Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Seminar Nasional dan Kajian Akbar Meriahkan IQT Fair XII 2026, Usung Semangat Membaca Sejarah Membentuk Generasi Berakal

Seminar Nasional dan Kajian Akbar Meriahkan IQT Fair XII 2026, Usung Semangat Membaca Sejarah Membentuk Generasi Berakal

  • account_circle M Nur Isholattudin
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SURAKARTA – Seminar Nasional dan Kajian Akbar menjadi rangkaian puncak kegiatan IQT Fair XII 2026 yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 26 September 2026, bertempat di Gedung Graha 58 Serbaguna Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kegiatan ini mengangkat tema “Membaca Sejarah, Membentuk Generasi Berakal: Kuasa, Keadilan, dan Akar Perpecahan”.

Acara IQT Fair-XII merupakan ajang kompetisi Al-Qur’an dan keislaman tingkat nasional yang diperuntukkan bagi pelajar SMA/SMK/MA, santri pondok pesantren, mahasiswa/i, serta umum dengan rentang usia 15–24 tahun. Kegiatan ini terdiri dari empat cabang lomba yang dirancang untuk mengembangkan potensi peserta dalam bidang AlQur’an dan keislaman yaitu; Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Musabaqah Tilawah Qur’an (MTQ), Pidato Bahasa Indonesia, Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (MKTIQ).

Perlombaan ini diselenggarakan pada hari Ahad 20 September 2026 via zoom dan untuk finalnya dilaksanakan pada hari Sabtu 26 September 2026 mulai pukul 06.00 WIB, dilanjut dengan Seminar Nasional dan Kajian Akbar dan setelahnya pembagian hadiah kepada para pemenang lomba.

Dalam sambutannya, Muhammad Hidayat Yunus selaku Ketua Panitia IQT Fair 2026 menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat mendorong mahasiswa dan masyarakat umum untuk membaca sejarah secara objektif.

“Sejarah tidak hanya menjadi pengetahuan tentang masa lalu, tetapi juga harus menjadi bekal dalam membentuk generasi berakal yang mampu menegakkan keadilan serta mengatasi berbagai bentuk perpecahan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) UMS, Dr. Kharis Nugroho, Lc., M.Ud. Dalam sambutannya ia menekankan pentingnya membentuk generasi berakal sebagaimana konsep ulul albab dalam Al-Qur’an. Ia mengawali sambutannya dengan membacakan Surah Ali Imran ayat 190–191 yang menjelaskan tentang orang-orang berakal yang senantiasa mengingat Allah dan merenungkan penciptaan langit dan bumi.

“Generasi berakal di dalam Al-Qur’an dikenal dengan istilah ulul albab. Mereka bukan hanya orang-orang yang menggunakan akalnya untuk berpikir, tetapi juga senantiasa mengingat Allah dan merenungkan ciptaan-Nya. Oleh karena itu, saya tadi membacakan Surah Ali Imran ayat 190–191 sebagai pengantar untuk memahami karakter generasi berakal tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Kharis mengutip pesan gurunya, K.H. Hasan Abdullah Sahal, yang pernah menyampaikan, “Kita jangan hanya membaca sejarah, tetapi juga harus bisa menciptakan sejarah.” Ia kemudian mengaitkan pesan tersebut dengan kisah-kisah dalam Al-Qur’an yang mengandung banyak pelajaran bagi umat manusia.

“Al-Qur’an telah memberikan banyak kisah umat terdahulu untuk kita ambil ibrahnya. Melalui tema ini, kita berharap dapat mengupas bagaimana sejarah umat terdahulu dan perjalanan peradaban Islam hingga mencapai kejayaannya. Kisah-kisah dalam Al-Qur’an menunjukkan bahwa ada banyak pelajaran penting dari masa lalu yang perlu kita pahami dan jadikan bekal untuk kehidupan saat ini,” tegasnya.

Seminar Nasional dan Kajian Akbar ini menghadirkan dua narasumber, yakni Ustadz Doni Riw seorang seniman dan budayawan serta Ustadz Tholhah pengajar Qiraat Asyrah.

Melalui kajian yang disampaikan, Ustadz Doni Riw dan Ustadz Tholhah turut memberikan perspektif mengenai tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut. Dalam pemaparannya, Ustadz Doni Riw mengibaratkan sejarah seperti sebuah foto.

“Sejarah itu sama halnya dengan foto, keduanya sama-sama merekam suatu peristiwa yang dapat dilihat kembali pada waktu yang berbeda. Jika foto mengabadikan peristiwa dalam bentuk gambar, sejarah merekam kejadian masa lalu yang dapat dipelajari oleh generasi berikutnya,”ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sejarah akan terasa lebih bermakna ketika seseorang mampu melihat keterlibatan dirinya di dalamnya.

“Sebagaimana sebuah foto menjadi lebih berarti ketika seseorang menemukan dirinya dalam gambar tersebut, sejarah pun dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam ketika seseorang menyadari keterkaitannya dengan peristiwa masa lalu,”jelasnya.

Sementara itu, Ustaz Tholhah menekankan pentingnya menuntut ilmu sebagai ibadah yang berlangsung sepanjang hayat.

“Menuntut ilmu itu merupakan salah satu ibadah terpanjang dalam kehidupan manusia, yang dimulai sejak seseorang memasuki fase tamyiz, yakni ketika mulai mampu membedakan hal yang baik dan buruk, hingga akhir hayat,”ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kehidupan yang berjalan ini juga dapat menjadi salah satu sarana untuk menuntut ilmu.

“Proses belajar tidak terbatas pada pendidikan formal, melainkan dapat berlangsung dalam berbagai aspek kehidupan. Menuntut ilmu menjadi amalan yang perlu terus dijaga dan diistiqamahkan sepanjang hayat,”ungkapnya.

Pemaparan dari kedua narasumber tersebut mengajak peserta untuk memandang sejarah bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan bagian dari kehidupan yang dapat memberikan pelajaran bagi masa kini. Di sisi lain, pentingnya menuntut ilmu sepanjang hayat menjadi pengingat bahwa proses belajar merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, IQT Fair XII 2026 juga menggelar pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba. Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi dan pencapaian para peserta dalam berbagai kompetisi yang telah diselenggarakan.

Melalui rangkaian kegiatan ini, IQT Fair XII 2026 diharapkan tidak hanya menjadi wadah pengembangan potensi dan prestasi mahasiswa, tetapi juga mendorong tumbuhnya generasi muda yang berkarakter Qur’ani, berwawasan luas, serta mampu mengambil pelajaran dari sejarah dan mengamalkan ilmu dalam kehidupan.

*Unais/Didin

  • Penulis: M Nur Isholattudin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa dan Kultur Ngopi: Antara Kafein, Idealisme, dan Spiritualitas yang Tak Boleh Ketinggalan

    Mahasiswa dan Kultur Ngopi: Antara Kafein, Idealisme, dan Spiritualitas yang Tak Boleh Ketinggalan

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Al Hafidz, S.Ag (Kader IMM Pondok Shabran UMS) Ngopi bagi mahasiswa bukan lagi sekadar menyeruput cairan pahit yang nendang di tenggorokan. Ini sudah jadi budaya. Gaya hidup. Ritual harian. Bahkan tempat pelarian. Entah dari tugas kuliah yang menumpuk, skripsi yang mandek, atau cuma pengen duduk sebentar tanpa mikirin apa-apa. Dari kafe estetik ber […]

  • Edukasi Remaja oleh Tim KKN MAs di MTS Nurul Falah Paluh

    Edukasi Remaja oleh Tim KKN MAs di MTS Nurul Falah Paluh

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Mempura, Siak – 11 Agustus 2025, Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) MAs Kelompok 16 melaksanakan program edukasi dan sosialisasi bertajuk “Menjadi Remaja Hebat, Sehat, dan Bahagia” di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Falah Paluh, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, pada Senin (11/8/2025). Kegiatan yang diikuti oleh 30 siswa kelas VII hingga IX ini berlangsung selama satu […]

  • Forum Muda Bicara Pendidikan Dorong Pemahaman Publik tentang TKA

    Forum Muda Bicara Pendidikan Dorong Pemahaman Publik tentang TKA

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 29
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tangerang Selatan – Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi tema utama dalam forum Muda Bicara Pendidikan yang digelar di Serambi Temu, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (3/9/2025). Acara ini mempertemukan tokoh pendidikan, praktisi, guru, hingga perwakilan pelajar untuk mendiskusikan peran TKA dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Kepala PSKP UAD sekaligus Tenaga Ahli Kementerian Pendidikan Dasar dan […]

  • Merawat Silaturahmi, PRM Manggis Selenggarakan Pengajian Umum Dan Halal Bi Halal 1445 H

    Merawat Silaturahmi, PRM Manggis Selenggarakan Pengajian Umum Dan Halal Bi Halal 1445 H

    • calendar_month Senin, 15 Apr 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 329
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sirampog – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Manggis Kota, Kecamatan Sirampog selenggarakan pengajian umum dan halal bi halal bersama seluruh masyarakat Dukuh Manggis dan sekitarnya. Bertepatan pada hari Ahad,05 Syawwal 1445 H atau 14 April 2024 M. Acara terselenggara dengan lancar dan baik ditandai salah satunya, antusias masyarakat dukuh manggis berbondong-bondong mengikuti acara tersebut dari […]

  • Ilmu Hukum UMS Kenalkan Batik Indonesia melalui Cultural Exchange dan Pengabdian Internasional di Vietnam

    Ilmu Hukum UMS Kenalkan Batik Indonesia melalui Cultural Exchange dan Pengabdian Internasional di Vietnam

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 48
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; SURAKARTA – Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum Fakultas Ilmu Hukum dan Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan rangkaian kegiatan International Exposure dan International Community Service di Vietnam pada 9-14 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Prodi Ilmu Hukum UMS dalam memperluas jejaring akademik internasional sekaligus mengenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat global. […]

  • Husein, Santri Ponpes Al-Mujahidin Raih Medali Perunggu pada Kejurnas Remaja 2023 di Sumbar

    Husein, Santri Ponpes Al-Mujahidin Raih Medali Perunggu pada Kejurnas Remaja 2023 di Sumbar

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 575
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Muhammad Husein Firdaus, Santri Pondok Pesantren Al-Mujahidin kelas 11 C SMA Muhamamdiyah 2 Al-Mujahidin merupakan salahsatu atlet Kontingen Tapak Suci Putera Muhammadiyah Pimpinan Daerah 042 Kota Balikpapan yang meraih medali perunggu di kategori remaja kelas B putra pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Remaja 2023 di Payakumbuh, Sumatra Barat (Sumbar). Bisa bertanding di kancah nasional […]

expand_less