Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Pentingnya Pendidikan Berkualitas: Warisan Pemikiran Buya Hamka dalam Membentuk Pribadi Berkarakter Penerus Bangsa

Pentingnya Pendidikan Berkualitas: Warisan Pemikiran Buya Hamka dalam Membentuk Pribadi Berkarakter Penerus Bangsa

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 21 Des 2023
  • visibility 228
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Muhammad Helmi Nurrohman*

Dalam mewujudkan penerus bangsa yang berkarakter dan unggul, pentingnya pendidikan berkualitas menjadi pilar utama. Warisan pemikiran Buya Hamka menjelma sebagai panduan berharga dalam membentuk pribadi yang kokoh dan berintegritas. Dimana banyaknya kemerosotan dalam pembangunan karakter pada penerus bangsa ini, sehingga timbul kecemasan bagaimana kualitas para penerus bangsa ini?. Buya Hamka, sebagai seorang intelektual dan ulama besar Indonesia, telah meninggalkan warisan pemikiran yang memandang hal ini sebagai aspek krusial dalam memajukan masyarakat. Konsep-konsep yang diusung oleh Buya Hamka, serta pemaparan tentang betapa hal ini menjadi pondasi yang tak dapat digantikan dalam membentuk individu yang memiliki karakter, yang pada gilirannya menjadi pendorong positif bagi kelangsungan dan kemajuan bangsa.

Menurut Hamka, dalam bukunya pribadi hebat. Pribadi yang besar adalah pilar utama dalam membentuk kebangsaan, karena kebesaran pribadi menjadi landasan kuat yang menggerakkan kemajuan suatu bangsa. Sebaliknya, keteguhan bangsa merupakan faktor penting yang membentuk karakter pribadi, menciptakan kohesi sosial yang esensial untuk pertumbuhan bersama.

Bisa di lihat, bahwa seberapa crusial sebuah pendidikan karakter untuk kemajuan sebuah bangsa atau negara. lalu apakah hanya pemuda saja yang harus mendapatkan pendidikan karakter dan akhlak untuk kemajuan sebuah bangsa? Tentu tidak, ada beberapa elemen seperti orang tua dan guru, yang harus sudah lepas dari penjajahan jiwa dan pemikiran kolot yang ditanamkan pada masa penjajahan sehingga menimbulkan banyaknya karakter pribadi orang tua dan guru kita, yang tidak berani berbeda dengan pendapat umum, berpikir dengan pikiran orang lain, tidak sanggupnya menyatakan pendirian sendiri. Secara tidak langsung tersampaikan kepada penerus bangsa kita ini.

Oleh karena itu, kita tidak hanya dapat mengandalkan sistem pendidikan tradisional. Selain itu, kita harus mengedepankan sistem pendidikan yang menekankan kemampuan berpikir dan berkerja. Kemampuan untuk merumuskan dan mengaplikasikan ide atau gagasan dalam kehidupan sehari-hari menjadi kunci. Individu dengan kualitas seperti ini diperlukan untuk mengisi kemerdekaan ini, pribadi yang telah melepaskan diri dari bayang-bayang penjajahan jiwa yang ditinggalkan oleh masa penjajahan dahulu.

Lalu pendidikan karakter seperti apa yang harus kita ikuti, apakah seperti barat yang memakai ilmu pengetahuan untuk memenuhi kebutuhan hidup,nafsu, dan materi. Sehingga terciptalah Bom Atom dan Nuklir yang mengancam kehidupan manusia. Atau seperti timur yang hanya menggunakan ilmu untuk mementingkan kebatinan saja, dan mengesampingkan dunia, sehingga matilah semangat mereka untuk berjuang untuk kepentingan dunia.

Menurut Hamka dalam bukunya pribadi hebat. .Kita harus memiliki cita-cita, kemauan, pemikiran, dan usaha untuk menyatukan kedua kepentingan tersebut. Tujuan utama kita adalah kebahagiaan bagi bangsa dan tanah air, serta setelahnya bagi seluruh dunia. Ini mencakup dimensi lahir dan batin, materi dan jiwa, jasmani dan ruhani, kekuatan dan pengaruh, ilmu pengetahuan dan usaha, serta keyakinan agama dan pandangan kemanusiaan. Dengan mengintegrasikan semua aspek ini, kita dapat mencapai kemajuan yang holistik dan berkelanjutan.

Maka dari itu, penting bagi kita untuk menanamkan pada setiap anak bangsa bahwa ilmu pengetahuan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian materi atau urusan akhirat semata. Ilmu pengetahuan haruslah menjadi landasan untuk membentuk karakter pribadi yang seimbang, menggabungkan aspek materi, rohani, dan jiwa. Dengan pendekatan ini, kita tidak hanya fokus pada dunia yang akan datang atau kepentingan duniawi semata, namun juga memberikan perhatian pada realitas kehidupan sehari-hari.

Dalam rangka menciptakan karakter baru bagi anak bangsa, kita perlu mengembangkan pribadi yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai materi dan spiritual, tanpa mengabaikan konteks dunia yang sedang dijalani saat ini. Hal ini akan membentuk kepribadian yang tangguh, berani, dan mampu mempertahankan identitas bangsa tanpa harus tunduk kepada pengaruh dari pribadi bangsa lain.Dengan demikian, langkah ini bukan hanya tentang menciptakan generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga mengarah pada pembentukan karakter yang kokoh dan berdaya, menjadikan anak bangsa mampu menghadapi tantangan dunia modern dengan keberanian dan keutuhan nilai-nilai kulturalnya. Mari bersama-sama menyatukan aspek-aspek tersebut dalam pendidikan dan pembinaan generasi penerus, agar tercipta bangsa yang berkarakter dan mampu berkontribusi positif dalam skala global.

“Kepada pemuda, bebanmu akan berat, jiwamu harus kuat. Akan tetapi, aku percaya langkahmu akan jaya. Kuatkan pribadimu” – HAMKA

*Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edukasi Efek Samping dan Keamanan Laparoskopi, Dosen FKIK UMY Tingkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Bedah Minimal Invasif

    Edukasi Efek Samping dan Keamanan Laparoskopi, Dosen FKIK UMY Tingkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Bedah Minimal Invasif

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID; YOGYAKARTA – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui kegiatan pengabdian masyarakat menyelenggarakan program edukasi mengenai efek samping dan keamanan prosedur laparoskopi sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat terhadap tindakan bedah minimal invasif. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif sekaligus mengurangi kekhawatiran masyarakat terhadap prosedur medis tersebut. Kegiatan tersebut diketuai oleh […]

  • Peresmian Asrama Griya Qur’an Al-Inayah, Lembaga Pendidikan Berbasis Ilmu Al-Qur’an

    Peresmian Asrama Griya Qur’an Al-Inayah, Lembaga Pendidikan Berbasis Ilmu Al-Qur’an

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 237
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Ponorogo – Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo, Drs. Muh Syafruddin, MA meresmikan asrama lantai 2 Griya Qur’an Al-Inayah Pulung, pada Jum’at (29/3/24). Tidak seperti peresmian gedung pada umumnya yang dilakukan dengan pengguntingan pita, peresmian gedung digelar secara sederhana namun penuh dengan khidmat. Diawali dengan tasmi’ santri bersama, sambutan dan tausiyah, peresmian diakhiri […]

  • RAKORSUS LAZISMU PWM KALIMANTAN SELATAN PERTAJAM LINI KELEMBAGAAN

    RAKORSUS LAZISMU PWM KALIMANTAN SELATAN PERTAJAM LINI KELEMBAGAAN

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 149
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banjarbaru – Sebagai Unsur Pembantu Pimpinan (UPP), Lazismu Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan berkewajiban untuk menjalankan Tanfidz Keputusan Musyawarah Wilayah ke-38 Muhammadiyah Kalimantan Selatan Bidang Zakat, Infak, dan Sedekah. Salah satu langkah yang ditempuh untuk menjalankan kewajiban tersebut adalah dengan menggelar Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) dengan mengangkat tema “Kebijakan Internal dan SOP”. Tujuannya […]

  • SMP Muhammadiyah Bligo Tebar Apresiasi! Beasiswa Prestasi Senilai Rp3.600.000 Disalurkan untuk Para Juara Hebat

    SMP Muhammadiyah Bligo Tebar Apresiasi! Beasiswa Prestasi Senilai Rp3.600.000 Disalurkan untuk Para Juara Hebat

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bligo – Peningkatkan pemberian beasiswa kepada peserta didik adalah satu dari sekian cara bagaimana investasi jangka panjang dalam dunia pendidikan berjalan. Bulan Agustus ini menjadi momen penuh kebanggaan bagi SMP Muhammadiyah Bligo. Sebanyak Rp3.600.000,- telah dikucurkan dalam bentuk Beasiswa Prestasi kepada siswa-siswi terbaik yang telah mengharumkan nama sekolah di berbagai ajang, baik akademik maupun […]

  • ECO BHINNEKA MUHAMMADIYAH GELAR SOSIALISASI INKLUSIF DIFABEL JELANG KAMPANYE WALK FOR PEACE AND CLIMATE JUSTICE

    ECO BHINNEKA MUHAMMADIYAH GELAR SOSIALISASI INKLUSIF DIFABEL JELANG KAMPANYE WALK FOR PEACE AND CLIMATE JUSTICE

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Menjelang kampanye “Walk for Peace and Climate Justice” bulan depan, Eco Bhinneka Muhammadiyah menyelenggarakan kegiatan bertajuk Sosialisasi Interaksi Bersama Kelompok Difabel, kegiatan ini bertempat di Aula Lantai 1 Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Sabtu (28/6). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kesadaran lintas komunitas dan pemuda lintas iman dalam menciptakan ruang […]

  • BikersMu Chapter Kendal Gelar Touring Dakwah dan Solidaritas Sosial

    BikersMu Chapter Kendal Gelar Touring Dakwah dan Solidaritas Sosial

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KENDAL – Ahad, 15 Juni 2025 menjadi momen penuh berkah bagi komunitas BikersMu Chapter Kendal yang kembali melaksanakan kegiatan touring dakwah dan solidaritas sosial. Kegiatan dimulai dari Masjid Al-Huda, Tlangu, Sukorejo dengan pembagian rompi kepada peserta dan doa bersama untuk keselamatan perjalanan. Rute touring kali ini melintasi berbagai wilayah dengan agenda silaturahmi dan aksi […]

expand_less