Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tradisi Berbagi THR saat Lebaran

Tradisi Berbagi THR saat Lebaran

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Suasana Hari Raya Idulfitri selalu identik dengan kebahagiaan, kebersamaan, dan tradisi berbagi. Salah satu yang paling dinantikan, terutama oleh anak-anak, adalah pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) dalam amplop-amplop kecil yang penuh makna.

Di balik tradisi tersebut, tersimpan nilai spiritual yang tidak sekadar tentang memberi materi, tetapi juga tentang melanjutkan kebiasaan baik yang telah dilatih selama Ramadan.

Menurut Ketua Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Dr. Mahasri Shobahiya, tradisi berbagi saat Lebaran merupakan kebiasaan yang baik dan sarat makna.

“Kebiasaan bersedekah kemudian di hari lebaran menyiapkan amplop-amplop yang dibagi untuk anak-anak atau saudara-saudara, itu bagus karena bisa membahagiakan orang lain. Dengan kita membahagiakan orang lain, lebaran terasa lebih menyenangkan,” ujar Mahasri, Selasa (24/3).

Ketua Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Dr. Mahasri Shobahiya

Ia menjelaskan bahwa Ramadan menjadi momen pembelajaran untuk meningkatkan kualitas ibadah dan melatih diri menjadi lebih dermawan. Sementara itu, bulan Syawal dimaknai sebagai fase peningkatan dari hasil latihan tersebut.

Tradisi berbagi yang dilakukan saat Lebaran, lanjutnya, menjadi salah satu bentuk nyata dari kelanjutan nilai-nilai Ramadan. Kebahagiaan pun terasa semakin lengkap ketika dapat dirasakan bersama orang lain.

Pemandangan anak-anak yang antusias menghitung uang THR di siang hari Lebaran juga menjadi bagian dari cerita khas yang berulang setiap tahun. Momen ini, menurut Mahasri, dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan bagi anak untuk belajar berbagi.

Orang tua dapat mengingatkan anak agar tidak hanya menerima, tetapi juga menyisihkan sebagian rezekinya untuk orang lain, baik melalui infak maupun berbagi kepada teman sebaya.

Selain itu, tradisi berbagi THR juga memiliki peran penting dalam menjaga dan mempererat hubungan sosial.

“Apapun yang diberikan biasanya tetap membuat senang. Bahkan kalau dibandingkan dengan yang lain diberi tetapi kita tidak diberi, kadang muncul pertanyaan kenapa kita tidak diberi. Maka dengan berbagi itu bisa memperkuat silaturahmi,” jelasnya.

Dalam budaya Jawa, semangat berbagi ini dikenal melalui ungkapan “pager mangkuk lebih kuat daripada pager tembok”. Filosofi tersebut menggambarkan bahwa hubungan baik antarwarga yang dibangun melalui kebiasaan berbagi akan menciptakan kedekatan yang lebih kuat dibandingkan sekadar batas fisik.

Kebiasaan sederhana seperti membagikan makanan kepada tetangga, misalnya, dapat mempererat hubungan sosial. Ketika hubungan itu terjalin dengan baik, kepedulian antarwarga pun akan tumbuh secara alami, terutama saat ada yang membutuhkan bantuan.

Meskipun demikian, Mahasri juga menekankan pentingnya menanamkan nilai keikhlasan dalam berbagi. Ia mengakui bahwa sikap ikhlas tidak selalu muncul secara instan, tetapi bisa dilatih melalui kebiasaan.

“Jadi ikhlas itu kadang dimulai dari pemaksaan. Lama-lama akan menjadi kebiasaan. Kalau sudah menjadi kebiasaan, rasanya ringan dan tidak lagi menjadi beban. Bahkan kalau lama tidak berbagi, kita justru merasa kangen untuk melakukannya lagi,” ungkapnya. (Maysali/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Inbound Uzbekistan di UMS, Rasakan Langsung Proses Membatik di Kampung Batik Laweyan

    Mahasiswa Inbound Uzbekistan di UMS, Rasakan Langsung Proses Membatik di Kampung Batik Laweyan

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Mahasiswa Uzbekistan yang mengikuti inbound (pertukaran mahasiswa) di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mencoba membatik di Kampung Batik Laweyan. Keindahan batik mereka lihat dan rasakan secara langsung. Sebelum praktik membatik di Batik Mahkota Laweyan, Kamis (8/5) mahasiswa diajak untuk mengenal lebih dalam tentang batik. Mereka juga diperlihatkan batik wayang beber dan batik Al […]

  • PWA Kaltim Dukung Gerakan Pangan Lokal Melalui Lomba Menu B2SA

    PWA Kaltim Dukung Gerakan Pangan Lokal Melalui Lomba Menu B2SA

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Samarinda – Dukungan terhadap gerakan ketahanan pangan berbasis kearifan lokal kembali ditunjukkan oleh Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Kalimantan Timur. Melalui Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK), organisasi perempuan Muhammadiyah ini ikut serta dalam Lomba Kreasi Menu B2SA Nonberas-Nonterigu yang diselenggarakan oleh Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kaltim, Sabtu, 11 Oktober 2025 di Pendopo Lamin […]

  • Mahasiswa KKN Mas 2025 Gelar Program Literasi Digital dan Minat Baca di Kampung Paluh

    Mahasiswa KKN Mas 2025 Gelar Program Literasi Digital dan Minat Baca di Kampung Paluh

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Siak, 6 Agustus 2025 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKN Mas) tahun 2025 melaksanakan program kerja bertema Literasi Digital dan Minat Baca Anak-anak di Kampung Paluh, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak. Kegiatan ini digelar di Sekolah Dasar Negeri 06 Paluh dan diikuti oleh siswa-siswi dari kelas 4, 5, dan 6 dengan tema yang disesuaikan […]

  • Kepemimpinan Amanah Berbasis Kemaslahatan: Menjaga Ruh Muhammadiyah Memasuki Abad Kedua

    Kepemimpinan Amanah Berbasis Kemaslahatan: Menjaga Ruh Muhammadiyah Memasuki Abad Kedua

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Oleh: Amir Hady (Sekretaris PWM Kaltim)   Memasuki abad kedua Muhammadiyah, muncul berbagai gagasan mengenai model kepemimpinan yang dibutuhkan Persyarikatan. Sebagian menekankan pentingnya profesionalisme, tata kelola modern, dan kompetensi bisnis seiring berkembangnya Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM). Pandangan tersebut patut diapresiasi, karena Muhammadiyah memang dituntut mengelola aset umat secara transparan, […]

  • 1xBet Online Casino – Complete Guide to Games, Payments and Support

    1xBet Online Casino – Complete Guide to Games, Payments and Support

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 16
    • 0Komentar

    1xBet Online Casino – Complete Guide to Games, Payments and Support ▶️ PLAY Содержимое Choosing the Right Slot Game for Your Playstyle on 1xBet Step‑by‑Step Guide to Depositing and Withdrawing Funds at 1xBet 24/7 Live Chat and Ticket System: How to Resolve Your Queries Quickly on 1xBet Live Chat in Action Start playing with 1xBet […]

  • Ikut Sukseskan Gerakan Nasional Ta’awun Sosial Aisyiyah, IMM Paser Bagikan Masker Kain Gratis kepada Masyarakat.

    Ikut Sukseskan Gerakan Nasional Ta’awun Sosial Aisyiyah, IMM Paser Bagikan Masker Kain Gratis kepada Masyarakat.

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 725
    • 0Komentar

    KABARMUH.COM, PASER – Dalam rangka membantu suksesnya kegiatan Gerakan Nasional Ta’awun Sosial Aisyiyah yang dilaksanakan Pimpinan Daerah Aisyiyah Paser, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Paser melakukan kegiatan turun ke jalan untuk membagikan masker kain gratis kepada masyarakat  di tiga lokasi berbeda pada Rabu (22/4/2020). Andri,  mengatakan kegiatan sosial ini merupakan keterlibatan IMM pada agenda Ibunda […]

expand_less