Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Kokam Dan Khitan Massal Maridan Part 2

Kokam Dan Khitan Massal Maridan Part 2

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
  • visibility 537
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

| Oleh : Fuad |

Balikpapan – Satu jam beristirahat, kunyalakan kembali hp dan mengirim pesan WA kepada Hakiem. “Jam piro mangkat,” tulisku menggunakan bahasa jawa. “Ayo ke rumah sudah. Jemputan sudah dekat,” jawabnya. Aku pun bersiap dan berjalan kaki ke rumah Hakiem yang menjadi titik kumpul perjalanan kali ini.
Jemputan tiba 10 menit kemudian. Kali ini kami menggunakan mobil innova yang berisi empat orang. Selain itu masih ada rombongan dari Samarinda dan Kukar yang bakal bertemu di lokasi khitanan. Total ada 4 mobil yang berangkat dengan jumlah rombongan sebanyak 20 orang. “Ayo ketemu sambil sarapan di kilo 38. Kami sudah keluar tol,” tulis Komandan Kokam Kaltim, Tamam Habibi, lewat chat WA.
“Siap ndan,” jawab Solihin, bendahara khitanan yang semobil denganku. Kami singgah sejenak mengisi BBM di km 28 Samboja, Kukar. Disini sudah ada Rahiman, KSO Kokam Kaltim, yang berangkat menggunakan motor bersama seorang teman lainnya. “Nanti kami singgah di warung Santi. Buhan pian singgahi ja ndan Tamam,” ucap pria asal Kota Baru, Kalsel ini.
Usai mengisi BBM, mobil kembali melaju ke titik lokasi pertemuan dengan rombongan Samarinda di Km 38. Lokasinya berada di sebuah warung makan. Ada 4 orang yang bergabung dari kota tepian menuju lokasi acara. “Lauk belutnya enak coba aja,” ujar mas Adi saat menawarkan sarapan kepada kami. Tiga orang yang semobil denganku pun memesan makanan kepada pemilik warung. Aku memilih minum teh hangat karena sudah sarapan saat di rumah.
Sekitar pukul 08.30, kami menyudahi sarapan dan mulai menyusuri jalan menuju tempat kegiatan. Perkiraan waktu tempuh ke lokasi sekitar 2 jam. Karena jalan aspal mulus hanya sampai ke Sepaku. Sisanya diselingi lubang kecil hingga besar yang menganga hampir secara merata. Mas Solihin yang berada di kursi sopir melaju lebih dahulu diikuti mobil rombongan dari Samarinda.
Satu jam perjalanan kami berada di sebuah simpang empat tanpa ada tulisan penunjuk jalan. Mas Solihin memilih berbelok ke kiri karena mengira arahnya sudah benar. “Eh kayaknya bukan ini jalannya. Seingatku bukan ini,” ujar mas Khairil yang duduk di samping sopir. Kami pun memutuskan bertanya ke seorang bapak yang sedang bekerja di tepi jalan. Ternyata jalur ini menuju dermaga kayu dan bukan lokasi yang kami tuju.
“Kembali saja ke jalur awal. Sekitar 12 kilo lagi nanti ada tulisan ITCI,” kata bapak itu. “Disesatkan mobil depan,” komentar Tamam ke grup WA BPO Kokam. “Ngopinya kurang jauh,” balas Faoji yang sudah berada di lokasi acara. Kedua mobil kembali berbalik arah menuju jalan yang benar. Sampai di simpang empat berikutnya memang tercantum penunjuk arah menuju ITCI Kenangan. “Tuh kan ini jalannya,” kata Khairil lagi.
Kontur jalan pun berubah. Tidak ada aspal sama sekali. Semua berganti batu hasil pengerasan jalan yang harus kami nikmati hingga sampai ke lokasi. Sekitar 30 menit sampailah ke masjid al Muhajirin yang menjadi tempat acara. “Ini sudah yang ditunggu orang-orang,” kata Iwan. Karena memang mobil yang kutumpangi berisi spanduk dan juga sarung bagi para peserta khitanan massal.
Kami bergerak memasang dua spanduk yang akan menjadi bahan laporan kepada donatur. Seperti Lazismu dan Baznas Kaltim yang sudah menitipkan anggaran kepada Kokam. Para peserta yang tersisa diminta berfoto di depan backdrop bertuliskan “Alhamdulillah Saya Sudah Khitan” lengkap dengan logo para donatur.
Kali ini saya juga kembali jadi model menggunakan rompi Baznas Kaltim yang menjadi mitra kerja Kokam dalam kegiatan sosial ke berbagai wilayah. “Baznas selalu hadir,” tulis Iwan, saat memposting salah satu fotoku ke grup WA. Memang lembaga zakat plat merah ini sudah mengiringi kegiatan kami sejak recovery pasca bencana banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalsel, pada Januari 2021 lalu.
Peserta mulai berangsur sepi. Iwan Sulistia yang menjadi ketua rombongan mengingatkan acara berakhir usai zuhur dan panitia bisa segera bersiap untuk pulang. Sebelumnya dia juga memintaku menjadi perwakilan penyerahan uang honor khitanan bagi tenaga medis yang bertugas. Maklum dokumentasi kegiatan harus lengkap sebelum berkas laporan diserahkan kepada donatur. (bersambung)

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasyno online Vulkan Vegas – Recenzja

    Kasyno online Vulkan Vegas – Recenzja

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Kasyno online Vulkan Vegas – Recenzja ▶️ GRAĆ Содержимое Jak zarejestrować się w kasynie Vulkan Vegas Ważne informacje Gry dostępne w kasynie Vulkan Vegas Metody płatności w kasynie Vulkan Vegas Jeśli szukasz wiarygodnego kasyna online, vulkan casino Vulkan Vegas jest doskonałym wyborem. Vulkan Vegas logowanie jest prostym procesem, który umożliwia szybki dostęp do gier i […]

  • Meneladani Rasulullah dalam Ekonomi, ‘Aisyiyah Kaltim Gelar Pengajian Khusus

    Meneladani Rasulullah dalam Ekonomi, ‘Aisyiyah Kaltim Gelar Pengajian Khusus

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Kalimantan Timur telah menggelar pengajian ekonomi dengan tema “Meneladani Sifat Rasulullah dalam Berdagang dan Membangun Ekonomi” pada Jumat, 3/10/2025. Acara ini berlangsung pukul 19.45 hingga 21.00 Wita di Balai Lansia Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah, Jalan Wiratama, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu. Pengajian disampaikan oleh K.H. Siswanto Sunandar, […]

  • Berani Melangkah Keluar Batas

    Berani Melangkah Keluar Batas

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Oleh: Fathan Faris Saputro, Anggota MPI PCM Solokuro Di sebuah desa kecil yang dikelilingi sawah hijau, hiduplah seorang anak buruh tani bernama Ardi. Sejak kecil, ia sudah akrab dengan cangkul dan lumpur, membantu orang tuanya di ladang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Keluarga mereka hidup sederhana, bahkan untuk makan sehari-hari terkadang harus menahan diri dari membeli […]

  • Menyusuri Jejak Sejarah dan Dakwah Islam di Museum Wayang Banyumas

    Menyusuri Jejak Sejarah dan Dakwah Islam di Museum Wayang Banyumas

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, – Ahad, 10 Mei 2026, Divisi Pemberdayaan Kebudayaan dan Olahraga (PKO) HMPS PAI UMP berkolaborasi dengan Bidang Seni Budaya dan Olahraga IMM Buya HAMKA UMP melaksanakan program kerja Karya Wisata Budaya melalui kunjungan ke Museum Wayang Banyumas. Kegiatan ini diikuti oleh delegasi pengurus HMPS PAI serta delegasi dari IMM Buya HAMKA UMP sebagai upaya […]

  • UMS Satu-Satunya PTS Masuk 10 Besar Nasional Penerima Hibah Hiliriset Kemendiktisaintek

    UMS Satu-Satunya PTS Masuk 10 Besar Nasional Penerima Hibah Hiliriset Kemendiktisaintek

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan keunggulannya. UMS menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia yang masuk dalam 10 besar nasional penerima hibah program Hiliriset tahun 2025 dari Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan (DHK) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sainsdan Teknologi (Kemendiktisaintek). Kasubdit Riset dan Sentra KI Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi, dan […]

  • Dukung Pencapaian SDGs, KKN Kelompok 143 UMRI Gelar Pelatihan Eco-Brick dari Sampah Plastik Menjadi Rak Sepatu

    Dukung Pencapaian SDGs, KKN Kelompok 143 UMRI Gelar Pelatihan Eco-Brick dari Sampah Plastik Menjadi Rak Sepatu

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID Buluh Rampai, Indragiri Hulu – Dalam upaya meningkatkan kesadaran lingkungan sejak usia dini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 143 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan Pelatihan Eco-Brick dari Sampah Plastik Menjadi Rak Sepatu di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Indragiri Hulu, Desa Buluh Rampai, Kecamatan Seberida. Kegiatan […]

expand_less