Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kader IMM DIY Serukan Keadilan dan Amanah Hadapi Main Hakim Sendiri, Kemiskinan, dan Korupsi

Kader IMM DIY Serukan Keadilan dan Amanah Hadapi Main Hakim Sendiri, Kemiskinan, dan Korupsi

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
  • visibility 85
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH. ID, BANTUL — Khutbah Salat Jumat di Masjid Al-

Musannif, 50 Tabligh Institute, Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jumat (31/7), mengangkat keresahan atas maraknya aksi main hakim sendiri, himpitan ekonomi yang menghimpit masyarakat, dan praktik korupsi yang dinilai tak kunjung surut. 

Bertajuk “Antara Keadilan, Kesabaran, dan Amanah: Menyikapi Main Hakim Sendiri, Himpitan Ekonomi, dan Korupsi”, khutbah disampaikan oleh Dafa Isandi Ananto, S.Hum., Sekretaris DPD IMM DIY Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat yang juga mahasiswa Magister Antropologi Universitas Gadjah Mada menegaskan tiga persoalan tersebut yang saling berkelindan dan berakar pada dua nilai dasar Islam, yakni keadilan dan amanah.

Ia mengawali dengan menyoroti bahaya tindakan main hakim sendiri atau vigilantisme yang belakangan terjadi di tengah masyarakat, seperti kasus pengeroyokan terhadap terduga pencuri hingga tindak kekerasan massa lainnya.

“Perbuatan main hakim sendiri, betapapun kemarahan yang mendasarinya bisa dipahami, tentu tidak dibenarkan dalam Islam. Penegakan hukum adalah hak dan kewajiban otoritas yang berwenang, bukan hak perorangan atau kerumunan,” ujarnya mengutip QS. An-Nisa ayat 58 tentang kewajiban menetapkan hukum secara adil.

Meski demikian, Dafa mengajak jamaah untuk jujur melihat akar persoalan. Menurutnya, tidak sedikit kasus pencurian kecil di masyarakat berawal dari desakan kebutuhan hidup, bukan semata niat jahat.

“Ini bukan pembenaran atas perbuatan mencuri, karena mencuri tetap haram dan harus dipertanggungjawabkan. Namun memahami sebabnya, penting agar penyelesaiannya menyentuh akar permasalahan, bukan berhenti pada amarah sesaat,” katanya, mencontohkan kebijakan Khalifah Umar bin Khattab r.a. yang menangguhkan hukuman potong tangan bagi pencuri saat terjadi paceklik.

Ia mengingatkan kaidah fikih dar’ul mafasid muqaddamun ‘ala jalbil mashalih, yang artinya “mencegah kerusakan lebih diutamakan daripada mendatangkan kemaslahatan.” Hal tersebut sebagai dasar pentingnya peran pemerintah, ulama, dan masyarakat untuk membuka lapangan kerja layak serta menghadirkan jaring pengaman sosial, bukan sekadar menghukum gejala di permukaan.

Kedua, Dafa membahas himpitan ekonomi yang dihadapi banyak keluarga akibat kenaikan harga kebutuhan pokok dan terbatasnya lapangan kerja. Ia mengajak jamaah untuk menguatkan ikhtiar yang halal sekaligus tawakal, mengutip QS. At-Talaq ayat 2-3 tentang jalan keluar dan rezeki tak terduga bagi siapa saja yang bertakwa.

“Himpitan ekonomi tidak boleh dijadikan alasan untuk menempuh jalan haram, baik itu mencuri, menipu, berutang riba, apalagi terlibat korupsi. Justru dalam kesempitan itulah keimanan seseorang diuji,” tegasnya.

Ketiga, Dafa menyoroti praktik korupsi yang menurutnya justru memperparah kesulitan ekonomi rakyat kecil karena dana yang seharusnya sampai kepada yang membutuhkan diselewengkan oleh pihak yang mengkhianati amanah.

“Korupsi bukan hanya pelanggaran hukum negara, tetapi juga dosa besar di hadapan Allah karena merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah dan penzaliman terhadap hak-hak rakyat,” tegasnya.

Ia membedakan akar dua persoalan tersebut. Jika pencurian kecil oleh rakyat kerap lahir dari desakan kebutuhan hidup, korupsi oleh sebagian pejabat atau pemegang amanah umumnya lahir dari keserakahan dan rasa tidak pernah cukup.

“Memutus mata rantai kemiskinan struktural, pencurian kecil, hingga aksi main hakim sendiri harus dimulai dari akar paling atas, yakni memberantas korupsi serta menegakkan amanah,” ujarnya.

Di penghujung khutbah, Dafa mengajak jamaah untuk menahan diri dari tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan permasalahan hukum kepada pihak berwenang, sembari mendesak aparat keamanan meningkatkan kesiapsiagaan 24 jam. Ia juga mengajak untuk menguatkan ikhtiar halal di tengah kesulitan ekonomi, menjauhi dan melawan praktik korupsi sekecil apa pun mulai dari diri sendiri. Selain itu, selalu memperbanyak doa kepada Allah SWT agar hadirnya pemimpin yang amanah, serta memperkuat ta’awun atau saling membantu antar sesama, khususnya di masa-masa sulit seperti sekarang.

Kontributor: Faisal

Editor: Muhammad Farhan

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Kampanye Hirup Bersih, Mahasiswa Ilkom UMS Dorong Edukasi Udara Bersih dan Pencegahan TBC

    Melalui Kampanye Hirup Bersih, Mahasiswa Ilkom UMS Dorong Edukasi Udara Bersih dan Pencegahan TBC

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 118
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan sebuah kampanye edukatif tentang bahaya asap rokok terhadap peningkatan risiko penularan TBC, terutama di kawasan permukiman padat. Kampanye tim Hirup Bersih melakukan kolaborasi bersama Kelurahan Panularan dan Puskesmas Penumping dalam peresmian Festival Srawung, Minggu (7/12). Tata Dewi, selaku anggota tim menjelaskan, kampanye mendapatkan […]

  • Apresiasi Langkah KPK, PC IMM Tulungagung Siap Jadi Garda Terdepan Anti-Korupsi

    Apresiasi Langkah KPK, PC IMM Tulungagung Siap Jadi Garda Terdepan Anti-Korupsi

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 99
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tulungagung — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Tulungagung menyampaikan apresiasi atas langkah tegas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Gatut Sunu Wibowo pada Jumat (10/4). Informasi terkait penangkapan tersebut diketahui publik melalui pemberitaan media nasional CNN Indonesia yang melaporkan OTT terhadap Bupati Tulungagung pada malam hari. Ketua […]

  • Pendidikan Sebagai Upaya Pembebasan

    Pendidikan Sebagai Upaya Pembebasan

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 778
    • 0Komentar

    Oleh : Intan Dwi Rahmah (202110230311005) Paulo Freire adalah salah satu filsuf pendidikan paling berpengaruh abad kedua puluh. Dia bekerja dengan sepenuh hati untuk membantu orang baik melalui filosofinya dan praktik pedagogi kritisnya. Berasal dari Brasil, tujuan Freire adalah untuk memberantas buta huruf di antara orang-orang dari negara dan benua yang sebelumnya dijajah. Wawasannya berakar […]

  • Tertindasnya Pendidikan di Rakyat Kecil

    Tertindasnya Pendidikan di Rakyat Kecil

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2022
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 687
    • 0Komentar

    Oleh : Dwi Ananda Nurmaulydina (202110230311027) Pendidikan merupakan wadah yang sangat penting yang menjadi titik pembentukan mental, spititual, sekaligus intelektualitas bagi generasi bangsa. Jika berbicara mengenai pendidikan yang ada di Indonesia memang tidak ada habisnya. Mulai dari prestasi-prestasi anak didik di tingkat nasional maupun international hingga rendahnya kualitas pendidikan di daerah terpencil. Masih kurangnya sarana […]

  • Mainstreaming 1000 Cahaya: Muhammadiyah Perkuat Peran Umat Jaga Lingkungan

    Mainstreaming 1000 Cahaya: Muhammadiyah Perkuat Peran Umat Jaga Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Pembukaan Mainstreaming Gerakan 1000 Cahaya Muhammadiyah di Kalimantan Timur berlangsung khidmat dan penuh antusiasme di Hotel Grand Sawit, Jalan Basuki Rahmat No.34A, Samarinda, Jumat (5/12/2025). Kegiatan yang digagas Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PWM Kaltim itu menjadi tonggak penting perluasan edukasi lingkungan dan energi bersih di wilayah timur Indonesia. Gerakan 1000 Cahaya merupakan program nasional Muhammadiyah […]

  • Revitalisasi Peran Masjid: IMM KH Mas Mansur UMS Gelar TPA hingga Cek Kesehatan Gratis

    Revitalisasi Peran Masjid: IMM KH Mas Mansur UMS Gelar TPA hingga Cek Kesehatan Gratis

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle hanif
    • visibility 77
    • 0Komentar

    SURAKARTA —  Kali ini belajar mengaji dan memeriksakan kesehatan bisa dilakukan dalam satu rangkaian kegiatan di Pesantren Mahasiswa (Pesma) KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Kegiatan bertajuk Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan cek kesehatan ini digelar oleh Tim Penelitian dan Pengabdian Ormawa (PPO) Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) […]

expand_less