Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Musyda IPM Balikpapan: Siap Menuju Era Baru IPM

Musyda IPM Balikpapan: Siap Menuju Era Baru IPM

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Sabtu, 24 Feb 2024
  • visibility 601
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Balikpapan – Musyawarah Daerah (Musyda) ke-10 Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Balikpapan mengangkat tema “Revitalisasi Gerakan Menuju Era Baru IPM” di Aula Gedung Diasporapar Kota Balikpapan pada Sabtu-Ahad (24-25/02/2024).

Aprilia, Ketua Panitia menyampaikan bahwa pembukaan dihadiri oleh ayahanda dan ibunda dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah Aisyah (PDA), Organisasi Otonom tingkat Daerah dan Pimpinan Wilayah (PW) IPM serta kepesertaan Musyda kali ini diikuti dari pimpinan cabang dan Ranting IPM se-Balikpapan.

Ketua Umum PD IPM Balikpapan Periode 2022-2024, Septian menyampaikan harapan periode selanjutnya memiliki semangat keberlanjutan dan musyda dijadikan sebagai salah satu agenda yang mempererat tali persaudaraan.

“Untuk teman-teman saya harap nantinya di musyawarah bisa memilih pemimpin yang bisa melanjutkan kepemimpinan ini. Pemimpin punya semangat yang membara dalam membawa IPM kedepannya ke Era IPM yg baru. Bermusyawarah dengan bijak, junjung tinggi persaudaraan dan kita semua merupakan keluarga.” Ujar Septian.

Sekretaris PDM, Sahrul, M.M., dalam kesempatan yang sama menyampaikan beberapa hal dan harapannya bahwa forum tertinggi PD IPM ini harus tetap memperhatikan nilai-nilai dan prinsip keislaman yang ada di Muhammadiyah.

“Apa yg dibahas dalam forum musyda ada relevansi dengan nilai-nilai Islam dan prinsip yang ada di Muhammadiyah”. dalam sambutan Sahrul, M.M.

Sekretaris PDM menambahkan terkait dengan keanggotaan sebenarnya IPM paling mudah dalam pengkaderan. Karena IPM sudah sangat difasilitasi dalam mengelola anggota pelajar Muhammadiyah yang ada di sekolah-sekolah Muhammadiyah.

Sahrul juga menyinggung persoalan era baru IPM dengan kemajuan zaman sekarang, IPM harus mampu melintasi zaman baik dari segi kepemimpinan maupun keilmuan.

“Penting pengembangan kepemimpinan dalam hal mewujudkan regenerasi kepemimpinan. IPM harus betul-betul membuat pengkaderan dan harus membangun jiwa kepemimpinan dalam rangka menyiapkan pemimpin lanjutan. IPM harus bisa memanfaatkan TI yang selama ini terus berkembang. Melakukan kolaborasi dan kemitraan baik internal maupun eksternal untuk mengembangkan dan menjalankan program. Kami sangat mengapresiasi atas apa yang sudah dilakukan oleh PD IPM.”

Sekretaris PDA Kota Balikpapan, Hayyun Nurdiniah, S.Pd. memberikan selamat bermusyawarah. Tentu harapannya dalam musyawarah ini menghasilkan perubahan yang menuju pada nilai-nilai positif.

“Harapan kami, ipm sebagai wadah dalam mengasah dan menyalurkan bakat pelajar Muhammadiyah dan bisa menjadi penerus kepemimpinan dimasa akan datang, baik untuk agama dan negara.” Ujar Hayyun.

Ketua Umum PW IPM, Ipmawan Muhammad Indra menyampaikan dalam sambutannya bahwa sinergi dan kolaborasi ini senantiasa harus terus diusahakan. IPM era baru juga menurutnya harus lebih mengutamakan kualitas.

“Era baru IPM artinya diawali dalam niat dan dituliskan dengan harapan. Hari ini kita harus mengutamakan kualitas bukan lagi kuantitas. Pengkaderan menjadi penting sebagai regenerasi kader dan cara menanggulangi kurangnya kader. Teori tanpa aksi ilusi, aksi tanpa teori itu anarki.”

Ipmawan Indra, menyampaikan harapannya IPM kedepan tidak hanya mengerjakan program kerja. IPM itu harus mampu dijadikan rumah dan cinta, maka segalanya mudah dalam perjuangan.

Pembukaan Musyda diakhiri dengan penampilan-penampilan, mulai Akustik, variasi tepuk dan yel-yel dari DPK Hizbul Wathan SMP Muh 1 Balikpapan serta ditutup dengan pemberian piagam penghargaan bagi pelajar berprestasi.

Editor: Najihus Salam

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IMM Surakarta Tekankan Peran Kritis Mahasiswa dalam Pembangunan Kota

    IMM Surakarta Tekankan Peran Kritis Mahasiswa dalam Pembangunan Kota

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Surakarta menggelar Stadium General (SG) DAMNAS bertema “Disrupsi Masyarakat Urban 5.0”. Kegiatan bertajuk DAMNas IMM Surakarta 2026 tersebut berlangsung di Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta pada Rabu (20/5). Setelah pembukaan kegiatan, agenda dilanjutkan dengan sesi Stadium General yang menghadirkan dua pemantik diskusi. […]

  • Kesmas UMS Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Dunia Kerja dan Industri Kesehatan

    Kesmas UMS Selaraskan Kurikulum dengan Kebutuhan Dunia Kerja dan Industri Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 100
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id telah menyelenggarakan Workshop Peninjauan Visi dan Kurikulum Prodi Kesmas UMS bersama Stakeholder dan Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDI) untuk Tahun Akademik 2027/2028. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Prodi Kesmas UMS mengevaluasi dan mengembangkan kurikulum […]

  • Prof. Syafiq: Menjaga Bumi adalah Wujud Syukur dan Pengamalan Keimanan

    Prof. Syafiq: Menjaga Bumi adalah Wujud Syukur dan Pengamalan Keimanan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KABARMUH; JAKARTA – Menjaga bumi merupakan wujud syukur sekaligus pengamalan nilai-nilai keimanan. Pesan tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Syafiq A. Mughni, saat menandatangani Nota Kesepahaman dan Piagam Sekretariat Bersama Aksi Iklim Lintas Iman Indonesia yang diselenggarakan Yayasan Amanah Daya Nusantara (AYANA) di Jakarta, Senin (27/7). Dalam sambutannya, Prof. Syafiq menegaskan bahwa krisis iklim […]

  • Mahasiswa UNESA Tanamkan Empati, Cegah Bullying Sejak Usia Dini di MI Muga Bulubrangsi

    Mahasiswa UNESA Tanamkan Empati, Cegah Bullying Sejak Usia Dini di MI Muga Bulubrangsi

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lamongan – Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di Desa Bulubrangsi, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, mengadakan sosialisasi bertajuk “Bahaya Bullying” pada Rabu (24/9/2025). Kegiatan edukatif ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di ruang kelas 3 MI Muhammadiyah 3 (MI Muga Bulubrangsi), dengan peserta dari kalangan siswa kelas 1 […]

  • Prodi Teknik Mesin UMS Gelar Temu Wali Mahasiswa, Perkuat Sinergi Kampus dan Orang Tua

    Prodi Teknik Mesin UMS Gelar Temu Wali Mahasiswa, Perkuat Sinergi Kampus dan Orang Tua

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 102
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Perkuat sinergi antara pihak kampus dan orang tua mahasiswa, Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan kegiatan temu wali mahasiswa angkatan 2025 pada hari Sabtu (10/1) dimana kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid di ruang seminar lantai 7 Gedung Induk Siti Walidah. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh […]

  • KECENDERUNGAN SESAT MENUMPUK KEKAYAAN KARNA NISTA KEPADA ORANGTUA

    KECENDERUNGAN SESAT MENUMPUK KEKAYAAN KARNA NISTA KEPADA ORANGTUA

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 500
    • 1Komentar

    Oleh : Annisa Putri Gita Cahyani* Harta saat ini telah menjadi faktor utama dalam menilai keberhasilan seseorang. Masyarakat saat ini bisa dikatakan buta karna tidak mempertimbangkan prinsip moral dan spiritual dalam meraih kekayaan yang bersifat duniawi. Ketika dihubungkan dengan kecenderungan manusia untuk menumpuk kekayaan kosong sebagai akibat dari nista terhadap orang tua, fenomena ini menjadi […]

expand_less