HMP HES UMS Bersama LAZISMU dan RS PKU Optimalkan Fungsi Masjid untuk Penguatan Peran Sosial
- account_circle Kabar Muhammadiyah
- calendar_month 13 jam yang lalu
- visibility 52
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KABARMUH.ID, SURAKARTA – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Hukum Ekonomi Syariah (HES) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkolaborasi dengan LAZISMU Sukoharjo dan RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo dalam mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Program Pengabdian Organisasi (PPO) di Masjid Baiturrahman, Desa Celep, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, pada (15-18/10/2026).
Selama empat hari, mahasiswa menyelenggarakan sejumlah kegiatan yang dirancang untuk mengoptimalkan fungsi masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan sosial, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Program tersebut mencakup pembagian sembako, tabligh akbar, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga kegiatan pembinaan keagamaan dan aktivitas bersama warga.
Melalui kolaborasi dengan LAZISMU Sukoharjo, tim PPO HMP HES UMS menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial untuk membantu meringankan kebutuhan warga sekaligus memperkuat peran lembaga filantropi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di sekitar Desa Celep.
Salah satu kegiatan utama dalam rangkaian pengabdian tersebut ialah tabligh akbar yang menghadirkan Ustadz Haidar Mubarok, L.C., M.H., dosen Program Studi HES UMS sekaligus wakil pengurus Pondok Pesantren Imam Syuhodo Sukoharjo. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam memakmurkan masjid agar keberadaannya terus memberikan manfaat bagi umat.
Ia juga mengingatkan bahwa memakmurkan masjid merupakan bagian dari amal saleh yang memiliki nilai penting dalam kehidupan seorang muslim. Menurutnya, generasi muda perlu mengambil peran aktif dalam menghidupkan kegiatan masjid, sehingga tempat ibadah tersebut tetap menjadi pusat pembinaan spiritual dan kehidupan sosial masyarakat.
“Kados napa kita kedah memakmurkan masjid bapak-bapak ibu-ibu, mas mba? Amargi kanthi memakmurkan masjid punika, Gusti Allah badhe nglebetaken kita kalebet tiyang-tiyang ingkang dipun paringi panggenan wonten ing swarga. Mekaten ugi tiyang-tiyang mukmin ingkang nglampahi amal shalih, saha tiyang putra utawi tiyang putri, Gusti Allah badhe njamin hidupipun dados hidup ingkang bahagia,” ujarnya, Selasa (20/10/2026).
Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah jamaah yang hadir, yang disebut lebih banyak dibandingkan kajian sebelumnya. Partisipasi warga juga tampak dalam sesi tanya jawab yang berlangsung setelah penyampaian materi. Hal tersebut menunjukkan bahwa kegiatan masjid dapat menjadi ruang pertemuan dan pembelajaran bersama bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis melalui kolaborasi bersama RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, dan konsultasi kesehatan umum. Kehadiran layanan ini menjadi upaya mendekatkan akses pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat sekaligus memperluas manfaat kegiatan masjid di luar aktivitas peribadatan.
Selain kegiatan sosial dan kesehatan, PPO HMP HES UMS juga menghadirkan aktivitas pendukung, seperti senam sehat, TPA Ceria, dan kajian setelah Magrib. Berbagai kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat pembinaan spiritual, membangun kebersamaan warga, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam memakmurkan masjid secara berkelanjutan.
Melalui sinergi dengan LAZISMU Sukoharjo dan RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo, HMP HES UMS berupaya menghadirkan pengabdian yang menyentuh berbagai kebutuhan masyarakat. Program ini sekaligus menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis sebagai pusat ibadah, pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kepedulian sosial. Dengan keterlibatan mahasiswa, lembaga mitra, dan masyarakat, masjid diharapkan semakin berdaya dalam membangun kehidupan umat yang sehat, peduli, dan saling menguatkan.
Penulis : (Aninditya Nur’aini/Alvian/Humas)
Editor : Irsyad Hakim Affandi
- Penulis: Kabar Muhammadiyah