BeritaInspirasi

PG PAUD UMS Hadirkan ToT Inovatif, Mahasiswa Rancang Game Edukatif untuk Anak TK

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan Training of Trainer (ToT) sebagai upaya meningkatkan keterampilan mahasiswa melalui pembelajaran berbasis praktik. Kegiatan ini menjadi bagian dari program laboratorium PG PAUD yang dirancang untuk mengintegrasikan teori dengan pengalaman lapangan.

Kepala Laboratorium PG PAUD UMS, Dr. Sri Slamet, M.Hum., M.Pd., menjelaskan bahwa pada hari kedua pelatihan, mahasiswa difokuskan untuk menyusun rangkaian kegiatan outbound secara terstruktur. Setiap kelompok merancang modul permainan yang memuat tujuan, tahapan kegiatan, serta metode pelaksanaan yang akan diterapkan secara langsung.

“Mahasiswa membuat satu rangkaian kegiatan yang lengkap dengan tujuan dan tahapan. Ini akan dipraktikkan dalam bentuk games yang nantinya diimplementasikan saat praktik bersama anak-anak,” jelasnya, Jumat, (24/4) di Lab Bengkel Karya PG PAUD.

Kepala Laboratorium PG PAUD UMS, Dr. Sri Slamet, M.Hum., M.Pd

Ia menambahkan, hasil rancangan tersebut akan diuji secara langsung dengan menghadirkan peserta didik dari sejumlah lembaga mitra, yakni TK ABA Aisyiyah Mardi Siwi Surakarta, TK Aisyiyah Idola Surakarta, PAUD Saymara Kartasura, dan TK Aisyiyah Bolon Karanganyar. Kegiatan ini diharapkan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus edukasi bagi anak-anak.

“Permainan yang dibuat tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mengandung nilai edukasi sehingga anak-anak mendapatkan pengalaman yang bermakna,” imbuhnya.

Selain itu, mahasiswa juga dilatih kemampuan berkomunikasi, seperti bernarasi, membangun interaksi, hingga menciptakan yel-yel yang menarik perhatian anak usia dini. Sri Slamet menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu terobosan dalam mengasah kompetensi mahasiswa secara komprehensif.

“Ini momen penting bagi mahasiswa untuk menyinkronkan teori di kelas dengan praktik di lapangan. Kegiatan ini juga menjadi salah satu unggulan dari Laboratorium PG PAUD UMS,” tuturnya.

Kegiatan ToT ini bersifat wajib bagi mahasiswa dan dilengkapi dengan sertifikat yang dapat digunakan sebagai nilai tambah saat melamar pekerjaan. Ia menyebut, lulusan PG PAUD UMS tidak hanya berkarier sebagai guru, tetapi juga banyak yang menjadi pendiri lembaga pendidikan anak usia dini.

Sementara itu, perwakilan tim D’Miracle, Yasa Griya Sejati, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa pada hari kedua terlihat peningkatan pemahaman mahasiswa terkait konsep outbound dan implementasinya bagi anak usia dini.

“Mahasiswa sudah mulai memahami bagaimana merancang games yang sesuai dengan karakteristik anak serta bagaimana melakukan treatment yang tepat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa mahasiswa dibagi ke dalam lima kelompok dengan tema besar “profesi impian” untuk memudahkan pengembangan konsep permainan yang kreatif dan kontekstual. Menurutnya, pendekatan ini mampu meningkatkan keaktifan mahasiswa dalam berdiskusi dan berkolaborasi.

“Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa serta membentuk kompetensi sebagai trainer yang memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan critical thinking,” tambahnya.

Salah satu peserta, Ichita Kunca Az Zahra, mengaku mendapatkan pengalaman yang lebih mendalam dibandingkan hari pertama. Ia menyebut, pada hari kedua mahasiswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga praktik secara detail.

“Di hari kedua lebih rinci dan banyak praktik. Jadi kita tahu apa saja yang harus diperhatikan dan dihindari saat pelaksanaan nanti,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa mahasiswa lintas semester dibagi dalam kelompok campuran untuk merancang konsep permainan. Setiap kelompok mengangkat tema profesi yang berbeda dan menyusun tiga hingga empat permainan yang berfokus pada pengembangan motorik anak serta disisipi unsur edukatif seperti berhitung dan pengenalan huruf.

“Harapannya saat hari pelaksanaan nanti semua berjalan lancar dan anak-anak bisa menikmati kegiatan yang sudah kami rancang,” pungkasnya. (Fika/Humas)

Editor: Unaise Albunayya

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button