Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » BPJS Kesehatan Goes To Campus, FIK UMS Dorong Mahasiswa Pahami Pentingnya Jaminan Kesehatan

BPJS Kesehatan Goes To Campus, FIK UMS Dorong Mahasiswa Pahami Pentingnya Jaminan Kesehatan

  • account_circle Unaise Albunayya
  • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi salah satu sasaran pelaksanaan program BPJS Kesehatan Goes To Campus. Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), manfaat jaminan kesehatan, serta peran mahasiswa bidang kesehatan dalam mendukung keberlanjutan program jaminan sosial.

Dekan FIK UMS, Prof. Dr. Umi Budi Rahayu, S.Fis., Ftr., M.Kes., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim BPJS Kesehatan Kantor Cabang Surakarta dalam memberikan edukasi kepada mahasiswa UMS. Menurutnya, pemahaman mengenai jaminan kesehatan menjadi hal penting bagi mahasiswa FIK yang nantinya akan terjun langsung ke masyarakat sebagai tenaga kesehatan maupun profesional di bidang kesehatan.

“Beberapa waktu yang lalu, sebetulnya sudah cukup lama, BPJS ini kan menjadi suatu kewajiban. Kita juga sekarang, termasuk mahasiswa baru, kita arahkan semuanya ke BPJS,” ujarnya, Jumat (2/10/2026), di Auditorium Mohammad Djazman.

Pemberian cendera mata dari FIK UMS kepada BPJS Kesehatan Kantor Cabang Surakarta

Ia menjelaskan, kepesertaan BPJS Kesehatan juga menjadi perhatian FIK UMS dalam memberikan perlindungan kepada mahasiswa, termasuk mahasiswa yang menjalani praktik di rumah sakit maupun kegiatan akademik di luar negeri.

“Ini menjadi bagian yang penting. Kalau kami bilang, kebutuhan primer. Sehingga apa pun itu, demi kesehatan untuk kita semua, itu menjadi sesuatu yang sifatnya mutlak,” tuturnya.

Umi menambahkan, FIK UMS terus mengupayakan agar mahasiswa mendapatkan perlindungan kesehatan melalui kepesertaan BPJS Kesehatan. Menurutnya, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada mahasiswa selama menjalani proses pendidikan.

“Termasuk mahasiswa baru yang kemarin juga semuanya untuk menjamin keselamatannya kita daftarkan semua ke BPJS,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi dapat dilanjutkan melalui komunikasi dan kerja sama antara FIK UMS dengan BPJS Kesehatan. Terlebih, FIK UMS memiliki ribuan mahasiswa dari berbagai angkatan yang dapat memperoleh manfaat dari pemahaman mengenai layanan dan program JKN.

Sementara itu, perwakilan BPJS Kesehatan, Hardianto, menjelaskan bahwa Program JKN mengusung konsep gotong royong. Prinsip tersebut diwujudkan melalui kepedulian peserta untuk saling membantu, ketika peserta yang sehat turut berkontribusi dalam memberikan perlindungan bagi peserta yang sedang membutuhkan pelayanan kesehatan.

“JKN ini mengusung konsep gotong royong. Artinya apa? Ada kepedulian sosial di situ. Yang sehat membantu yang sakit,” ungkapnya.

Menurut Kepala Bagian Mutu Layanan Kepesertaan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Surakarta, F. Hardianto Wijoyo, mahasiswa FIK UMS memiliki posisi strategis karena bidang keilmuan yang mereka pelajari berkaitan erat dengan pelayanan kesehatan dan penyelenggaraan JKN. Pengetahuan mengenai BPJS Kesehatan diharapkan dapat menjadi bekal mahasiswa ketika nantinya bekerja sebagai tenaga kesehatan, peneliti, maupun berada dalam lingkungan pemerintahan.

“Paling enggak, sudah mengenal dulu. Misalkan mau jadi peneliti, ada peluang yang memang bisa dikerjasamakan, salah satunya penelitian,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan tindakan medis, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat mengakses perlindungan kesehatan.

Menurutnya, tenaga kesehatan yang nantinya terjun ke masyarakat perlu memahami bagaimana masyarakat di wilayahnya dapat memperoleh perlindungan melalui Program JKN.

“Kalau menjadi seorang bidan desa misalkan, bagaimana masyarakat sekitar kita itu bisa mendapatkan perlindungan dari negara. Salah satunya melalui program JKN ini,” katanya.

Lebih lanjut, Hardianto menjelaskan bahwa JKN merupakan bagian dari sistem jaminan sosial yang bertujuan memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat. Ia menyebut kepesertaan JKN berlaku bagi seluruh penduduk dengan hak memperoleh pelayanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia juga menjelaskan posisi BPJS Kesehatan sebagai badan hukum publik yang menyelenggarakan program JKN dan bukan merupakan badan usaha yang berorientasi pada laba. Dalam penyelenggaraannya, keberlanjutan program JKN membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga peserta.

“BPJS Kesehatan enggak bisa berjalan sendiri menjalankan program JKN. Ada regulator, pemerintah, ada pelaku usaha, ada akademisi, dan peserta,” jelasnya.

Dalam konteks akademisi, Hardianto menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran dalam memberikan masukan, melakukan penelitian, serta mengevaluasi pelaksanaan program JKN di tengah masyarakat.

“Peran akademisi mungkin lebih ke mekanisme pelaksanaan, implementasi bagaimana program JKN ini yang berjalan di masyarakat. Tentunya perlu ada evaluasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemahaman mengenai jaminan sosial juga penting bagi mahasiswa untuk memahami berbagai bentuk perlindungan sosial yang tersedia. Selain JKN melalui BPJS Kesehatan, terdapat sejumlah program jaminan sosial ketenagakerjaan yang dapat dimanfaatkan pekerja, termasuk masyarakat yang bekerja sebagai wirausaha atau pekerja bukan penerima upah.

Hardianto juga mengajak mahasiswa untuk memahami prinsip perlindungan dalam JKN sejak dini. Menurutnya, kebutuhan terhadap jaminan kesehatan tidak dapat diprediksi karena kondisi kesehatan seseorang dapat berubah sewaktu-waktu.

“Pertama kita memberikan perlindungan diri kita sendiri. Karena kita enggak tahu,” katanya.

Melalui kegiatan BPJS Kesehatan Goes To Campus tersebut, mahasiswa FIK UMS diharapkan tidak hanya memahami manfaat kepesertaan JKN bagi diri sendiri, tetapi juga memiliki wawasan mengenai sistem jaminan sosial dan perannya dalam mendukung akses kesehatan masyarakat. (Maysali/Humas)

Editor: Unaise

  • Penulis: Unaise Albunayya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan Studi Lapangan MM UMKT ke PT. Badak NGL Bontang

    Kunjungan Studi Lapangan MM UMKT ke PT. Badak NGL Bontang

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 453
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bontang – Mahasiswa Program Studi Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi Bisnis dan Politik (FEBP) Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) melakukan kunjungan ke PT. Badak NGL Bontang pada hari Selasa (30/04/2024). Pada kunjungan tersebut, Dekan FEBP didampingi oleh dua dosen dan bagian adminastrasi serta 38 mahasiswa MM. Pertemuan kunjungan ini dalam rangka untuk memperluas cakrawala […]

  • Ketum PP Muhammadiyah Sebut Pembangunan UMS Bukan Sekadar Fisik, tapi Membangun Peradaban

    Ketum PP Muhammadiyah Sebut Pembangunan UMS Bukan Sekadar Fisik, tapi Membangun Peradaban

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir, M.Si., menyampaikan apresiasi atas komitmen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam melakukan pembangunan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan pembangunan sumber daya manusia. Apresiasi tersebut disampaikan dalam acara peresmian Gedung Syafi’i Ma’arif Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMS yang dirangkaikan dengan grand […]

  • Kembangkan Potensi Mahasiswa, HMP PAI UMS Gelar Semarak Mahasiswa

    Kembangkan Potensi Mahasiswa, HMP PAI UMS Gelar Semarak Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMP PAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar kegiatan Semarak Mahasiswa (SEMA) sebagai ajang kompetisi dan pengembangan potensi diri mahasiswa. Mengusung tema “Challenge Yourself, Show Your Talent,” kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi serta mengaktualisasikan kemampuan mereka, baik di bidang akademik maupun non-akademik. […]

  • Prof. Dadang Kahmad,

    Prof. Dadang Kahmad,

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Tenggarong – Revitalisasi kader dan dakwah menjadi fokus utama dalam Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) Muhammadiyah Kutai Kartanegara 2025, yang digelar di Hotel Grand Elty Singgasana, pada 11–12 Oktober 2025. Dengan mengusung tema “Revitalisasi Organisasi, Kader, dan Peran Dakwah di Kutai Kartanegara”, forum tersebut dihadiri langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah, Prof. H. Dadang Kahmad, M.Si. Dalam […]

  • Paradigma Komprehensif dalam Penanganan Covid-19

    Paradigma Komprehensif dalam Penanganan Covid-19

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2020
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 1.049
    • 0Komentar

    Oleh: Naufal Febrian* Dilansir dari www.bps.go.id (28/09/2020) bahwa Badan Pusat Statistik Indonesia mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua tahun ini minus 5,32%. Pemerintah dan pengamat juga telah memprediksi kemungkinan pertumbuhan negatif berlanjut pada kuartal ketiga. Hal ini terjadi akibat pandemi Covid-19. Indonesia akan masuk jurang resesi jika kondisi ini terus terjadi pada kuartal-kuartal berikutnya. Tak dapat dipungkiri […]

  • Ustadz Fathurrahman Kamal: Kerennya IMM di Madinah!

    Ustadz Fathurrahman Kamal: Kerennya IMM di Madinah!

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 358
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Madinah – Di antara kebahagiaan yang patut disyukuri selama rihlah di Haramain pada awal tahun 2024 ini ialah saat membersamai kader-kader genial/genzi Muhammadiyah yang sedang menimba ilmu di bumi wahyu, Al-Madìnah Al-Munawwarah. Sungguh tak terbayang saat kami nyantri di Kota Kenabian seperempat abad yang lalu (1995-1999), akan adanya kegiatan organisasi kemahasiswaan seperti yang terjadi […]

expand_less