Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pantau Program Revitalisasi 252 Sekolah SMP Region 1 Jateng, UMS Perkuat Peran Kampus Berdampak

Pantau Program Revitalisasi 252 Sekolah SMP Region 1 Jateng, UMS Perkuat Peran Kampus Berdampak

  • account_circle Hammam Alghazy
  • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Pemantauan Program Revitalisasi Sekolah dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menjadikan momen rapat koordinasi sebagai penguatan pesan agar seluruh tim bekerja dengan sebaik-baiknya untuk penguatan kampus berdampak.

Ketua Tim Pelaksana Pemantauan dari UMS Ir. Nurhasan, MT dosen Prodi Arsitektur menyebut keterlibatan UMS dalam program ini merupakan salah satu bentuk implementasi konsep Kampus Berdampak, yakni mendorong perguruan tinggi agar tidak hanya berperan dalam kegiatan pendidikan dan penelitian, tetapi juga memberikan kontribusi nyata melalui kolaborasi dan pengabdian kepada masyarakat.

“Melalui keterlibatan langsung dalam program revitalisasi sekolah, UMS berupaya menghadirkan keahlian akademik dan profesionalisme sumber daya manusia perguruan tinggi untuk mendukung peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan,” ujarnya, Rabu (30/9/2026).

Kerja sama antara Tim Pemantauan Program Revitalisasi Sekolah UMS dan program revitalisasi sekolah telah terjalin melalui pendampingan terhadap 133 satuan pendidikan jenjang SMP di regional Jawa Tengah 1. Sekolah-sekolah tersebut merupakan penerima manfaat Program Revitalisasi Sekolah Tahun Anggaran 2026 yang menjadi sasaran kegiatan pemantauan.

Kerjasama ini terhitung sejak 1 Agustus 2026 hingga 31 Desember 2026. Pada tahap ini tim yang terlibat sebanyak 18 orang, terdiri dari 1 orang ketua Tim pelaksana, 2 Koordinator, 14 orang Fasilitator dan 1 orang administrasi. Ketua Tim dan 2 koordinator dan 1 fasilitator berasal dari dosen Prodi Arsitektur. Sedangkan 13 fasilitator direkrut dari alumni prodi Arsitektur dan Teknik Sipil, baik senior maupun lulusan baru.

Sebelum berkontrak sebagai Pemantau Program Revitalisasi, anggota tim telah bekerja sebagai petugas verval untuk memverifikasi dan memvalidasi sekolah-sekolah yang perlu mendapatkan bantuan revitalisasi sekolah dari Kemendikdasmen. Kegiatan ini dilakukan dengan cara terjun langsung, tim verval melakukan pengecekan bangunan ke sekolah-sekolah. Hasil verval dikirim kementerian untuk tahap berikutnya.

Tahap selanjutnya tim bertindak sebagai reviewer untuk memberikan bimbingan kepada sekolah untuk menyiapkan dokumen perencanaan dan dokumen pendukung administrasinya. Dalam hal ini Tim Reviewer bekerja dengan memberikan pendampingan secara online maupun offline hingga dokumen dinyatakan layak dan sekolah menandatangani perjanjian kerja sama. Dokumen ini berisi jenis menu, volume dan besaran dana revitalisasi yang diterima sekolah.

Revitalisasi ini menggunakan model swakelola. Seluruh dana (100%) langsung turun ke rekening bendahara sekolah. Sementara pembangunan dilaksanakan mandiri oleh sekolah dalam manajemen P2SP (Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan).

Untuk menjamin pelaksanaan revitalisasi berjalan dengan baik dan menghasilkan bangunan yang berkualitas, pihak kementerian mengangkat tIm pelaksana dari perguruan tinggi sebagai pemantau di lapangan.

“Alhamdulillah setelah melalui proses seleksi yang cukup ketat, UMS terpilih menjadi memantau revitalisasi 311 sekolah pada tahun 2025, dan 133 pada tahun 2026 di tahap awal ini,” ujar Nurhasan.

Sekolah-sekolah tersebut tersebar di 21 Kabupaten Kota di Provinsi Jawa Tengah. Di antaranya Kab Banyumas, Kab Banjarnegara, Kab Purworejo, Kab Batang, Kab Pemalang, Kab Magelang, Kab Klaten, Kab Boyolali, Kab Wonogiri, Kab Karanganyar, Kab Sukoharjo, Kab Sragen , Kab Semarang, Kab Kudus , Kab Jepara, Kab Rembang, Kab Pati, Kab Blora, Kota Surakarta, Kota Semarang dan Kota Tegal.

Dalam pelaksanaannya, tim Pemantauan Program Revitalisasi Sekolah UMS telah melakukan pemantauan secara periodik melalui kunjungan lapangan ke masing-masing satuan pendidikan. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi perkembangan pelaksanaan program, memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi di lapangan, serta memastikan proses revitalisasi berjalan sesuai dengan ketentuan dan tujuan yang telah ditetapkan.

Pada rapat kali ini disampaikan progress pemantauan berdasarkan laporan bulan Agustus dan perkembangan pemantauan lapangan di bulan September ini.

Berdasarkan kompilasi laporan fasilitator bulan Agustus, diperoleh informasi bahwa:

– Pada bulan Agustus 2026 target rata-rata sebesar 9,51 %. Rerata target tertinggi adalah Kabupaten Kudus sebesar 15.65% dan target terendah di Kabupaten Purworejo. sebesar 4.18%.

– Capaian progres fisik bervariasi. Pada bulan Agustus 2026 capaian rerata progres fisik sebesar 14,85 %. Rerata progres tertinggi adalah Kabupaten Semarang sebesar 37.07% dan rerata progres terendah di Kabupaten Sragen sebesar 6.74%.

– Pada akhir bulan Agustus 2026 (pekan ke 4), dari seluruh Satpen sebagian besar memiliki deviasi positif sebanyak 80.92% atau 106 Satpen. Proporsi kedua adalah Satpen dengan deviasi sedang yaitu 8.40% (11 Satpen). Urutan ketiga adalah Satpen dengan deviasi tinggi sebanyak 6.11% (8 Satpen), dan terakhir Satpen deviasi rendah sebanyak 4.58% (6 Satpen).

– Jika dibandingkan antara target dan realisasi, terlihat perkembangan yang progresif. Jika pada pekan 1 terdapat realisasi di bawah target, maka pada pekan ke dua kondisi sudah seimbang antara target dan realisasi. Mulai pekan ke 3 hingga pekan ke 4 (akhir bulan Agustus) region Jawa Tengah 1 memiliki rerata realisasi lebih tinggi dari target (deviasi positif).

– Sesuai PKS, 131 Satpen mengelola dana hibah sebanyak Rp 96,148,343,000. Sampai dengan bulan Agustus 2026 (pekan ke 4) telah terserap dana sebanyak Rp. 14,170,645,765 (14.74%). Besaran serapan anggaran di bulan Agustus ini relatif seimbang dengan rerata progres fisik sebesar 14.85%.

Dari beberapa indikator progress fisik dan keuangan di atas, kemudian dilakukan identifikasi permasalahan dan alternatif solusinya untuk diaplikasikan di bulan September. Selanjutnya mengacu pemantauan Fasilitator, diperoleh informasi bahwa beberapa sekolah pada bulan September ini telah mencapai progress lebih dari 50%. Realisasi ini merupakan prestasi tersendiri karena melebihi target yang telah ditetapkan.

Berdasarkan penilaian kinerja yang dilakukan pihak kementerian kembali memberikan kesempatan UMS menjadi pemantau sekolah lainnya.

“Ini merupakan bentuk keberlanjutan kolaborasi sekaligus pengakuan terhadap kontribusi UMS dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan,” kata Nurhasan.

Pada kesempatan ini Tim Pelaksana Pemantauan UMS memperoleh tambahan penugasan untuk mendampingi sebanyak 119 sekolah jenjang SMP. Untuk melaksanakan tugas, kekuatan tim ditambah 14 orang, terdiri dari 1 koordinator seorang dosen Prodi Arsitektur, 12 Fasilitator yaitu 1 orang dosen Teknik Sipil dan 11 alumni, serta 1 orang tenaga administrasi berasal dari tendik. Dengan tambahan tersebut, pada tahun 2026 total sekolah yang menjadi cakupan pendampingan UMS mencapai 252 sekolah, melibatkan 32 orang sebagai tim pemantau.

“Ke depan, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah pusat diharapkan dapat terus diperkuat sehingga program revitalisasi sekolah memberikan manfaat berkelanjutan bagi satuan pendidikan, tenaga pendidik, dan peserta didik. Melalui kolaborasi tersebut, UMS berupaya menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus mempertegas peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam pembangunan pendidikan nasional,” tandas Nurhasan. (Maysali/Humas)

  • Penulis: Hammam Alghazy

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengarusutamakan Psikologi Kesehatan Mental, UMS Kukuhkan Prof. Eny Purwandari sebagai Guru Besar Ke-60

    Mengarusutamakan Psikologi Kesehatan Mental, UMS Kukuhkan Prof. Eny Purwandari sebagai Guru Besar Ke-60

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi mengukuhkan Prof. Dr. Eny Purwandari, S.Psi., M.Si., sebagai Guru Besar ke-60 Bidang Psikologi Kesehatan Mental. Pengukuhan berlangsung dalam Sidang Terbuka Senat di Auditorium Moh. Djazman UMS, bersamaan dengan pengukuhan Prof. Ir. Mochamad Solikin, M.T., Ph.D sebagai Guru Besar ke-61 Bidang Teknologi Bahan Konstruksi, Kamis (19/6). Prosesi pengukuhan […]

  • Puncak Milad ‘Aisyiyah ke-109: PCA Grogol Hadirkan Pakar Psikologi Keluarga

    Puncak Milad ‘Aisyiyah ke-109: PCA Grogol Hadirkan Pakar Psikologi Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 43
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Grogol – Dalam rangka memperingati Milad ‘Aisyiyah, PCA Grogol menggelar Seminar Pra Nikah Ahad (31/5), bertempat di Panti Asuhan Yatim Putri ‘Aisyiyah Grogol. Kegiatan ini diikuti oleh kader, remaja, serta masyarakat umum. Seminar ini dipilih sebagai acara puncak milad karena keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang kuat dan berkemajuan. Tumirah Ketua PCA […]

  • Reorientasi dan Kesadaran Kolektif sebagai Jalan Transformasi Pendidikan

    Reorientasi dan Kesadaran Kolektif sebagai Jalan Transformasi Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Oleh: Najib Maulana Alfikri, Guru Muhammadiyah Di tengah hiruk-pikuk narasi tentang pentingnya pendidikan sebagai jalan menuju masa depan yang cerah, realitas menunjukkan bahwa sistem pendidikan kita justru semakin mengkhawatirkan. Pendidikan tidak lagi dipandang sebagai hak dasar semua orang, melainkan telah berubah menjadi barang dagangan. Esensinya sebagai proses pembentukan karakter, pengembangan pengetahuan, dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan […]

  • Open Recruitment Koordinator Daerah Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU), Yuk Gabung!

    Open Recruitment Koordinator Daerah Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU), Yuk Gabung!

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 154
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) open recruitment koordinator daerah di seluruh wilayah Indonesia. Inilah saatnya memperkuat jaringan dengan seluruh pengusaha di daerah Anda. Serikat Usaha Muhammadiyah adalah komunitas pengusaha dan calon pengusaha terbuka bagi siapapun. SUMU memiliki visi “Mengantarkan 30 Anggota SUMU Menjadi Top 100 Orang Terkaya Indonesia Pada Tahun 2045”. Syarat dan Proses […]

  • Bukan Sekadar Keterwakilan: Menanti Taring Politik IMMawati

    Bukan Sekadar Keterwakilan: Menanti Taring Politik IMMawati

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Oleh: Musyafa Syamil Arroyan, Kader IMM dan Mahasiswa Double Degree UIII & The University of Edinburgh Dua tahun silam, tepatnya pada 2024, saya pernah menulis sebuah artikel tentang partisipasi perempuan dalam panggung politik. Tulisan itu lahir bertepatan dengan Muktamar XX Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Palembang. Kala itu, selepas pemilihan formatur, muncul kegaduhan karena tidak […]

  • UMS Gaungkan Internasionalisasi Kampus Lewat Pertukaran Budaya Mahasiswa

    UMS Gaungkan Internasionalisasi Kampus Lewat Pertukaran Budaya Mahasiswa

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Biro Kerjasama dan Urusan Internasional (BKUI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Intercultural Sharing Session, yang menghadirkan mahasiswa internasional dari Uzbekistan, serta mahasiswa UMS dari berbagai program studi. Acara yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini menjadi wadah pertukaran pengalaman akademik dan budaya antar mahasiswa lintas negara. UMS mengadakan Program Inbound Mobility […]

expand_less