-
Berita
Kader IMM DIY Serukan Keadilan dan Amanah Hadapi Main Hakim Sendiri, Kemiskinan, dan Korupsi
KABARMUH. ID, BANTUL — Khutbah Salat Jumat di Masjid Al- Musannif, 50 Tabligh Institute, Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jumat (31/7), mengangkat keresahan atas maraknya aksi main hakim sendiri, himpitan ekonomi yang menghimpit masyarakat, dan praktik korupsi yang dinilai tak kunjung surut. Bertajuk “Antara Keadilan, Kesabaran, dan Amanah: Menyikapi Main Hakim Sendiri, Himpitan Ekonomi, dan Korupsi”, khutbah disampaikan oleh Dafa Isandi Ananto, S.Hum., Sekretaris DPD IMM DIY Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat yang juga mahasiswa Magister Antropologi Universitas Gadjah Mada menegaskan tiga persoalan tersebut yang saling berkelindan dan berakar pada dua nilai dasar Islam, yakni keadilan dan amanah. Ia mengawali dengan menyoroti bahaya tindakan main hakim sendiri atau vigilantisme yang belakangan terjadi di tengah masyarakat, seperti kasus pengeroyokan terhadap terduga pencuri hingga tindak kekerasan massa lainnya. “Perbuatan main hakim sendiri, betapapun kemarahan yang mendasarinya bisa dipahami, tentu tidak dibenarkan dalam Islam. Penegakan hukum adalah hak dan kewajiban otoritas yang berwenang, bukan hak perorangan atau kerumunan,” ujarnya mengutip QS. An-Nisa ayat 58 tentang kewajiban menetapkan hukum secara adil. Meski demikian, Dafa mengajak jamaah untuk jujur melihat akar persoalan. Menurutnya, tidak sedikit kasus pencurian kecil di masyarakat berawal dari desakan kebutuhan hidup, bukan semata niat jahat. “Ini bukan pembenaran atas perbuatan mencuri, karena mencuri tetap haram dan harus dipertanggungjawabkan. Namun memahami sebabnya, penting agar penyelesaiannya menyentuh akar permasalahan, bukan berhenti pada amarah sesaat,” katanya, mencontohkan kebijakan Khalifah Umar bin Khattab r.a. yang menangguhkan hukuman potong tangan bagi pencuri saat terjadi paceklik. Ia mengingatkan kaidah fikih dar’ul mafasid muqaddamun ‘ala jalbil mashalih, yang artinya “mencegah kerusakan lebih diutamakan daripada mendatangkan kemaslahatan.” Hal tersebut sebagai dasar pentingnya peran pemerintah, ulama, dan masyarakat untuk membuka lapangan kerja layak serta menghadirkan jaring pengaman sosial, bukan sekadar menghukum gejala di permukaan. Kedua, Dafa membahas himpitan ekonomi yang dihadapi banyak keluarga akibat kenaikan harga kebutuhan pokok dan terbatasnya lapangan kerja. Ia mengajak jamaah untuk menguatkan ikhtiar yang halal sekaligus tawakal, mengutip QS. At-Talaq ayat 2-3 tentang jalan keluar dan rezeki tak terduga bagi siapa saja yang bertakwa. “Himpitan ekonomi tidak boleh dijadikan alasan untuk menempuh jalan haram, baik itu mencuri, menipu, berutang riba, apalagi terlibat korupsi. Justru dalam kesempitan itulah keimanan seseorang diuji,” tegasnya. Ketiga, Dafa menyoroti praktik korupsi yang menurutnya justru memperparah kesulitan ekonomi rakyat kecil karena dana yang seharusnya sampai kepada yang membutuhkan diselewengkan oleh pihak yang mengkhianati amanah. “Korupsi bukan hanya pelanggaran hukum negara, tetapi juga dosa besar di hadapan Allah karena merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah dan penzaliman terhadap hak-hak rakyat,” tegasnya. Ia membedakan akar dua persoalan tersebut. Jika pencurian kecil oleh rakyat kerap lahir dari desakan kebutuhan hidup, korupsi oleh sebagian pejabat atau pemegang amanah umumnya lahir dari keserakahan dan rasa tidak pernah cukup. “Memutus mata rantai kemiskinan struktural, pencurian kecil, hingga aksi main hakim sendiri harus dimulai dari akar paling atas, yakni memberantas korupsi serta menegakkan amanah,” ujarnya. Di penghujung khutbah, Dafa mengajak jamaah untuk menahan diri dari tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan permasalahan hukum kepada pihak berwenang, sembari mendesak aparat keamanan meningkatkan kesiapsiagaan 24 jam. Ia juga mengajak untuk menguatkan ikhtiar halal di tengah kesulitan ekonomi, menjauhi dan melawan praktik korupsi sekecil apa pun mulai dari diri sendiri. Selain itu, selalu memperbanyak doa kepada Allah SWT agar hadirnya pemimpin yang amanah, serta memperkuat ta’awun atau saling membantu antar sesama, khususnya di masa-masa sulit seperti sekarang. Kontributor: Faisal Editor: Muhammad Farhan
Read More » -
Berita
Wamendikdasmen Sempatkan Mampir ke Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS, Tinjau Progres Pembangunan Gedung Baru
KABARMUH.ID SURAKARTA – Sebelum menghadiri agenda UMS Alumni Award yang akan digelar pada Sabtu (1/8) malam di Gedung Induk Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menyempatkan mampir ke Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS untuk bersilaturahmi serta meninjau progres pembangunan gedung baru pondok yang kini telah mencapai sekitar 93 persen. Dalam…
Read More » -
Berita
Kelompok 143 KKN Universitas Muhammadiyah Riau Desa Buluh Rampai Hadir di SMA Muhammadiyah Seberida, Menginspirasi Generasi Muda untuk Berprestasi dan Mengabdi
KABARMUH. ID, Buluh Rampai, 30 Juli 2026 – Komitmen mencetak generasi muda yang berilmu, berkarakter, dan berdaya saing terus diwujudkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 143 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Desa Buluh Rampai melalui kegiatan kunjungan edukatif ke SMA Muhammadiyah Seberida, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu. Sekolah ini merupakan salah satu SMA swasta Muhammadiyah di Kecamatan Seberida. Kegiatan…
Read More » -
Berita
Resepsi Milad Lazismu, Dampak Sinyal Integrasi Data Pengentasan Kemiskinan Jadi Sorotan
KABARMUH.ID JAKARTA – Belum tuntas mengupas dampak program pemberdayaan, arena gerakan filantropi malah dikabarkan oleh Kemenag RI akan dibuatkan tampilan data visual (dashboard) bersama yang berbasis waktu nyata dalam agenda pengentasan kemiskinan. Badan dan lembaga amil zakat akan bersama-sama menyajikan data itu dari aksi layanannnya. Kendati jalan program pemberdayaannya berbeda-beda, tujuannya sama yaitu pengentasan kemiskinan dan wujudkan kesejahteraan. Jelang akhir…
Read More » -
Berita
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Waryono: Tujuan LAZ Mengentaskan Kemiskinan Wujudkan Kesejahteraan
KABARMUH.ID JAKARTA – Milad ke – 24 Lazismu temanya menarik yaitu Integrasi Menguatkan Dampak. Ini yang sebenarnya sering disampaikan di berbagai pertemuan. Hampir semua orang membicarakan tapi tidak mudah. Demikian disampaikan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Waryono Abdul Ghafur. Menurutnya, kita sering berusaha mengintegrasikan uang, sementara mengintegrasikan data saja tidak mudah. Inti yang…
Read More » -
akademik
Mahasiswa PLP 2 FKIP UMS Dampingi Program Sarapan Matematika, Perkuat Budaya Numerasi di SD Muhammadiyah PK Baturan
KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan program Sarapan Matematika di SD Muhammadiyah PK Baturan. Program yang menjadi salah satu budaya sekolah tersebut dilaksanakan setiap pagi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai sebagai upaya membiasakan peserta didik berpikir logis, meningkatkan kemampuan berhitung, serta menumbuhkan…
Read More » -
Berita
Mahasiswa UMS Resmi Nahkodai PW IPM Jawa Tengah, Siap Perkuat Kaderisasi Berbasis Digital
KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Abdul Lathif Maftuh, resmi mengemban amanah sebagai Ketua Umum Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jawa Tengah periode 2026-2028. Penyampaian amanah itu disaksikan ratusan kader IPM se-Jawa Tengah pada Sabtu, (25/7/2026) di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. Berbekal pengalaman organisasi selama berkuliah di…
Read More » -
Berita
Milad ke-24 Lazismu, Integrasi Menguatkan Dampak itu Mendengarkan Isi Hati Masyarakat
KABARMUH.ID, JAKARTA – Resepsi Milad ke-24 Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu), dihelat di Aula lantai 4 Perpustakaan Nasional, Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu, (29/7/2026). Tema milad Lazismu tahun ini mengusung topik “Integrasi Menguatkan Dampak”. Dalam acara puncak milad ini, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, mengatakan di hari ini kita melakukan refleksi perjalanan Lazismu selama 24 tahun, yang…
Read More » -
Berita
MPKSDI PP Muhammadiyah Salurkan Beasiswa Modal Usaha bagi 50 Kader Entrepreneur
KABARMUH.ID, YOGYAKARTA – Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat (PP) menggelar acara Pentasyarufan Beasiswa Kader Sarjana Wirausaha Muhammadiyah 2025 di Ruang Sidang Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Rabu (29/7/26). Sebanyak 50 kader yang memiliki talenta entrepreneur di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah terpilih untuk menerima beasiswa berupa modal usaha. Dalam pemaparannya, Dr. Bachtiar Dwi…
Read More » -
Berita
24 Tahun Melayani Umat | Integrasi Menguatkan Dampak: Menggerakkan Potensi Amil, Memperluas Manfaat bagi Mustahik
KABARMUH. ID, JAKARTA PUSAT – Memasuki usia ke-24 tahun, Lazismu terus memperkuat perannya sebagai lembaga filantropi Islam yang profesional, terpercaya, dan berdampak. Sejak berdiri pada tahun 2002, Lazismu telah berkembang menjadi jaringan filantropi Islam yang hadir di berbagai daerah di Indonesia melalui program pemberdayaan berbasis enam pilar, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial dan dakwah, kemanusiaan, serta lingkungan. Ketua Badan Pengurus Lazismu…
Read More »