Berita

Lewat Metode Interaktif dan Kekinian, Mahasiswa UMS Tanamkan Pendidikan Karakter di SMPN 1 Surakarta

KABARMUH.ID; SURAKARTA Mahasiswa Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) 2 Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ikut berpartisipasi aktif dalam penguatan karakter pendidikan di SMP Negeri 1 Surakarta.

Selama sebulan penuh, tepatnya pada 13 Juli hingga 8 Agustus 2026, mahasiswa UMS secara rutin mengampu kegiatan pelatihan karakter dua kali seminggu, yaitu setiap hari Selasa dan Kamis pada pukul 07.00–07.35 WIB sebagai agenda pembiasaan positif sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai.

Dalam kegiatan pagi tersebut, mahasiswa PLP PAI UMS mengambil peran penting dalam menyampaikan materi akhlak, budi pekerti, nilai-nilai keislaman, hingga sejarah Islam. Materi dikemas secara interaktif dan kekinian agar peserta didik dapat menyerap pesan moral dengan menyenangkan tanpa merasa bosan.

Salah satu mahasiswa PLP PAI UMS, Lathifah Jasmine, mengungkapkan pentingnya program penanaman nilai-nilai moral ini di sekolah mitra.

“Semoga pendidikan karakter ini bisa terus berjalan, karena melalui kegiatan ini kita dapat menanamkan nilai-nilai karakter maupun pengetahuan yang mungkin tidak didapat siswa secara langsung di dalam kelas,” ujar Lathifah.

Kehadiran dan metode yang dibawakan mahasiswa UMS ini juga mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah. Guru SMP Negeri 1 Surakarta, Ulfah Husniah Wahyuni, S.Ag., M.Pd.I., menilai siswa mampu membawakan materi dengan gaya komunikasi yang ramah, hangat, dan mendorong semangat belajar siswa.

“PLP Mahasiswa mampu membawakan materi akhlak dan budi pekerti dengan gaya komunikasi yang ramah, hangat, serta mudah diterima oleh siswa. Kehadiran mereka membawakan energi segar dan pendekatan kekinian yang membuat suasana menjadi lebih dinamis,” ujar Ulfah.

Ulfah juga menyampaikan pesan kepada para siswa agar nilai-nilai karakter pendidikan tidak berhenti pada penyampaian materi semata, tetapi juga ditampilkan melalui keteladanan nyata.

“Karakter yang baik tidak hanya diajarkan melalui kata-kata, tetapi harus tercermin dari sikap disiplin, tutur kata, dan perbuatan siswa sehari-hari di lingkungan sekolah. Saya berharap siswa tetap mempertahankan nilai-nilai keislaman dan kemandirian yang menjadi ciri khas UMS,” tambahnya.

Antusiasme serupa dirasakan langsung oleh para peserta didik. Sofie Amanda, salah satu siswa SMP Negeri 1 Surakarta, mengaku sangat menikmati sesi yang dibawakan oleh siswa UMS.

“Waktu kakak-kakak PLP menjelaskan tentang sejarah Islam atau materi lain itu seru dan mudah dipahami. Pembawaannya menarik dan berbeda dari pelatihan-pembinaan sebelumnya,” ungkap Sofie.

Bagi mahasiswa PLP PAI UMS, pengalaman mengajar di SMP Negeri 1 Surakarta menjadi sarana krusial untuk mengimplementasikan ilmu dari bangku kuliah. Siswa tidak hanya belajar menyampaikan materi, tetapi juga mengasah kemampuan berinteraksi, memahami keberagaman karakter siswa, serta memberikan teladan nyata.

Kolaborasi ini membuktikan bahwa pendidikan karakter yang dikemas secara ramah, komunikatif, dan adaptif mampu memberikan dampak positif sekaligus pengalaman belajar yang berkesan bagi peserta didik.

Kontributor: Anata/Lathifah/Aya/Atika/PLP 2 UMS

Editor: Nurul Fahri

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button