Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dorong Pendidikan Berkelanjutan, HMP PTI UMS Adakan Seminar Nasional PIMPEL 2026

Dorong Pendidikan Berkelanjutan, HMP PTI UMS Adakan Seminar Nasional PIMPEL 2026

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan Seminar Nasional Pekan Ilmiah Mahasiswa & Pelajar (PIMPEL). Kegiatan itu mengusung tema “Edu-Volution: Tech for Sustainable Learning” dan diadakan pada hari Kamis, 11 Juni 2026 di Auditorium Mohammad Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta. Seminar Nasional ini dilaksanakan dalam satu rangkaian dengan PTI IT Competition Festival (PITCOMFEST).

Fatta, Ketua Panitia Seminar Nasional PIMPEL 2026, menyampaikan kegiatan ini merupakan inisiasi Program Kerja di HMP PTI FKIP UMS pada Departemen PPSDM (Penalaran & Pengembangan Sumber Daya Manusia). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa PTI dan juga peserta lomba PITCOMFEST, yaitu siswa/siswi SMA & SMK. Mengundang narasumber terkenal yang kerap dipanggil “Presiden Gen-Z”, Rian Fahardhi, acara ini membahas seputar keberlanjutan dan dampak besar dari teknologi yang saat ini kita adopsi.

Rian Fahardhi saat mengisi acara

“Dengan diadakannya seminar nasional ini, diharapkan seluruh peserta dapat menerima informasi atau wawasan baru mengenai keberlanjutan dalam pendidikan. Sebagaimana pendidik atau guru yang menjadi prospek kerja mahasiswa PTI ini tidak akan tergantikan dan selamanya berkelanjutan & berguna di dunia ke depannya,” ujar Fatta, Jumat (12/6/2026).

Fatta juga menyampaikan bahwa seminar ini menjadi momen yang tepat untuk mengingatkan kita bahwa penggunaan AI di kehidupan kita tidak selamanya dapat menggantikan manusia, terlebih dalam pendidikan atau keguruan.

Sementara itu Rian Fahardhi menekankan pentingnya mempersiapkan diri menghadapi masa depan yang terus berubah akibat perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Ia menjelaskan bahwa kehidupan dibentuk oleh tiga hal, yaitu kepastian, kemungkinan, dan kebetulan. Kepastian yang tidak dapat dihindari adalah perubahan zaman, perkembangan teknologi, dan kehadiran AI dalam berbagai aspek kehidupan. Oleh karena itu, generasi muda perlu fokus pada hal-hal yang masih dapat dikendalikan, seperti membangun keterampilan, membentuk kebiasaan positif, memperluas jaringan, serta terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.

Rian juga menyebutkan bahwa keberhasilan tidak hanya bergantung pada kecerdasan atau keberuntungan, melainkan pada kemauan untuk terus belajar, mencoba, dan memperbaiki diri. Konsep learn, unlearn, relearn menjadi kunci agar seseorang tetap relevan di era modern. Untuk membangun masa depan yang lebih baik, setiap individu dianjurkan mengembangkan lima aset utama, yaitu knowledge, skill, network, resources, dan reputation. Dengan mengasah keterampilan, membangun proyek nyata, memperluas relasi, serta memanfaatkan AI sebagai alat bantu belajar, kita dapat meningkatkan peluang sukses dan menjadi pribadi yang siap di masa mendatang.

Kepala Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Sukirman, S.T., M.T., Ph.D., memberikan komentar mengenai seminar nasional ini.

“Seminar ini memberikan peringatan dan pandangan bagi kita dalam dunia di masa yang mendatang serta membangun urgensi kita untuk lebih adaptif terhadap teknologi dan membangun keterampilan hingga terciptanya kreativitas dan kompetensi yang unggul untuk kebutuhan kerja mendatang,” ungkapnya.

Seminar Nasional PIMPEL menjadi acara yang penuh wawasan dalam menghadapi perkembangan teknologi dan zaman, serta mengingatkan kita bahwa kesuksesan tidak ditentukan oleh siapa yang paling pintar atau paling beruntung, melainkan oleh siapa yang mampu terus belajar, beradaptasi, dan mengembangkan diri. Dengan membangun pengetahuan, keterampilan, jaringan, sumber daya, dan reputasi secara konsisten, serta berani mencoba dan belajar dari kegagalan, setiap individu dapat mempersiapkan diri menghadapi masa depan yang penuh perubahan dan peluang.

(Shandy/Humas)

Editor: Unaise Albunayya

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konsep Individuasi Jadi Kunci Kader IMM Sukoharjo Hadapi Era Disrupsi

    Konsep Individuasi Jadi Kunci Kader IMM Sukoharjo Hadapi Era Disrupsi

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Individuasi merupakan hal penting dalam pembentukan kader yang utuh, bukan sekedar aktif secara organisatoris tanpa makna. Hal ini disampaikan oleh Roviqul Islam Halawa, S.Ag alumni mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam Stadium General Pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Sukoharjo, bertempat di Auditorium Mohammad Djazman UMS. […]

  • Pengajian PDM Sleman, Kiai Tafsir Bahas Dakwah Lewat Kekuasaan itu Penting!

    Pengajian PDM Sleman, Kiai Tafsir Bahas Dakwah Lewat Kekuasaan itu Penting!

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 266
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sleman – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman Gelar Pengajian Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman Bertempat di Aula Lantai 3 Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman pada Ahad 25 Agustus 2024. Pengajian Pimpinan kali ini dihadiri oleh PDM, Pimpinan Daerah Aisyiyah, Pimpinan Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah baik tingkat Daerah, Cabang serta Ortom, kegiatan ini diikuti dengan sangat […]

  • Serahkan Sistem Monitoring Kualitas Udara Berbasis IoT ke Desa Sidokelar pada Tutup KKN UMLA Kelompok 11

    Serahkan Sistem Monitoring Kualitas Udara Berbasis IoT ke Desa Sidokelar pada Tutup KKN UMLA Kelompok 11

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 67
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID,— Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) Kelompok 11 Desa Sidokelar, Kabupaten Lamongan, resmi ditutup pada hari ini melalui kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Sidokelar. Salah satu agenda utama dalam penutupan tersebut adalah penyerahan inovasi teknologi berupa sistem monitoring kualitas udara berbasis Internet of Things (IoT) kepada Pemerintah Desa Sidokelar. Rabu […]

  • Harga Pertamax Naik, Kelas Menengah Kembali Kena Imbasnya

    Harga Pertamax Naik, Kelas Menengah Kembali Kena Imbasnya

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 68
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – SURAKARTA – Kenaikan harga bensin Pertamax kembali memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Naiknya harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp 16.250 per liter menimbulkan berbagai spekulasi di media sosial, mulai dari ancaman inflasi yang melonjak hingga kekhawatiran kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi akibat perpindahan konsumen dari Pertamax ke Pertalite. Namun, menurut pengamat ekonomi […]

  • Literasi Melawan Genosida! Buku Ini Teriakkan Hati Nurani Dunia untuk Palestina

    Literasi Melawan Genosida! Buku Ini Teriakkan Hati Nurani Dunia untuk Palestina

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lamongan — Dua penulis muda, Fathan Faris Saputro dan Risma Dewi, menerbitkan sebuah buku kolaboratif berjudul Tangis Sunyi Palestina. Buku ini hadir sebagai bentuk refleksi spiritual sekaligus solidaritas kemanusiaan terhadap penderitaan rakyat Palestina yang hingga kini masih berlangsung. Dalam karya tersebut, keduanya tidak hanya menyajikan narasi-narasi emosional, tetapi juga mengetengahkan kontemplasi sejarah, nilai-nilai iman, […]

  • Tim RisetMu UMS Edukasi Ketahanan Pangan bagi ‘Petani Cilik’ melalui AgroSchooling

    Tim RisetMu UMS Edukasi Ketahanan Pangan bagi ‘Petani Cilik’ melalui AgroSchooling

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Suasana berbeda terlihat di TK Aisyiyah Banyudono, Boyolali. Puluhan anak-anak tampak asyik bermain tanah dan bibit tanaman. Rupanya, mereka sedang mengikuti program AgroSchooling yang digagas oleh tim pengabdian masyarakat RisetMu dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id. Program yang dipimpin oleh Dinda Safitri Ramadhani, S.T., M.Eng., ini hadir untuk mengenalkan “Literasi Hijau” atau […]

expand_less