FMIPA Unmul dan PW ‘Aisyiyah Kaltim Perkuat Kemitraan Bersama SMAN 8 Balikpapan, Dukung Pendidikan Berkualitas dan Pelestarian Mangrove

KABARMUH.ID, Balikpapan – Sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan organisasi masyarakat kembali diperkuat untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Mulawarman (Unmul) bersama Pimpinan Wilayah (PW) ‘Aisyiyah Kalimantan Timur sepakat memperluas kemitraan dalam bidang pendidikan dan pelestarian lingkungan melalui program penguatan literasi lingkungan serta penanaman mangrove di lingkungan SMAN 8 Balikpapan, Jumat (5/6).
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendukung SDGs Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas, sekaligus Tujuan 13 dan 15 mengenai aksi terhadap perubahan iklim dan pelestarian ekosistem pesisir. Kegiatan yang melibatkan siswa, guru, akademisi, dan kader ‘Aisyiyah ini diharapkan mampu menumbuhkan generasi muda yang peduli terhadap lingkungan sekaligus memiliki kesadaran kuat akan pentingnya pembangunan berkelanjutan.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FMIPA Universitas Mulawarman, Prof. Dr. Darnah Andi Nohe, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mendampingi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan melalui pendekatan ilmiah dan edukatif.
“FMIPA Unmul siap memperkuat kerja sama dengan PW ‘Aisyiyah Kalimantan Timur melalui program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kawasan mangrove di SMAN 8 Balikpapan memiliki potensi besar sebagai laboratorium pembelajaran lingkungan bagi siswa sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Prof. Darnah, pendidikan lingkungan yang diterapkan secara langsung di lapangan akan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi nyata menjaga ekosistem pesisir.

Sementara itu, Ketua PW ‘Aisyiyah Kalimantan Timur, Dra. Hj. Nurhayati Tappa, menyampaikan apresiasi atas komitmen FMIPA Universitas Mulawarman dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan yang diinisiasi oleh ‘Aisyiyah.
“Kami percaya pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Ketika pendidikan dipadukan dengan kepedulian terhadap lingkungan, maka akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan ekologis,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa penanaman mangrove di lingkungan sekolah memiliki makna yang sangat penting karena menjadi media pembelajaran yang mampu membangun karakter peduli lingkungan sejak dini. Selain berfungsi melindungi kawasan pesisir dari abrasi, mangrove juga berperan sebagai penyerap karbon yang efektif dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.
SMAN 8 Balikpapan menyambut baik kemitraan yang terjalin antara FMIPA Unmul dan PW ‘Aisyiyah Kalimantan Timur. Dukungan dari perguruan tinggi dan organisasi masyarakat akan semakin memperkuat program pendidikan lingkungan yang selama ini telah dikembangkan sekolah melalui berbagai kegiatan konservasi mangrove.
Ke depan, kemitraan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan penanaman mangrove, tetapi juga berkembang dalam bentuk program pendampingan sekolah, edukasi sains lingkungan, penelitian berbasis masyarakat, serta pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi kawasan pesisir Kalimantan Timur.
Melalui kolaborasi tersebut, FMIPA Universitas Mulawarman dan PW ‘Aisyiyah Kalimantan Timur menunjukkan bahwa upaya mewujudkan pendidikan berkualitas dan lingkungan yang lestari dapat berjalan beriringan demi menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.



