Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Muhammadiyah dan Tantangan Ekonomi 4.0: Meningkatkan Literasi Digital Umat

Muhammadiyah dan Tantangan Ekonomi 4.0: Meningkatkan Literasi Digital Umat

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Andriansyah Ramadan

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut semua pihak untuk dapat berkompetensi agar tidak tergerus dan terlindas oleh zaman. Digitalisasi di seluruh belahan dunia memaksa kita untuk ikut andil dan ambil peran di dalamnya jika tidak ingin mengalami ketertinggalan.

Era industri 4.0 telah menghadirkan fenomena disrupsi pada berbagai sendi kehidupan. Peran manusia akan mulai tergantikan dengan teknologi digital. Segala kemajuan yang ada membawa dampak posistif dan negatif bagi kehidupan kita, tergantung bagaimana kita menyikapinya. Berbagai bentuk kemajuan pengetahuan dan teknologi telah dirasakan bersama. Pada satu sisi, kemajuan ini dirasakan membawa perubahan yang lebih baik, memberian kemudahan manusia dalam berbagai kebutuhan dan pekerjaan.

Tapi pada sisi yang lain justru menimbulkan permasalahan tersendiri bagi umat. Perubahan yang ada terjadi pada berbagai lini dan sendi kehidupan, di antaranya pola hidup keagamaan, pendidikan, kesehatan, politik dan bisnis.

Perkembangan ekonomi digital di Indonesia telah menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir. Dengan populasi yang besar dan penetrasi internet yang terus meningkat, Indonesia memiliki untuk Tenggara.

Ekonomi sector seperti e-commerce, layanan keuangan digital, teknologi Pendidikan, transportasi berbasis aplikasi, hingga teknologi finansial (fintech). Fenomena ini tidak hanya menciptakan peluang ekonomi baru, tetapi juga mengubah cara bertransaksi dan berinteraksi di dalamnya. Ekonomi digital telah menjadi katalis utama dalam transformasi ekonomi global, termasuk di Indonesia. Berdasarkan data Google, Temasek, dan Bain & Company (2023), nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari USD 130 miliar padam tahun 2025.

Hal ini didukung oleh berbagai factor, seperti adopsi teknologi digital yang pesat, pertumbuhan pengguna internet, serta investasi yang terus meningkat dalam sektor teknologi. Sektor seperti e-commerce, ride-hailing, dan fintechmenjadi tulang punggung ekonomi digital, menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung inklusi keuangan.

Kemunculan era 4.0 menandakan transformasi industri besar yang terkait erat dengan kemajuan teknologi. Kemajuan dalam pengembangan industri, yang sejalan dengan kemajuan teknologi, telah membawa dampak positif bagi negara-negara, terutama dalam meningkatkan perekonomian mereka. Teknologi digital memungkinkan negara-negara ekonomi mereka ke ranah digital yang terus berkembang. Era ekonomi digital dimulai pada tahun 1980-an dengan diperkenalkannya komputer pribadi (PC) dan internet sebagai alat untuk bisnis. Teknologi ini meletakkan dasar bagi perkembangan belanja online. Seiring berjalannya waktu, seiring berkembangnya sistem teknologi, fase awal ekonomi digital bertransisi ke era baru yang ditandai dengan akses internet tanpa batas, teknologi canggih, dan komputasi awan sebagai komponen integral dari ekonomi digital. Indonesia, dengan sumber daya yang melimpah, memiliki potensi yang signifikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

Pertumbuhan ekonomi digital dipandang sebagai peluang bagi para pelaku bisnis untuk mengembangkan model bisnis inovatif yang dapat membantu Indonesia maju sebagai negara maju. Hal ini mendorong hubungan yang lebih kuat antara sektor-sektor ekonomi dan memperbaiki struktur kegiatan ekonomi yang ada. Konsep ekonomi digital ini berkembang seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, dan berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

Meskipun ekonomi digital di Indonesia membawa banyak manfaat, hal ini juga menghadirkan tantangan bagi pemerintah dalam membentuk kebijakan yang efektif. Perkembangan ekonomi ini membuka pintu bagi model-model bisnis baru, integrasi di seluruh sektor bisnis, dan transformasi di bidang-bidang bisnis yang sudah ada. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2016 oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Balitbang SDM) di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika menyoroti potensi ini.

Ekonomi digital adalah suatu bentuk aktivitas ekonomi yang menggunakan teknologi digital sebagai inti dari proses produksinya. Konsep ini pertama kali muncul seiring dengan perkembangan internet dan teknologi informasi yang mengubah cara masyarakat menjalankan aktivitas ekonomi. Ekonomi digital melibatkan penggunaan perangkat elektronik, internet, dan teknologi komunikasi dalam berbagai sektor ekonomi, termasuk perdagangan, keuangan, transportasi, dan pendidikan.

Di Indonesia, perkembangan ekonomi digital berjalan sangat pesat. Pada tahun 2023, sektor ekonomi digital diperkirakan menyumbang lebih dari 40% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satu faktor pendorongnya adalah digitalisasi UMKM. UMKM yang beralih ke platform digital, seperti Tokopedia dan Shopee, mampu meningkatkan pendapatan dan jangkauan pasar mereka. Program pemerintah seperti Gerakan Nasional Literasi Digital juga berkontribusi dalam mendorong adopsi teknologi digital oleh masyarakat.

Namun, tantangan yang dihadapi dalam perkembangan ekonomi digital meliputi kesenjangan digital, rendahnya literasi digital di beberapa daerah, dan perlindungan data. Pemerintah Indonesia telah berusaha mengatasi masalah ini dengan membangun infrastruktur digital di daerah terpencil dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keamanan data pribadi.

Perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan blockchain juga berkontribusi pada ekonomi digital. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga menciptakan model bisnis baru yang lebih inovatif. Contohnya adalah penggunaan AI untuk analisis data pelanggan dan IoT untuk meningkatkan efisiensi dalam sektor logisti.

Editor: Muhammad Farhan

Tags
  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada Dan Upaya Lari Dari Takdir

    Pilkada Dan Upaya Lari Dari Takdir

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.247
    • 0Komentar

    | Oleh: M. Andhim | Editor: AM | Dilansir dari news.detik.com (29/9/2020) bahwasannya antara Komisi II DPR, Mendagri dan KPU telah menyelenggarakan rapat bersama terkait penyelenggaraan Pilkada. Rapat kerja yang dilaksanakan pada hari Senin (21/9/2020) di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta itu menghasilkan sebuah keputusan bahwa Pilkada tetap akan dilaksanakan pada 9 Desember akhir tahun ini. […]

  • Goldenbet Casino : L’analyse audio d’un passionné français

    Goldenbet Casino : L’analyse audio d’un passionné français

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Pour un joueur français , un casino en ligne ne se borne pas aux graphismes et aux bonus. L’immersion sonore pèse tout autant, et c’est souvent elle qui crée la distinction entre une simple partie et un véritable spectacle. goldenbet réel Casino a-t-il compris cette nuance ? Un audiophile français, rigoureux sur la technique et […]

  • AMM Purworejo Gelar Semarak Ramadhan di PAYDM Kaligesing, Soroti Tiga Pilar Sosial

    AMM Purworejo Gelar Semarak Ramadhan di PAYDM Kaligesing, Soroti Tiga Pilar Sosial

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 29
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, PURWOREJO – Ramadhan 1446 H membawa suasana berbeda di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Panti Asuhan Yatim Dhuafa Muhammadiyah (PAYDM) Kaligesing, Desa Kaliharjo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo. Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Purworejo menggelar kegiatan Semarak Ramadhan dengan tema “Waktu untuk Membersihkan Hati, Memperbanyak Ibadah”. Kegiatan ini berangkat dari kajian kritis yang menyoroti tiga aspek sosial […]

  • BUKU BERJUDUL LENTERA PESANTREN MENJADI HADIAH TERINDAH DALAM WISUDA SANTRI KELAS AKHIR PESANTREN MUHAMMADIYAH AL-FURQON TASIKMALAYA

    BUKU BERJUDUL LENTERA PESANTREN MENJADI HADIAH TERINDAH DALAM WISUDA SANTRI KELAS AKHIR PESANTREN MUHAMMADIYAH AL-FURQON TASIKMALAYA

    • calendar_month Minggu, 2 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 241
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tasikmalaya – Momen wisuda adalah momen yang sangat bermkana dan sangat dinantikan oleh  para siswa karena menandai pencapaian penting dalam perjalanan akademik mereka. Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon Singaparna Kab. Tasikmalaya tidak pernah berhenti mencetak generasi penerus umat, bangsa, dan persyarikatan yang memupuni dan potensial. Ahad, 2 Juni 2024 adalah momentum yang sangat sakral dan menjadi […]

  • IMM Surakarta Tekankan Peran Kritis Mahasiswa dalam Pembangunan Kota

    IMM Surakarta Tekankan Peran Kritis Mahasiswa dalam Pembangunan Kota

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Surakarta menggelar Stadium General (SG) DAMNAS bertema “Disrupsi Masyarakat Urban 5.0”. Kegiatan bertajuk DAMNas IMM Surakarta 2026 tersebut berlangsung di Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta pada Rabu (20/5). Setelah pembukaan kegiatan, agenda dilanjutkan dengan sesi Stadium General yang menghadirkan dua pemantik diskusi. […]

  • BEM FAI UMS Sukses Laksanakan Program Pengabdian Masyarakat, Wujudkan Generasi Islam Kaffah Sejak Dini

    BEM FAI UMS Sukses Laksanakan Program Pengabdian Masyarakat, Wujudkan Generasi Islam Kaffah Sejak Dini

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 200
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Agama Islam (BEM FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) telah berhasil menyelesaikan program pengabdian masyarakat yang berlangsung selama satu tahun, mulai dari Maret hingga November 2024. Program ini fokus pada penguatan nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan pembentukan generasi Islam yang kaffa sejak dini. Selama satu tahun, BEM FAI melaksanakan berbagai […]

expand_less