Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kader IMM DIY Serukan Keadilan dan Amanah Hadapi Main Hakim Sendiri, Kemiskinan, dan Korupsi

Kader IMM DIY Serukan Keadilan dan Amanah Hadapi Main Hakim Sendiri, Kemiskinan, dan Korupsi

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
  • visibility 62
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH. ID, BANTUL — Khutbah Salat Jumat di Masjid Al-

Musannif, 50 Tabligh Institute, Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jumat (31/7), mengangkat keresahan atas maraknya aksi main hakim sendiri, himpitan ekonomi yang menghimpit masyarakat, dan praktik korupsi yang dinilai tak kunjung surut. 

Bertajuk “Antara Keadilan, Kesabaran, dan Amanah: Menyikapi Main Hakim Sendiri, Himpitan Ekonomi, dan Korupsi”, khutbah disampaikan oleh Dafa Isandi Ananto, S.Hum., Sekretaris DPD IMM DIY Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat yang juga mahasiswa Magister Antropologi Universitas Gadjah Mada menegaskan tiga persoalan tersebut yang saling berkelindan dan berakar pada dua nilai dasar Islam, yakni keadilan dan amanah.

Ia mengawali dengan menyoroti bahaya tindakan main hakim sendiri atau vigilantisme yang belakangan terjadi di tengah masyarakat, seperti kasus pengeroyokan terhadap terduga pencuri hingga tindak kekerasan massa lainnya.

“Perbuatan main hakim sendiri, betapapun kemarahan yang mendasarinya bisa dipahami, tentu tidak dibenarkan dalam Islam. Penegakan hukum adalah hak dan kewajiban otoritas yang berwenang, bukan hak perorangan atau kerumunan,” ujarnya mengutip QS. An-Nisa ayat 58 tentang kewajiban menetapkan hukum secara adil.

Meski demikian, Dafa mengajak jamaah untuk jujur melihat akar persoalan. Menurutnya, tidak sedikit kasus pencurian kecil di masyarakat berawal dari desakan kebutuhan hidup, bukan semata niat jahat.

“Ini bukan pembenaran atas perbuatan mencuri, karena mencuri tetap haram dan harus dipertanggungjawabkan. Namun memahami sebabnya, penting agar penyelesaiannya menyentuh akar permasalahan, bukan berhenti pada amarah sesaat,” katanya, mencontohkan kebijakan Khalifah Umar bin Khattab r.a. yang menangguhkan hukuman potong tangan bagi pencuri saat terjadi paceklik.

Ia mengingatkan kaidah fikih dar’ul mafasid muqaddamun ‘ala jalbil mashalih, yang artinya “mencegah kerusakan lebih diutamakan daripada mendatangkan kemaslahatan.” Hal tersebut sebagai dasar pentingnya peran pemerintah, ulama, dan masyarakat untuk membuka lapangan kerja layak serta menghadirkan jaring pengaman sosial, bukan sekadar menghukum gejala di permukaan.

Kedua, Dafa membahas himpitan ekonomi yang dihadapi banyak keluarga akibat kenaikan harga kebutuhan pokok dan terbatasnya lapangan kerja. Ia mengajak jamaah untuk menguatkan ikhtiar yang halal sekaligus tawakal, mengutip QS. At-Talaq ayat 2-3 tentang jalan keluar dan rezeki tak terduga bagi siapa saja yang bertakwa.

“Himpitan ekonomi tidak boleh dijadikan alasan untuk menempuh jalan haram, baik itu mencuri, menipu, berutang riba, apalagi terlibat korupsi. Justru dalam kesempitan itulah keimanan seseorang diuji,” tegasnya.

Ketiga, Dafa menyoroti praktik korupsi yang menurutnya justru memperparah kesulitan ekonomi rakyat kecil karena dana yang seharusnya sampai kepada yang membutuhkan diselewengkan oleh pihak yang mengkhianati amanah.

“Korupsi bukan hanya pelanggaran hukum negara, tetapi juga dosa besar di hadapan Allah karena merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah dan penzaliman terhadap hak-hak rakyat,” tegasnya.

Ia membedakan akar dua persoalan tersebut. Jika pencurian kecil oleh rakyat kerap lahir dari desakan kebutuhan hidup, korupsi oleh sebagian pejabat atau pemegang amanah umumnya lahir dari keserakahan dan rasa tidak pernah cukup.

“Memutus mata rantai kemiskinan struktural, pencurian kecil, hingga aksi main hakim sendiri harus dimulai dari akar paling atas, yakni memberantas korupsi serta menegakkan amanah,” ujarnya.

Di penghujung khutbah, Dafa mengajak jamaah untuk menahan diri dari tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan permasalahan hukum kepada pihak berwenang, sembari mendesak aparat keamanan meningkatkan kesiapsiagaan 24 jam. Ia juga mengajak untuk menguatkan ikhtiar halal di tengah kesulitan ekonomi, menjauhi dan melawan praktik korupsi sekecil apa pun mulai dari diri sendiri. Selain itu, selalu memperbanyak doa kepada Allah SWT agar hadirnya pemimpin yang amanah, serta memperkuat ta’awun atau saling membantu antar sesama, khususnya di masa-masa sulit seperti sekarang.

Kontributor: Faisal

Editor: Muhammad Farhan

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCM Grogol Gelar Tarhib Ramadhan, Teguhkan Persaudaraan dan Pemahaman Kalender Hijriyah

    PCM Grogol Gelar Tarhib Ramadhan, Teguhkan Persaudaraan dan Pemahaman Kalender Hijriyah

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 50
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SUKOHARJO – Tarhib Ramadhan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Grogol digelar pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Baitul Makmur Solo Baru, Sukoharjo. Masjid yang sejuk dan nyaman tersebut menjadi lokasi utama kegiatan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diikuti oleh seluruh pimpinan Cabang Muhammadiyah, ’Aisyiyah, Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM), serta […]

  • Ketua LDK PP Muhammadiyah: Dai Kreatif Dibutuhkan untuk Mengimbangi Konten Negatif di Dunia Digital

    Ketua LDK PP Muhammadiyah: Dai Kreatif Dibutuhkan untuk Mengimbangi Konten Negatif di Dunia Digital

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Palembang – Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muchamad Arifin, S.Ag., M.Ag, menegaskan bahwa kecepatan perkembangan teknologi digital menuntut para dai untuk kreatif dan adaptif. Hal itu disampaikannya dalam pembukaan Akademi Dai Digital Muhammadiyah Batch 3 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (23/9). Dalam sambutannya, Arifin menyebut bahwa teknologi […]

  • Pendidikan Sebagai Upaya Pembebasan

    Pendidikan Sebagai Upaya Pembebasan

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 744
    • 0Komentar

    Oleh : Intan Dwi Rahmah (202110230311005) Paulo Freire adalah salah satu filsuf pendidikan paling berpengaruh abad kedua puluh. Dia bekerja dengan sepenuh hati untuk membantu orang baik melalui filosofinya dan praktik pedagogi kritisnya. Berasal dari Brasil, tujuan Freire adalah untuk memberantas buta huruf di antara orang-orang dari negara dan benua yang sebelumnya dijajah. Wawasannya berakar […]

  • Pengukuhan PRM & PRA jadi Momen Guyub Masyarakat Pondok

    Pengukuhan PRM & PRA jadi Momen Guyub Masyarakat Pondok

    • calendar_month Senin, 22 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 249
    • 1Komentar

    KABARMUH.ID, SUKOHARJO – Gedung Balai Desa Pondok Grogol menjadi ruang dan waktu berlangsungnya sebuah momentum pengukuhan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan ‘Aisyiyah Pondok. Acara tersebut resmi diselenggarakan sekaligus tabligh akbar pada Ahad Pagi. (21/1/2024). Pengukuhan ini menjadi titik awal bagi upaya meningkatkan kemajuan dan perkembangan Muhammadiyah dan Asiyiyah di desa Pondok Grogol Kab Sukoharjo. Acara […]

  • Prof. Dadang Kahmad,

    Prof. Dadang Kahmad,

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Tenggarong – Revitalisasi kader dan dakwah menjadi fokus utama dalam Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) Muhammadiyah Kutai Kartanegara 2025, yang digelar di Hotel Grand Elty Singgasana, pada 11–12 Oktober 2025. Dengan mengusung tema “Revitalisasi Organisasi, Kader, dan Peran Dakwah di Kutai Kartanegara”, forum tersebut dihadiri langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah, Prof. H. Dadang Kahmad, M.Si. Dalam […]

  • Orientasi Ijtihad Ikatan: IMM Harus Kembali ke Jalan Dakwah!

    Orientasi Ijtihad Ikatan: IMM Harus Kembali ke Jalan Dakwah!

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Oleh: IMMawan Albi Almahdy, Ketua Korps Mubaligh PC IMM Kota Surakarta Fenomena arak arakan DPP IMM mengantarkan diaspora mantan ketua umum DPP IMM Abdul Musawir Yahya ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kemarin, memang menimbulkan pro dan kontra di berbagai lini, mulai dari viralnya video arak arakan sekelompok kader yang dengan bangganya membawa bawa atribut IMM, […]

expand_less