Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » MELALUI KEGIATAN DISKUSI REVITALISASI INTELEGENSIA BEM FAI UMS ANGKAT ISU PEREMPUAN DAN PENDIDIKAN

MELALUI KEGIATAN DISKUSI REVITALISASI INTELEGENSIA BEM FAI UMS ANGKAT ISU PEREMPUAN DAN PENDIDIKAN

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (BEM FAI UMS) menggelar diskusi Revitalisasi Intelegensia dengan mengangkat tema “Perempuan dan Pendidikan : Meneguhkan Peran dalam Membangun Peradaban”, Senin (28/9/2026). Kegiatan yang terbuka bagi mahasiswa UMS tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mendiskusikan kembali persoalan pendidikan, posisi perempuan, serta kontribusinya dalam membangun peradaban.

Melalui agenda tersebut, BEM FAI UMS berupaya menghadirkan ruang intelektual yang tidak hanya berlangsung dalam batas-batas pembelajaran formal. Diskusi ditempatkan sebagai ruang untuk bertukar gagasan, mempertemukan berbagai pandangan, sekaligus mengajak mahasiswa membaca persoalan sosial secara lebih mendalam.

Kepala Bidang Pengembangan Intelektual dan Keilmuan (PIK) BEM FAI UMS, Faqih, mengatakan bahwa ruang intelektual perlu terus dihidupkan di lingkungan mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya menerima pengetahuan, tetapi juga perlu memiliki ruang untuk mengolah, mempertanyakan, dan mendiskusikan berbagai persoalan yang ada di sekitarnya.

“BEM FAI UMS ingin menghadirkan ruang diskusi yang membuat mahasiswa tidak hanya menerima pengetahuan, tetapi juga berani berpikir, berdialog, dan melihat persoalan dari berbagai sudut pandang. Bagi kami, intelektualitas harus terus dihidupkan melalui ruang-ruang seperti ini,” ujar Faqih.

Menurut Faqih, pemilihan ruang kelas sebagai tempat diskusi juga memiliki makna tersendiri. Kelas tidak semestinya hanya dipahami sebagai ruang formal untuk menyampaikan materi perkuliahan, tetapi dapat menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan dan membangun tradisi berpikir.

Diskusi kali ini menyoroti kondisi pendidikan saat ini masih sering dipahami secara sempit. Pendidikan kerap ditempatkan sebagai jalan untuk memperoleh gelar dan pekerjaan, sementara fungsi pendidikan sebagai proses pembebasan manusia dari ketidaktahuan kurang mendapat perhatian.

Pingkan selaku pemateri mengatakan bahwa pendidikan seharusnya tidak berhenti pada pencapaian formal. Lebih dari itu, pendidikan perlu membantu manusia memahami dirinya, kehidupan, dan realitas yang ada di sekitarnya.

“Pendidikan jangan sampai hanya berhenti pada gelar dan pekerjaan. Pendidikan seharusnya membuat manusia semakin memahami kehidupan dan mampu membebaskan dirinya dari ketidaktahuan,” ujar Pingkan.

Persoalan pendidikan tersebut kemudian dikaitkan dengan pembahasan mengenai perempuan. Diskusi melihat bahwa stereotip sosial masih menjadi salah satu tantangan yang dapat membatasi ruang perempuan, termasuk dalam bidang sains, pendidikan, dan kepemimpinan. Karena itu, revitalisasi intelegensia yang diusung BEM FAI UMS tidak hanya diarahkan untuk menghidupkan kembali budaya berpikir di kalangan mahasiswa, tetapi juga membuka ruang untuk meninjau kembali pandangan terhadap peran perempuan. Perempuan dipandang memiliki posisi penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan peradaban.

Dalam diskusi tersebut, sosok Fatimah al-Fihri turut diangkat sebagai salah satu contoh historis kontribusi perempuan dalam dunia pendidikan. Tokoh yang hidup pada abad ke-9 tersebut dikenal sebagai pendiri Al-Qarawiyyin, yang kemudian berkembang menjadi salah satu pusat pembelajaran penting dalam sejarah Islam, kisah Fatimah al-Fihri menjadi pengingat bahwa keterlibatan perempuan dalam pendidikan dan perkembangan pengetahuan bukanlah gagasan yang sepenuhnya baru. Sejarah mencatat adanya perempuan yang mengambil peran dalam membangun ruang-ruang pendidikan dan pengetahuan.

Pembahasan kemudian mengarah pada satu gagasan utama bahwa perempuan dan laki-laki merupakan mitra dalam menjalani kehidupan. Kemitraan tersebut tidak semata-mata dilihat dari pembagian tugas, tetapi juga dari kemampuan untuk saling melengkapi dan memberikan dukungan dalam menjalani proses kehidupan.

Dalam diskusi, gagasan tersebut dianalogikan melalui sosok seorang CEO yang telah memiliki kekayaan, kecerdasan, dan berbagai pencapaian. Ketika seseorang telah memiliki berbagai hal tersebut, pasangan hidup tidak lagi sekadar dicari berdasarkan apa yang dapat diberikan secara material. Hal yang lebih penting adalah hadirnya seorang mitra taupun rekan hidup yang mampu mendukung perjalanan, memahami proses, dan tumbuh bersama.

Gagasan kemitraan tersebut juga dikaitkan dengan kehidupan rumah tangga dan pendidikan anak. Pendidikan dalam keluarga dipandang sebagai proses yang saling melengkapi. Kasih sayang, perhatian, pengalaman, keberanian mencoba, hingga kemampuan menghadapi berbagai tantangan menjadi bagian dari proses pendidikan yang berlangsung dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui diskusi Revitalisasi Intelegensia, BEM FAI UMS berupaya menjadikan ruang-ruang kampus sebagai tempat bertemunya gagasan dan pengalaman mahasiswa. Diskusi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas pemaknaan pendidikan, dari sekadar pencapaian akademik menuju proses pembentukan manusia yang mampu berpikir, memahami realitas, dan mengambil peran di tengah masyarakat.

BEM FAI UMS berharap kegiatan semacam ini dapat terus menjadi bagian dari kehidupan mahasiswa. Dengan menghadirkan ruang diskusi yang terbuka, BEM FAI UMS mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi penerima pengetahuan, tetapi juga menjadi bagian dari proses produksi gagasan dan pembentukan peradaban.

Kontributor: Irsyad Hakim Affandi

Editor: Muhammad Faisal Dwi Rifqi

 

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Radiasi di Cikande Ancam Lingkungan dan Kesehatan, Guru Besar Teknik Kimia UMS Soroti Lemahnya Pengawasan Impor

    Radiasi di Cikande Ancam Lingkungan dan Kesehatan, Guru Besar Teknik Kimia UMS Soroti Lemahnya Pengawasan Impor

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Kontaminasi material radioaktif Cesium 137 (Cs-137) yang terjadi di Kawasan Industri Cikande, Kabupaten Serang, Banten, menjadi perhatian publik. Bermula ketika Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat mendeteksi adanya zat Cs-137 pada udang beku ekspor dari Indonesia. Temuan ini memicu investigasi lanjutan terhadap penanggung jawab dalam permasalahan ini. Berdasarkan hasil uji lab […]

  • KOPIMU Hadir di Kopdar SUMU Jabar: Wujud Nyata Industrialisasi dari Hulu ke Hilir

    KOPIMU Hadir di Kopdar SUMU Jabar: Wujud Nyata Industrialisasi dari Hulu ke Hilir

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 50
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID, JABAR – Semangat membangun ekosistem usaha yang maju menjadi salah satu pesan utama dalam Kopdar SUMU Jawa Barat 2026. Acara ini digelar di Hall Evermos Center, Jalan Dago, Kota Bandung, pada Ahad (9/8). Sekitar 150 pengusaha dan pelaku ekonomi Muhammadiyah dari berbagai wilayah Jawa Barat hadir dan sepakat menjadikan industrialisasi sebagai jalan menuju […]

  • Milad ke-46 Malimpa, Film Dokumenter “Djajo” Diputar di UMS: Angkat Sosok Humanis Pecinta Alam yang Menginspirasi

    Milad ke-46 Malimpa, Film Dokumenter “Djajo” Diputar di UMS: Angkat Sosok Humanis Pecinta Alam yang Menginspirasi

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dalam rangka Milad ke-46, Mahasiswa Muslim Pecinta Alam (Malimpa) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pemutaran film dokumenter berjudul “Djajo”. Film ini merupakan bentuk penghormatan kepada almarhum Bang Djajo, sosok ikonik dalam dunia pecinta alam yang dikenal luas karena dedikasinya terhadap kegiatan sosial, kemanusiaan, dan spiritualitas. Ketua Steering Committee Milad ke-46 Malimpa, Yuzzri […]

  • Tim P2AD UMS Bina Petani JATAM Klaten Perluas Akses Pemasaran Padi Rojolele

    Tim P2AD UMS Bina Petani JATAM Klaten Perluas Akses Pemasaran Padi Rojolele

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 41
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Klaten – Tim Program Pengabdian Masyarakat Persyarikatan/AUM/Desa Binaan (P2AD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali memberdayakan persyarikatan dengan mengadakan pendampingan dan pembinaan kepada Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Klaten. Kegiatan pengabdian ini dilakukan secara berkala mulai dari bulan November 2024. Tim yang terdiri dari Prof. Dr. Kuswaji Dwi Priyono sebagai ketua tim dan […]

  • Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur HW UMS Jadi Wadah Penguatan Karakter dan Loyalitas Kader

    Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur HW UMS Jadi Wadah Penguatan Karakter dan Loyalitas Kader

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA — Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (HW UMS) sukses menyelenggarakan kegiatan Diklat Lanjutan dan Diklat Instruktur pada tanggal 9–16 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses kaderisasi dalam membentuk pandu Hizbul Wathan yang tangguh, berkarakter, serta memiliki kompetensi kepemimpinan dan kepanduan yang kuat. Mengusung tema “Mengasah Potensi, Mencetak Kader Tangguh […]

  • Kunjungan Studi Inspirasi SD Muhammadiyah Siboto ke SD Muhammadiyah Palur

    Kunjungan Studi Inspirasi SD Muhammadiyah Siboto ke SD Muhammadiyah Palur

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 113
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – SD Muhammadiyah Palur menerima kunjungan studi inspirasi dari SD Muhammadiyah Siboto Kalijambe, Sragen, pada Senin, 18 November 2024. Kunjungan ini diikuti oleh 15 orang, yang dipimpin oleh Kepala Sekolah, Nanang Ahsani, S.Pd.I. Tujuan kunjungan ini adalah untuk menambah wawasan dan pengetahuan mengenai pengelolaan sekolah, termasuk kegiatan belajar mengajar, kurikulum, program unggulan, dan sistem […]

expand_less