
KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dalam upaya mendorong digitalisasi pendidikan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN-DIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi bertajuk “Belajar Interaktif, Mengajar Efektif: Media IT untuk Semua Guru” di SMA Muhammadiyah 3 Gondangrejo, Karanganyar.
Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons atas tantangan pembelajaran di era digital, sekaligus memberikan alternatif metode pembelajaran yang lebih inovatif dan tidak terpaku pada penggunaan buku teks. Sosialisasi tersebut menyasar para guru sebagai ujung tombak proses pembelajaran di kelas.
Melalui program ini, mahasiswa memperkenalkan berbagai media pembelajaran berbasis teknologi, seperti Mentimeter, Kahoot, serta Quizizz atau Wayground. Platform-platform tersebut dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi siswa.
Hany Kusuma Astuti, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), menjelaskan bahwa masih banyak guru yang belum familiar dengan penggunaan media IT dalam pembelajaran. Padahal, pemanfaatan teknologi dapat menjadi solusi untuk mengatasi kejenuhan siswa di kelas seperti Mentimeter, Kahoot, dan Quizizz.
“Urgensi program ini adalah memberikan model pembelajaran baru. Di sekolah ini, pembelajaran masih sangat berbasis textbook, sehingga siswa cenderung mudah bosan. Selain itu, masih banyak guru yang belum mengetahui media pembelajaran berbasis IT,” ungkap Hany, Jumat (24/4).
Dalam praktiknya, Mentimeter diperkenalkan sebagai media refleksi dan evaluasi pembelajaran, yang memungkinkan siswa menyampaikan pendapat secara langsung dan interaktif. Sementara itu, Kahoot, dan Quizizz digunakan sebagai media kuis untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan.

Kegiatan ini, juga memberikan pelatihan langsung kepada para guru, mulai dari pembuatan akun hingga simulasi penggunaan media dalam proses belajar mengajar. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif para guru saat sesi praktik berlangsung.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para guru dapat mengimplementasikan media IT dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Tidak hanya membuat suasana kelas lebih menarik, tetapi juga mendorong siswa untuk lebih aktif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN-DIK UMS dalam mendukung transformasi pendidikan yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman,” pungkasnya. (Fika/Humas)
Editor: Unaise Albunayya



