Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Batasan Bacaan Rukuk, Sujud, dan Doa Pasca Tasyahud

Batasan Bacaan Rukuk, Sujud, dan Doa Pasca Tasyahud

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Permasalahan pada pelaksanaan ibadah masih banyak dibicarakan oleh kalangan warga Muhammadiyah. Terutama, pada salat, yang sering kali mendominasi pada pertanyaan-pertanyaan di majelis ilmu atau platform digital milik Muhammadiyah.

Dosen Hukum Ekonomi dan Syariah (HES) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)  Dr. Isman, S.H.I., M.H.,  menemukan sebuah pertanyaan yang kerap kali dipermasalahkan oleh warga persyarikatan. Pertanyaan tersebut meliputi jumlah bacaan doa ruku dan sujud, serta hukum diperbolehkannya menambahkan do’a setelah tasyahud.

Isman mengatakan terdapat kegundahan pada masyarakat tentang jumlah bacaan ruku dan sujud. Banyak yang mengatakan tidak menemukan penjelasan spesifik untuk pelaksanaan ruku dan sujud dalam salat.

“Bacaan tasbih dalam rukuk dan sujud tidak terdapat penjelasan jumlah spesifik angkanya,” ujar Isman, Selasa (14/4).

Menanggapi pertanyaan yang muncul pada masyarakat. Isman mengutip hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Abu Dawud, dan An-Nasai dari Hadits Anas bin Malik.
عن أنس قَالَ مَا رَأَيْتُ أَحَدًا أَشْبَهُ صَلَاةَ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ هذا الغلام يعني عمر بن عبد العزيز فخررنا في الركوع عشر تسبيحات وفي السُّجُودِ عشر تسبيحات. [رواه أحمد وأبو داود والنسائي بإسناد جيد]

“Diriwayatkan dari Anas ra, ia berkata, saya tidak melihat seorangpun yang salatnya mirip dengan Rasulullah SAW dan anak ini, yakni Umar bin Abdul Aziz, maka kami memperkirakan dalam rukuknya beliau membaca tasbih sepuluh kali dan dalam sujudnya tasbih sepuluh kali. [HR Ahmad, Abu Dawud, dan An-Nasai, dengan sanad yang baik].”

Menurut Isman, membaca doa ruku dan sujud, mungkin lebih dari tiga kali dengan merujuk hadits riwayat Ahmad, Abu Dawud, dan an-Nasa’i dari Anas. Namun terdapat dua kondisi yang dapat dijadikan sebagai pertimbangan dalam pelaksanaanya.

“Terdapat dua kondisi dalam penetapan hukum tentang bilangan bacaan doa ruku dan sujud. Pertama, kondisi salat munfarid (sendiri) yang boleh lama, dan kedua, salat jamaah (bersama) yang harus menyesuaikan kondisi jamaah yang ada di belakang imam,” jelasnya.

Kemudian, masalah kedua terdapat pada persoalan menambah doa ketika salat selain doa-doa salat. Isman menjelaskan bahwa penambahan doa selain doa-doa salat dapat dilakukan ketika setelah membaca doa tasyahud merujuk pada dua hadis shahih.

Pertama, dalam hadis Ibnu Mas’ud dalam masalah tasyahud “Kemudian hendaklah ia memilih doa yang paling ia kagumi” riwayat Muttafaq ‘Alaih.

Kedua, dalam hadis riwayat Muslim: “Kemudian hendaklah ia memilih setelah tasyahud permohonan yang dikehendakinya atau disukainya”.

Melalui dua hadis tersebut, lanjutnya, dapat disimpulkan bahwa penambahan doa selain doa-doa dalam salat dapat dilaksanakan setelah doa tasyahud akhir.

Lebih lanjut, Isman menegaskan bahwa jumlah bacaan pada ruku dan sujud saat salat dilakukan dengan melihat kondisi ketika salat. Sementara penambahan doa selain doa-doa salat boleh dilaksanakan setelah doa tasyahud akhir.

“Bacaan doa rukuk dan sujud dapat ditambah kuantitas jumlahnya, dan tidak boleh ditambah dengan doa apapun. Lain halnya dengan diperbolehkan pada kondisi setelah bacaan tasyahud akhir,” pungkasnya. (Affiq/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Kesejahteraan Ekonomi dan Mental, Tim Pengabdian UMS Berdayakan Ibu Rumah Tangga di Wonogiri

    Dukung Kesejahteraan Ekonomi dan Mental, Tim Pengabdian UMS Berdayakan Ibu Rumah Tangga di Wonogiri

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 12
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi program pemberdayaan masyarakat bertajuk “Model Integratif Pemberdayaan Ekonomi Sirkular dan Ketahanan Psikologis pada Kelompok Keluarga Sakinah di Kecamatan Wonogiri”, Rabu (10/6/2026). Kegiatan yang didanai Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) tersebut menyasar Kelompok Keluarga Sakinah (KKS) di Desa Manjung dan Kerdukepik, Kecamatan […]

  • Tim UMS Raih Gold Award Internasional Berkat Inovasi MoriFresh untuk Luka Diabetes

    Tim UMS Raih Gold Award Internasional Berkat Inovasi MoriFresh untuk Luka Diabetes

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Tim mahasiswa lintas program studi berhasil meraih Gold Award dalam kompetisi inovasi internasional di Malaysia melalui pengembangan MoriFresh (Moringa and Neem Nano Spray), sebuah inovasi nanospray berbahan ekstrak daun kelor dan daun mimba yang dirancang untuk membantu perawatan luka diabetes. Tim ini diketuai […]

  • Dakwah Muhammadiyah: Sentuhan Ikhtiar di Akar Rumput

    Dakwah Muhammadiyah: Sentuhan Ikhtiar di Akar Rumput

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Oleh: Fathan Faris Saputro Sebagai refleksi Milad ke-111 Muhammadiyah, penting untuk merenungkan peran dakwah Muhammadiyah dalam menyentuh akar rumput masyarakat. Organisasi ini, yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan pada tahun 1912, telah menjalankan peran yang signifikan dalam mengarahkan umat Islam menuju kehidupan yang lebih baik, berlandaskan prinsip-prinsip Islam yang moderat dan inklusif. Dakwah Muhammadiyah bukan […]

  • Rawat Toleransi Lewat Fikih Kebudayaan, PC IMM Tulungagung Gelar Ngobrol Budaya Bersama Kiai Cepu

    Rawat Toleransi Lewat Fikih Kebudayaan, PC IMM Tulungagung Gelar Ngobrol Budaya Bersama Kiai Cepu

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, TULUNGAGUNG – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Tulungagung sukses menggelar agenda “Ngobrol Budaya” bertajuk “Budaya Tanpa Sekat: Membangun Dialog, Merawat Toleransi” pada Sabtu (15/8/2026). Bertempat di Warunk Salman, acara ini menjadi ruang perjumpaan pemikiran yang inklusif bagi generasi muda Tulungagung. Diskusi ini menghadirkan akademisi lintas disiplin sekaligus Wakil Ketua Lembaga Seni Budaya […]

  • Siap Mengabdi ke Daerah 3T, LDK PP Muhammadiyah Bekali Wisudawan Pondok Shabran UMS

    Siap Mengabdi ke Daerah 3T, LDK PP Muhammadiyah Bekali Wisudawan Pondok Shabran UMS

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 7
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta – Dalam suasana penuh semangat dan haru, Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar agenda Pembekalan Purnastudi Angkatan 2021 pada Jumat (25/4) di Gedung Kampus 2 UMS. Kegiatan ini menjadi momen penting yang menandai dimulainya fase pengabdian para wisudawan pondok di medan dakwah, terutama di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) […]

  • DPD IMM Jateng Gelar Sekolah Gender, Politik, dan Demokrasi: Dorong Penguatan Peran Peran Perempuan di Ruang Publik

    DPD IMM Jateng Gelar Sekolah Gender, Politik, dan Demokrasi: Dorong Penguatan Peran Peran Perempuan di Ruang Publik

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SALATIGA – Bidang IMMawati Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah resmi menggelar Sekolah Gender, Politik, dan Demokrasi yang bertempat Hotel Laras Asri, Kota Salatiga pada Sabtu (18/7/2026). Acara yang dihadiri oleh sedikitnya 100 peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah ini dirancang untuk merekonstruksi sekaligus meneguhkan peran perempuan di ruang […]

expand_less