Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jogjakarta » Launching Magazine “Polyphonia” & Studium Generale Dirasah Nisaiyah PK IMM FAI UMY

Launching Magazine “Polyphonia” & Studium Generale Dirasah Nisaiyah PK IMM FAI UMY

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Kegiatan Studium Generale yang dilaksanakan dengan Launching Magazine Polyphonia Dirasah Nisaiyah diselenggarakan oleh Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada Jumat, 24 April 2026. Acara ini berlangsung di Ruang Sidang SC Lt. 2 mulai pukul 13.15 hingga 15.55 WIB, dengan mengusung tema “Membangun Kesadaran Kritis dan Kepekaan Terhadap Isu Perempuan.”

Kegiatan ini menghadirkan Dr. Dyah Pikanthi Diwanti, S.E., M.M. sebagai pemateri, dengan moderator Pretty Aisyah serta dipandu oleh Master of Ceremony (MC) Inayah Suci Utami. Acara dibuka secara formal dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars IMM yang diikuti dengan khidmat oleh seluruh peserta.

Memasuki sesi sambutan, Immawati Seftin Nafila selaku Ketua Panitia menyampaikan rasa terima kasih atas partisipasi seluruh pihak serta harapan agar kegiatan ini mampu menjadi ruang refleksi kritis bagi kader IMM. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Immawan Agung Rezki selaku Ketua Umum PK IMM FAI UMY periode 2025/2026, yang menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam merespons isu-isu perempuan secara bijak. Selanjutnya, Immawan Shidiq Setyo Adhi Nugroho sebagai Ketua Umum PC IMM AR Fachrudin turut memberikan penguatan terkait peran kader IMM dalam membangun wacana keislaman yang progresif. Acara kemudian secara resmi dibuka oleh Sobat M. Johari, S.E.I., M.Sc., Ph.D., selaku Wakil Dekan I Bidang Kemahasiswaan dan Akademik.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi launching Magazine “Polyphonia.” Peluncuran ini menjadi momentum penting sebagai bentuk karya intelektual kader IMM dalam menyuarakan gagasan dan pemikiran kritis. Penyerahan majalah dilakukan secara simbolis oleh Ketua Umum PK IMM FAI UMY kepada perwakilan Fakultas serta perwakilan PC IMM AR Fachrudin, yang menandai resmi diperkenalkannya majalah tersebut kepada publik.

Memasuki inti acara, pemaparan materi berlangsung dengan metode interaktif dua arah. Pemateri tidak hanya menyampaikan materi secara satu arah, tetapi juga berkeliling di antara peserta untuk membangun suasana diskusi yang inklusif dan partisipatif. Hal ini membuat peserta lebih aktif dalam menyampaikan pandangan serta pengalaman mereka.

Dalam pemaparannya, Dr. Dyah Pikanthi menyoroti berbagai isu strategis terkait perempuan. Ia menjelaskan bahwa perempuan merupakan makhluk yang unik dan memiliki potensi besar sebagai sumber inspirasi. Namun, fenomena “independent woman” di era modern seringkali disalahpahami dan dikaitkan dengan meningkatnya angka perceraian, sehingga memunculkan stereotip negatif terhadap perempuan. Menurutnya, hal ini perlu dilihat secara lebih bijak dengan mempertimbangkan perubahan sosial dan perkembangan pendidikan.

Lebih lanjut, pemateri mengangkat perspektif kepemimpinan perempuan dalam Islam dengan merujuk pada kisah Ratu Balqis. Kisah tersebut menunjukkan bahwa perempuan memiliki kemampuan memimpin dengan komunikasi yang baik dan kebijaksanaan. Oleh karena itu, diperlukan adanya dukungan antar perempuan untuk memperkuat representasi perempuan di ruang publik.

Dalam konteks kesetaraan gender, dijelaskan bahwa Islam memandang laki-laki dan perempuan sebagai makhluk yang setara, dengan perbedaan utama terletak pada tingkat ketakwaannya. Pendidikan menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan, sehingga perempuan didorong untuk terus mengembangkan keterampilan tanpa terkungkung oleh stigma pekerjaan tertentu. Pemateri juga menekankan bahwa ketahanan keluarga merupakan fondasi bagi ketahanan negara. Hubungan suami-istri yang dibangun atas dasar saling menghormati, komunikasi, dan keadilan akan menciptakan keluarga yang harmonis (sakinah, mawaddah, warahmah), yang pada akhirnya berkontribusi terhadap stabilitas sosial yang lebih luas.

Sesi diskusi berlangsung dengan antusias. Beberapa pertanyaan diajukan oleh peserta dari berbagai tingkatan kader. Pertanyaan pertama membahas tentang bagaimana menyikapi pandangan masyarakat desa yang cenderung lebih mendorong perempuan untuk bekerja daripada melanjutkan pendidikan. Pemateri menjawab bahwa kader IMM dapat berperan sebagai mediator dengan memberikan informasi terkait beasiswa, menyediakan ruang belajar, serta memanfaatkan jaringan sosial untuk melindungi perempuan dari ketidakadilan di dunia kerja.

Pertanyaan berikutnya menyoroti bagaimana menyeimbangkan karakter “independent woman” agar tidak berdampak negatif dalam kehidupan pernikahan. Dalam jawabannya, pemateri menekankan pentingnya proses ta’aruf sebagai sarana saling memahami sebelum menikah, serta perlunya sikap saling menghormati antara suami dan istri dalam menjalankan peran masing-masing.

Pertanyaan terakhir membahas stereotip bahwa perempuan lebih mengandalkan perasaan sementara laki-laki lebih dominan dalam logika. Pemateri menegaskan bahwa tidak ada bukti empiris yang mendukung anggapan tersebut, karena baik laki-laki maupun perempuan memiliki kemampuan menggunakan logika dan perasaan secara seimbang sesuai konteks.

Sebagai penutup, pemateri menyampaikan closing statement yang menekankan pentingnya kesinambungan dalam proses belajar, berbagi pengalaman, serta menjaga interaksi yang intensif antar kader agar dapat terus berkembang bersama. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada pemateri sebagai bentuk apresiasi, yang diserahkan oleh Ketua Bidang Immawati Annisa Nayah. Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi berupa foto bersama dan secara resmi ditutup oleh MC pada pukul 15.55 WIB.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu meningkatkan kesadaran kritis dan kepekaan terhadap isu-isu perempuan, serta mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam gerakan dakwah IMM ke depan.

Editor: Hammam Alghazy

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KOKAM Grogol Gelar Pengajian Akbar dan Temu KOKAM Se-Kecamatan Grogol

    KOKAM Grogol Gelar Pengajian Akbar dan Temu KOKAM Se-Kecamatan Grogol

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Grogol akan menggelar Pengajian Akbar dan Temu KOKAM Se-Kecamatan Grogol pada Jumat, 19 Juni 2026 pukul 19.30–21.30 WIB di Masjid Baitussalam, Cemani, Grogol, Sukoharjo. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi, konsolidasi, serta penguatan semangat perjuangan seluruh anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) se-Kecamatan Grogol. Pengajian akbar tersebut […]

  • “Guru di Tengah Kekacauan Teladan Publik: Mengajar di Era yang Membingungkan”

    “Guru di Tengah Kekacauan Teladan Publik: Mengajar di Era yang Membingungkan”

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Oleh : Amir Hady (Sekretaris PW Muhammadiyah Kaltim) Setiap kali Hari Guru tiba, ada rasa haru dan bangga yang mengalir di kalangan pendidik. Namun di balik senyum dan ucapan selamat, banyak guru menyimpan kegelisahan yang tak terucapkan. Mereka menghadapi realitas yang semakin rumit: wibawa guru menurun, tuntutan meningkat, sementara lingkungan sosial justru menampilkan contoh buruk […]

  • Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di SMP Muhammadiyah 1 Samarinda: Meneladani Semangat Kejuangan Para Pahlawan

    Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di SMP Muhammadiyah 1 Samarinda: Meneladani Semangat Kejuangan Para Pahlawan

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Suasana khidmat dan penuh semangat nasionalisme mewarnai pelaksanaan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di SMP Muhammadiyah 1 Samarinda, Senin (17/8/2026).   Upacara diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan SMP Muhammadiyah 1 Samarinda, serta mahasiswa dari Universitas Mulawarman Samarinda yang […]

  • Difabel Belajar Ceria, Game Edukatif Jadi Wahana Dakwah

    Difabel Belajar Ceria, Game Edukatif Jadi Wahana Dakwah

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 30
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta Barat — Suasana penuh keceriaan menyelimuti halaman Yayasan Bina Insani Winsar di Rawa Buaya, Jakarta Barat, pada Sabtu, 19 Juli 2025. Anak-anak difabel tampak antusias mengikuti berbagai permainan edukatif yang dipandu langsung oleh Alifa Pratiwi, S.Si., dalam rangka pembinaan rutin yang diinisiasi oleh Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dengan pendekatan yang […]

  • Belajar dari Lapangan, Mahasiswa Fisioterapi UMS Aktif Sukseskan Penelitian Dosen

    Belajar dari Lapangan, Mahasiswa Fisioterapi UMS Aktif Sukseskan Penelitian Dosen

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menunjukkan peran aktif dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan dosen. Keterlibatan mahasiswa telah dimulai sejak tahap awal, mulai dari observasi sekolah yang akan diperiksa, pelaksanaan kegiatan, hingga penyusunan laporan dari masing-masing sekolah. Salah satu penelitian yang melibatkan mahasiswa dilakukan oleh dosen Fisioterapi UMS Adnan Faris […]

  • Mahasiswa KKN UIN Syekh Wasil Kediri Kunjungi Klenteng Tjoe Hwie Kiong, Perkuat Literasi Sejarah dan Toleransi Beragama

    Mahasiswa KKN UIN Syekh Wasil Kediri Kunjungi Klenteng Tjoe Hwie Kiong, Perkuat Literasi Sejarah dan Toleransi Beragama

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Kediri — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 4 UIN Syekh Wasil Kediri yang tengah melaksanakan KKN di Kelurahan Pakelan melakukan kunjungan edukatif ke Klenteng Tjoe Hwie Kiong, Kota Kediri, pada hari ini. Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengenal lebih dekat sejarah, nilai-nilai keagamaan, serta praktik toleransi yang hidup dan terjaga di tengah masyarakat multikultural. […]

expand_less