Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Fenomena Fotoyu: Antara Kebutuhan Konten dan Hak Privasi Masyarakat

Fenomena Fotoyu: Antara Kebutuhan Konten dan Hak Privasi Masyarakat

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • visibility 63
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fenomena jasa fotografi marketplace seperti Fotoyu kembali ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat. Fenomena ini menuai kontroversi lantaran dianggap telah melanggar privasi seseorang.

Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sidiq Setyawan, S.I.Kom., M.I.Kom., sekaligus penggiat seni fotografi, mengungkap bahwa fenomena ini bukanlah hal baru dalam dunia fotografi. Ia menilai bahwa tren tersebut tidak sepenuhnya baru, melainkan kelanjutan dari perkembangan teknologi dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat serta kebutuhan untuk mengekspresikan diri di dunia digital.

“Fenomena fotoyu itu bukan hal baru. Munculnya fotoyu adalah hasil dari hukum pasar ketika ada permintaan, pasti akan muncul penawaran. Teknologi menjawab permintaan pasar itu,” jelas Sidiq pada Senin, (10/11).

Ia menekankan fotografi bukan sekedar aktivitas memotret objek, melainkan mencakup sebuah seni, teknik, dan etika sosial. Dalam dunia jurnalistik, fotografer terikat oleh etika public interest yang berarti kepentingan publik yang secara sah dapat terpublikasi tanpa harus mempunyai izin.

“Ibaratnya seperti KPK menangkap koruptor, kan tidak mungkin kita fotografer izin ke koruptor untuk difoto dahulu. Public interest nya kurang dapat,” tuturnya.

Meskipun demikian, Ia juga mengingatkan, walau seseorang beraktivitas di ruang publik, bukan berarti bebas untuk dijadikan objek foto tanpa persetujuan. Selain itu, ia menuturkan pentingnya dokumen persetujuan yang menjelaskan di mana foto akan ditampilkan dan bagaimana penggunaannya.

“Kita sering lupa bahwa privasi itu hak dasar. Kalau orang tidak mau difoto, ya jangan difoto,” ujarnya.

Selain etika, Sidiq juga menyoroti pentingnya regulasi yang tegas bagi platform penyedia jasa fotografi digital. Ia menilai, platform memiliki tanggung jawab besar untuk mengatur hubungan antara fotografer dan klien, termasuk perlindungan terhadap data visual pengguna.

“Platform seperti Fotoyu itu ibaratnya marketplace. Kalau fotografer disebut mitra, maka perjanjian dan batasan harus jelas. Jangan sampai foto yang tidak terpakai dijual atau digunakan untuk kepentingan lain, apalagi bisa digunakan AI tanpa izin,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sidiq mengakui masyarakat kini semakin peduli dengan hak privasi mereka. Ia melihat ini sebagai titik jenuh masyarakat terhadap eksposur berlebihan di ruang publik. Beberapa orang bahkan sudah memberikan tanda atau mengenakan kaos bertuliskan “Do Not Take My Photo” sebagai bentuk perlawanan.

“Orang sudah sangat peduli dengan hak-hak privacy. Bahkan beberapa orang bilang secara sederhana, orang mau lari aja kok, orang mau olahraga di luar aja, sekarang riweuh,” tutur Sidiq.

Sidiq mengusulkan solusi untuk mengatasi persoalan ini. Pertama, regulasi yang jelas dari pemerintah yang mengatur term and condition platform dan batasan bagi fotografer.

Kedua, fotografer harus melihat kembali tujuan dan etika mereka. Ketiga, pelaku usaha dan fotografer tidak bisa bergerak sendiri dan harus didukung dengan platform pemangku kebijakan agar tidak memiliki gesekan horizontal.

“Foto itu tidak hanya medium. Single foto pun dia bercerita tentang orang itu, tentang hal yang mungkin dia ingin sembunyikan dari dirinya,” tambahnya.

Ia juga mendorong para fotografer muda untuk memahami kembali makna fotografi sebagai medium yang merekam kisah manusia, bukan sekadar alat ekonomi.

“Satu foto bukan cuma data visual, tapi cerita personal seseorang. Jadi hargailah mereka yang ingin atau tidak ingin difoto. Jangan hanya berorientasi pada uang, tapi juga pada nilai kemanusiaan,” pesannya.

Sidiq juga berharap tidak ada perselisihan serius antara fotografer dengan masyarakat, sehingga semua pihak, baik pelari, fotografer, dan platform bisa sama-sama menikmati aktivitas mereka dengan nyaman. (Zaatuddin/Humas)

Editor: Choiril Amirah Farida

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebijakan Jam Masuk Sekolah dari Perspektif Disiplin dan Tumbuh Kembang Anak

    Kebijakan Jam Masuk Sekolah dari Perspektif Disiplin dan Tumbuh Kembang Anak

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah meresmikan aturan baru terkait jam masuk sekolah yang kini dimajukan menjadi pukul 06.30 WIB. Kebijakan ini tercantum dalam surat edaran Gubernur Jawa Barat bertanggal 28 Mei 2025 dengan nomor 58/PK.03/Disdik. Dilansir dari akun Instagram resmi Dinas Pendidikan Jawa Barat, kebijakan tersebut merupakan implementasi dari Permendikbud Nomor 23 […]

  • PWM Jawa Barat Terima Buku Panduan MLC dari LDK PP Muhammadiyah

    PWM Jawa Barat Terima Buku Panduan MLC dari LDK PP Muhammadiyah

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 67
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Cirebon — Dalam suasana hangat penuh semangat dakwah, Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi menyerahkan Buku Panduan Mualaf Learning Center (MLC) kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat. Penyerahan ini dilakukan langsung oleh Ketua LDK PP Muhammadiyah, Ustaz Muchamad Arifin, kepada Ketua PWM Jawa Barat, Prof. Dr. KH. Ahmad Dahlan, M.Ag, serta […]

  • Meramu Iman dan Ilmu! Olimpiade Qur’an-Sains Nasional Digelar oleh PPM Qursains Wonogiri

    Meramu Iman dan Ilmu! Olimpiade Qur’an-Sains Nasional Digelar oleh PPM Qursains Wonogiri

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 52
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Wonogiri – Pondok Pesantren Muhammadiyah (PPM) Qur’an dan Sains (QURSAINS) SMA Muhammadiyah 1 Wonogiri sukses menyelenggarakan Olimpiade Al-Qur’an dan Sains Nasional pada Senin, 14 April 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 450 pelajar tingkat SMP/MTs dari berbagai daerah di Indonesia secara daring melalui sistem Computer-Based Test (CBT). Mengangkat tema integrasi antara nilai-nilai Al-Qur’an dan sains […]

  • 5 Srikandi Lulusan Doktor Pendidikan UMS Siap Warnai Dunia Akademik dengan Karya Bermutu

    5 Srikandi Lulusan Doktor Pendidikan UMS Siap Warnai Dunia Akademik dengan Karya Bermutu

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 46
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Program Doktor Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melahirkan para Lima Skrindani doktor pendidikan dalam Sidang Promosi Doktor yang digelar di Auditorium Moh Djazman, Selasa (22/7). Dalam sambutannya, Ketua Sidang Promosi Doktor, Prof. Dr. Anam Sutopo, S.Pd., M.Hum., menyampaikan bahwa pencapaian ini bukanlah […]

  • RSGM Soelastri UMS Lantik Direksi Baru, Perkuat Komitmen Layanan dan Edukasi Kesehatan Gigi

    RSGM Soelastri UMS Lantik Direksi Baru, Perkuat Komitmen Layanan dan Edukasi Kesehatan Gigi

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melantik jajaran direksi baru Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) “Soelastri” untuk masa jabatan 2025–2029. Prosesi Pelantikan dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) berlangsung khidmat pada Rabu (1/10) di Ruang Pertemuan Lantai 9 RSGM Soelastri, dengan dukungan penuh pimpinan universitas dan civitas academica. Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko […]

  • Konkretkan Gerakan:  Pengukuhan PCPM Grogol 2024-2028 Siap Berjuang dan Berdakwah

    Konkretkan Gerakan: Pengukuhan PCPM Grogol 2024-2028 Siap Berjuang dan Berdakwah

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Najihus Salam
    • visibility 135
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo. Pengukuhan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Grogol periode 2024-2028 dilaksanakan dengan penuh khidmat pada Ahad, 8 Desember 2024. Bertempat di Kanggee Resto Sukoharjo, acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh Muhammadiyah serta perwakilan berbagai Ortom dan Organisasi Pemuda Grogol. Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sukoharjo. Ino Setiyawan, Ketua Bidang Olahraga […]

expand_less