptakan ruang masyarakat yang aman dan nyaman. Kami berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, namun juga turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Warga Rusunawa Begalon memberikan respons positif. Salah satu warga, mengaku kehadiran kampanye Hirup Bersih memberikan pemahaman baru tentang pentingnya menjaga kualitas udara dalam ruangan.

“Kami merasa terbantu dengan kampanye Hirup Bersih ini, Poster dan stikernya membuat kami lebih sadar bahwa asap rokok bisa memperparah risiko TBC. Sebelumnya itu banyak putung rokok di koridor padahal anak-anak biasanya bermain disitu, jadi mungkin kalau ada peringatan dari poster-poster ini bisa lebih menyadarkan warga agar pindah merokok ke saung rokok yang sudah ada,” ungkapnya.

Partisipasi Tim Hirup Bersih diharapkan menjadi awal dari penguatan edukasi kesehatan masyarakat, terutama di area permukiman yang rawan terhadap penyakit infeksi. Selain menyuarakan bahaya asap rokok, kampanye ini juga mendorong warga untuk mulai menerapkan kebiasaan hidup sehat, memperbaiki ventilasi rumah, dan menciptakan ruang bebas asap rokok dengan adanya tempatnya khusus merokok yaitu saung rokok. Ke depan, program ini akan terus mendukung rangkaian kegiatan Srawung Sains melalui edukasi berkelanjutan mengenai TBC, kualitas udara, dan ketahanan iklim, sebagai wujud kontribusi UMS dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat rusun.

Kontributor: Tata/Dinar

Editor: Choiril Amirah Farida

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button