Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Organisasi Humanity United Project Indonesia Terima Omer Kanat: Pendukung Zionis Berkedok Pembela Uyghur

Organisasi Humanity United Project Indonesia Terima Omer Kanat: Pendukung Zionis Berkedok Pembela Uyghur

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
  • visibility 755
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Organisasi Humanity United Project Indonesia (HUPI) menerima kedatangan Omer Kanat, seorang pendukung Zionis yang berkedok pembela Uyghur di Indonesia.

Penerimaan itu secara nyata tampak dalam International Focus Group Discussion (FGD) yang diinisiasi oleh organisasi Humanity United Project Indonesia berkolaborasi dengan Uyghur Human Rights Project di Hotel Alia Cikini pada Senin (2/9/24).

Namun nyatanya, World Uyghur Congress (WUC) ternyata diam-diam mendapat sokongan dana dari Barat.

Hal itu tampak dari sikap standar ganda yang dilakukan oleh media-media Barat dalam framing pemberitaan yang bias yang dilancarkan lewat NGO internasional.

World Uyghur Congress (WUC) merupakan NGO internasional yang sangat nyaring bersuara mengkampanyekan HAM etnis Uyghur Xinjiang Tiongkok di seluruh dunia.

Begitupun dalam pernyataan resminya pada (9/10/) World Uyghur Congress (WUC) yang berpusat di Jerman secara terang-terangan mendukung Israel dan tidak menyinggung sama sekali korban Israel di Gaza.

Sebagaimana tampak dalam unggahan Dolkun Isa, Presiden World Uyghur Congress (WUC) di laman Xnya pada 10 Oktober lalu, kemudian diperkuat oleh Rushan Abbas dan Omer Kanat, dua aktivis Uighur Human Right Program Project (UHRP) yang kerap kali datang ke Indonesia dan Malaysia untuk berkampanye mencari dukungan organisasi dan kelompok Muslim untuk aktivitasnya.

Ditolak Malaysia

Sebelum diterima di Indonesia, Omer Kanat sempat menjadwalkan untuk berkampanye ke Malaysia, tetapi ditolak. Sebab Omer Kanat dan WUC (World Uyghur Congress) adalah pendukung Zionis Israel.

Dilansir dari laman Malaysia Post, Mohd Azmi Abdul Hamid mengajak warga Malaysia dan seluruh dunia yang mendukung Palestina untuk menolak kedatangan Omer Kanat ke negara-negara masing.

Presiden Majlis Perundingan Pertumbuhan Islam Malayesia (MAPIM) itu juga mengkritik Kongress Uyghur Sedunia bekerja sama dengan dunia Islam terutama dengan MalaysiaGazette.

“Kita mahu Kongres Uyghur Sedunia membetulkan sikap dan pendirian mereka kerana Uyghur sebagai etnik Islam harus menunjukkan keselarian pendirian dengan umat islam seluruh dunia dan juga mereka yang cintakan keadilan pembebasan Palestin,” katanya kepada MalaysiaGazette.

Omer Kanat dan World Uyghur Congress (WUC) tidak hanya mendapatkan sokongan dana dari Barat, tapi mereka juga membangun hubungan yang lebih erat dan mendalam dengan organisasi Zionis Israel.

Diketahui, pada Juli 2023, Elis Weisel Foundation for Humanity, organisasi Zionis di Amerika Serikat melaporkan bahwa yayasan ini memberikan dana sejumlah US$550,000 (RM2.62 million) kepada World Uyghur Congress (WUC), Uyghur Human Right Project (UHRP), dan Jewish World Watch (JWW) untuk menyokong operasi organisasi tersebut.

Omer kanat juga sering mengikuti acara-acara yang diselenggarakan oleh organisasi Zionis. Seperti acara yang diadakan oleh Adas Israel Congregation di Washington pada 7 Oktober 2023.

Pada tanggal 23 Oktober 2023, Omer Kanat juga menghadiri forum penghargaan anugerah hak asasi yang diadakan oleh Lantos Foundation. Diketahui bahwa yayasan ini secara terbuka mendukung kekejaman Zionis dan mengutuk Hamas yang melancarkan ‘serangan penganas’ untuk ‘menghapus Jewish dan tanah air mereka’.

Tepat dua hari pasca serangan Hamas ke Israel pada tanggal 9 Oktober 2023 lalu, World Uyghur Congress (WUC) mengeluarkan sikap mengecam serangan tersebut.

Saat itu, Omer Kanat selaku Eksekutif Pengurus Komite World Uyghur Congress (WUC) sekaligus Eksekutif Program Hak Asasi Manusia Uyghur (UHRP) secara terbuka mengutuk tindakan Hamas dan berdiri berssma Israel untuk menghancurkan Hamas.

Begitupun dengan organisasi “Campaign for Uyghur” yang masih berafiliasi dengan World Uyghur Congress (WUC) yang menyatakan bahwa organisasi ini berdiri bersama Israel.

Diterima Indonesia

Lantas, bagaimana Omer Kanat bisa diterima di Indonesia? Negara Indonesia sejak dulu berdiri bersama Palestina. Ini sangat memprihatikan. Bagaimana mungkin sebuah organisasi yang ada di Indonesia menerima orang yang secara terbuka mendukung Zionis Israel atas penjajahan rakyat Palestina.

Organisasi Humanity United Project Indonesia (HUPI) bahkan mengundangnya menjadi pembicara dalam forum yang bertajuk “Mengurai Konflik Uyghur: Pendekatan Moderat untuk Mewujudkan Kebebasan dan Perdamaian”, sedangkan Omer Kanat adalah pendukung Israel.

Di tengah genosida Zionis Israel atas rakyat Palestina yang terus berlanjut tentu menerima seorang tokoh yang mendukung Zionis Israel adalah sikap yang tidak dibenarkan.

Sikap Humanity United Project Indonesia (HUPI) hanya memperburuk citra Indonesia di hadapan dunia yang selama ini tengah mendukung genjatan senjata atas konflik Israel dan Palestina.

Jika Malaysia saja bisa menolak kedatangan Omer Kanat, lantas kenapa Indonesia tidak? Bukankah Indonesia selama ini selalu berdiri dengan tegak dalam membantu dan membela Palestina di hadapan negara-negara dunia.

Berbagai aktivitas atau kerja sama dengan NGO yang mendukung Israel harus diselesaikan. Ini akan menandakan komitmen bangsa ini akan terus bersama Palestina. (Rojak)

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Perkuat Peran Kampus dalam Advokasi Perlindungan Perempuan dan Anak

    UMS Perkuat Peran Kampus dalam Advokasi Perlindungan Perempuan dan Anak

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 42
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat komitmennya dalam perlindungan perempuan dan anak dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pengadilan Tinggi Agama Semarang dengan Gubernur & Kapolda Jawa Tengah serta 16 Stakeholder lainnya. Penandatanganan ini merupakan inisiatif dari Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Semarang dalam rangka “Upaya Memberikan Perlindungan Perempuan & Anak”, yang diselenggarakan pada Kamis […]

  • HUT ke-81 RI, Asy-Syifa’ Tanamkan Makna Kemerdekaan sebagai Rahmat Allah

    HUT ke-81 RI, Asy-Syifa’ Tanamkan Makna Kemerdekaan sebagai Rahmat Allah

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jepara— Pondok Pesantren Modern Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo turut memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengangkat semangat kebangsaan sekaligus menanamkan kesadaran kepada para santri bahwa kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari pertolongan dan rahmat Allah SWT. Pesan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan di lingkungan Pondok Pesantren Modern Asy-Syifa’ Muhammadiyah Blimbingrejo. […]

  • UMS Terima Studi Banding Universitas Garut, Perkuat Inovasi Pendidikan Jasmani Berbasis OBE

    UMS Terima Studi Banding Universitas Garut, Perkuat Inovasi Pendidikan Jasmani Berbasis OBE

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan komitmennya sebagai rujukan pengembangan pendidikan tinggi dengan menerima kunjungan studi banding dari Universitas Garut pada Kamis (23/4). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMS lantai 8 ini menegaskan peran strategis UMS dalam penguatan kualitas Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjasorkes). Wakil […]

  • UMS Terima Penghargaan Top Kampus Penggerak Prestasi Mahasiswa Nasional dari Jawa Pos Radar Solo

    UMS Terima Penghargaan Top Kampus Penggerak Prestasi Mahasiswa Nasional dari Jawa Pos Radar Solo

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang Anugerah Pendidikan 2025 yang diselenggarakan oleh Jawa Pos Radar Solo, Selasa (28/10) di The Sunan Hotel Surakarta, UMS melalui Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi meraih penghargaan kategori Top Kampus Penggerak Prestasi Mahasiswa Nasional. Wakil Rektor I UMS, Prof. […]

  • Dari Peta hingga Pohon, KKN 03 UMSURA Tinggalkan Jejak Positif di Kedungsoko

    Dari Peta hingga Pohon, KKN 03 UMSURA Tinggalkan Jejak Positif di Kedungsoko

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KABARMU.ID, NGANJUK – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 03 Universitas Muhammadiyah Surabaya di Desa Kedungsoko Kabupaten Nganjuk hari ini pada 31 Juli 2026 telah melakukan peresmian peta desa dan penanaman bibit pohon yang dihadiri oleh, perangkat desa, warga dan perwakilan Dinas Kehutanan Kabupaten Nganjuk. Keduanya adalah program kerja yang dilakukan tim KKN 03 UMSURA […]

  • Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Waryono: Tujuan LAZ Mengentaskan Kemiskinan Wujudkan Kesejahteraan

    Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Waryono: Tujuan LAZ Mengentaskan Kemiskinan Wujudkan Kesejahteraan

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID JAKARTA – Milad ke – 24 Lazismu temanya menarik yaitu Integrasi Menguatkan Dampak. Ini yang sebenarnya sering disampaikan di berbagai pertemuan. Hampir semua orang membicarakan tapi tidak mudah. Demikian disampaikan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Waryono Abdul Ghafur. Menurutnya, kita sering berusaha mengintegrasikan uang, sementara mengintegrasikan data […]

expand_less