Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lewat 39 Karya Tari, Mahasiswa PGSD UMS Asah Kreativitas dan Kepedulian Sosial

Lewat 39 Karya Tari, Mahasiswa PGSD UMS Asah Kreativitas dan Kepedulian Sosial

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID; SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Pentas Seni Tari PGSD UMS 2026 pada Sabtu-Minggu (20-21/6) di Gedung Wayang Orang Sriwedari Surakarta. Mengusung tema “Gelar Rasa ing Cakrawala”, kegiatan ini menjadi puncak pembelajaran Mata Kuliah Seni Tari sekaligus ruang apresiasi bagi mahasiswa untuk menampilkan kreativitas dan karya seni yang telah dikembangkan selama satu semester.

Pentas seni tersebut menampilkan sebanyak 39 karya tari hasil kreasi mahasiswa semester enam PGSD UMS. Berbagai karya yang dipentaskan mengangkat tema-tema yang dekat dengan kehidupan masyarakat, mulai dari lingkungan hidup, pendidikan, kebersamaan, ketahanan sosial, perjuangan kemanusiaan, hingga pemberdayaan perempuan.

Ketua Program Studi PGSD FKIP UMS, Dr. Murfiah Dewi Wulandari, S.Psi., M.Psi., menyampaikan bahwa pembelajaran seni tari memiliki peran strategis dalam mempersiapkan mahasiswa sebagai calon guru sekolah dasar yang kreatif dan berwawasan budaya.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya belajar menampilkan tari, tetapi juga mengembangkan kemampuan untuk menciptakan serta mengajarkan seni tari kepada peserta didik di sekolah.

“Melalui pembelajaran seni tari, mahasiswa diharapkan mampu mengkreasi berbagai bentuk tari yang menarik dan edukatif serta mengajarkannya kepada siswa sekolah dasar. Ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan budaya Indonesia agar tidak tenggelam di tengah derasnya arus budaya luar yang terus masuk ke Indonesia,” ujarnya, Senin, (22/6/2026).

Melalui Pentas Seni Tari PGSD UMS 2026, lanjutnya, Program Studi PGSD FKIP UMS kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan calon guru sekolah dasar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, adaptif, berwawasan budaya, dan memiliki karakter Islami yang kuat.

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa seni dapat menjadi media pembelajaran yang efektif dalam membentuk pendidik masa depan yang humanis, inspiratif, dan siap menghadapi tantangan zaman,” tegasnya.

Pentas Seni Tari PGSD UMS 2026 merupakan bagian dari Ujian Akhir Semester Mata Kuliah Seni Tari yang diampu oleh Dwi Wahyudiarto, M.Sn., dan Yulela Nur Imama, M.Sn. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa terlibat secara langsung dalam seluruh proses penyelenggaraan pertunjukan, mulai dari penyusunan konsep, pengembangan ide, latihan, penataan artistik, hingga pelaksanaan pagelaran.

Dwi Wahyudiarto menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran yang mengintegrasikan seni, pendidikan, budaya, serta nilai-nilai Kemuhammadiyahan.

“Sesungguhnya inti dari produksi pertunjukan tari bukan hanya tentang tampil di atas panggung. Yang lebih penting adalah proses pembelajaran yang terjadi di dalamnya. Mahasiswa belajar disiplin, tanggung jawab, menghargai waktu, bekerja sama, menerima kritik, dan bertahan menghadapi berbagai tantangan selama proses berkarya,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Yulela Nur Imama menuturkan bahwa pembelajaran seni tari di PGSD UMS tidak hanya berorientasi pada keterampilan gerak, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan penguatan kompetensi abad ke-21.

Melalui proses penciptaan karya, mahasiswa dilatih untuk berpikir kreatif, berkolaborasi, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peka terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.

Tema “Gelar Rasa ing Cakrawala” dipilih sebagai representasi upaya mahasiswa dalam membentangkan rasa, kepedulian, dan harapan menuju masa depan yang lebih baik. Melalui karya-karya yang ditampilkan, mahasiswa diajak menginterpretasikan berbagai realitas sosial ke dalam bahasa seni yang komunikatif, edukatif, dan inspiratif.

Beberapa karya yang dipentaskan antara lain Bambu Runcing, Segoro Tanpo Asil, Laut yang Terluka, Emansipasi Perempuan, Batik Truntum, Sengkuyung, hingga Gendhong Panguripan. Karya-karya tersebut menjadi media bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan sekaligus refleksi terhadap berbagai isu sosial dan budaya.

Kegiatan ini turut dihadiri civitas academica PGSD UMS, perwakilan sekolah menengah atas di Surakarta, masyarakat umum, hingga penonton mancanegara. Sejumlah sekolah yang hadir di antaranya SMA Muhammadiyah 1 Surakarta, SMA Batik 1 Surakarta, SMA Batik 2 Surakarta, SMA Al Islam 1 Surakarta, MAN 1 Surakarta, MAN 2 Surakarta, dan SMK Negeri 8 Surakarta.

Kehadiran berbagai kalangan tersebut menunjukkan bahwa seni tari dapat menjadi media komunikasi budaya yang inklusif sekaligus sarana memperkenalkan kekayaan seni Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas.

Kontributor: Fika/Humas

Editor: Nurul Fahri

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Fisioterapi UMS Implementasikan Layanan Kesehatan Berbasis Komunitas di CFD Solo

    Mahasiswa Fisioterapi UMS Implementasikan Layanan Kesehatan Berbasis Komunitas di CFD Solo

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 38
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Sebagai bentuk dukungan terhadap Hari Kesehatan Nasional, mahasiswa Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelayanan kesehatan berbasis komunitas di area Car Free Day (CFD) Slamet Riyadi, Minggu, (7/12). Dalam kegiatan yang bertajuk “Physiocare: Move Freely, Glow Daily!” dihadiri sejumlah 263 warga. Kegiatan yang diselenggarakan mahasiswa semester 7 prodi itu, menghadirkan […]

  • Muhammadiyah Perjuangkan Legalitas Resmi di Taiwan, Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah Temui Kepala KDEI Taipei

    Muhammadiyah Perjuangkan Legalitas Resmi di Taiwan, Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah Temui Kepala KDEI Taipei

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    KABARMUH. ID, (PCIM) TAIWAN – Kunjungan ini menjadi langkah awal Muhammadiyah menjadi mitra strategis pemerintah Indonesia di Taiwan, memperkuat dakwah dan perlindungan warga negara di luar negeri Taiwan dengan menemui Kepala Kamar Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) dan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Taiwan untuk percepatan legalisasi Muhammadiyah secara resmi di Taiwan. Lawatan yang berlangsung pada […]

  • Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua: Diskusi Kebijakan Strategis Kemendikdasmen untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia

    Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua: Diskusi Kebijakan Strategis Kemendikdasmen untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 183
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Dalam upaya mewujudkan visi pendidikan bermutu untuk semua, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) yang membahas delapan kajian kebijakan pendidikan penting di Jakarta pada Selasa, 19 November 2024. Kedelapan isu tersebut meliputi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan Zonasi, Artificial Intelligence (AI) untuk Pendidikan, Pegawai Pemerintah dengan […]

  • Muhammadiyah Tegal Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Kehumasan untuk Perkuat Dakwah Digital

    Muhammadiyah Tegal Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Kehumasan untuk Perkuat Dakwah Digital

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 169
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tegal – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tegal menggelar Workshop Jurnalistik dan Kehumasan, di Kompleks SD Budi Mulia Adiwerna, Sabtu, 28 September 2024. Kegiatan bertema ‘Optimasi Media Sebagai Syiar dan Branding Amal Usaha Muhammadiyah di Era Digital’ ini diinisiasi oleh Majelis Pustaka dan Informasi (MPI). Pelatihan ini diikuti oleh 73 peserta yang berasal dari […]

  • Tingkatkan Kepekaan Toleransi, Keberagaman, dan Keterampilan Pedagogis, PSBPS Selenggarakan Pelatihan Nasional

    Tingkatkan Kepekaan Toleransi, Keberagaman, dan Keterampilan Pedagogis, PSBPS Selenggarakan Pelatihan Nasional

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 221
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Pancasila sebagai dasar negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa setidaknya dalam dua decade ini mengalami penurunan makna. Hal ini dikarenakan kurangnya keseriusan kita dalam mengimplementasikan Pancasila. Akibatnya, masyarakat cenderung melihat keberagaman dan perbedaan etnis, suku, serta agama sebagai beban, bukannya sebagai kekayaan. Melihat permasalahan tersebut, Pusat Studi Budaya dan Perubahan […]

  • LAZISMU DKI Jakarta dan Pizza Hut Indonesia Gelar Program Khitan Riang

    LAZISMU DKI Jakarta dan Pizza Hut Indonesia Gelar Program Khitan Riang

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 58
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) DKI Jakarta bersama Pizza Hut Indonesia menggelar program sosial bertajuk Khitan Riang pada 03 September 2025 di outlet Pizza Hut Indonesia Jakarta. Kegiatan ini menghadirkan tenaga medis dari Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Pondok Kopi dan diikuti oleh 30 anak. Program ini bertujuan membantu […]

expand_less