BeritaJatengkabar muhammadiyah

IMM FKG UMS Edukasi Warga Sondakan Jaga Pola Hidup Sehat Pasca Lebaran

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat pasca Lebaran menjadi fokus utama dalam kegiatan Promosi Kesehatan (Promkes) yang digelar Pimpinan Komisariat (PK) IMM Az-Zahrawi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS), Minggu (29/3), di Kantor Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta.

Kegiatan yang diikuti sekitar 100 warga ini menekankan pentingnya mengontrol pola makan, menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta mewaspadai penyakit sistemik seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol. Penyakit ini cenderung meningkat setelah momen Ramadan dan Idulfitri.

Narasumber kegiatan yang juga alumni FKG UMS drg. Fitria Wandira, menyampaikan bahwa penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan berjalan lancar serta mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol.

“Pasca Lebaran biasanya terjadi lonjakan kadar gula, kolesterol, dan tekanan darah akibat perubahan pola makan. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk mulai mengontrol kembali gaya hidupnya,” ujar Fitria yang juga Ketua Umum IMM Az-Zahrawi Periode 2020/2021 saat dimintai keterangan, Senin, (30/3).

Ia menambahkan, kesadaran masyarakat terhadap kesehatan sebenarnya cukup baik, namun masih ditemukan berbagai permasalahan, seperti tingginya angka diabetes dan kolesterol, serta hipertensi pada kelompok lanjut usia. Penanganan awal, lanjutnya, telah dilakukan melalui posyandu untuk membantu mengontrol tekanan darah.

Selain itu, drg. Fitria menekankan bahwa kesehatan gigi dan mulut tidak terlepas dari kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kadar gula darah yang tinggi, misalnya, dapat memicu kegoyahan gigi, karies, hingga penumpukan karang gigi. Sementara hipertensi dapat menyebabkan pembengkakan gusi dan perdarahan saat menyikat gigi.

“Masalah gigi sering kali berkaitan dengan penyakit sistemik. Jadi, menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh menjadi kunci utama,” jelasnya.

Dalam sesi edukasi, warga diimbau untuk mengurangi konsumsi makanan bersantan dan tinggi lemak, serta memperbanyak asupan sayur dan buah. Kebiasaan menyikat gigi minimal dua kali sehari juga ditekankan sebagai langkah sederhana namun penting dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Sebagai upaya pencegahan, masyarakat juga dianjurkan untuk menjaga pola tidur yang cukup, rutin memeriksakan kesehatan, serta segera memeriksakan gigi yang bermasalah ke fasilitas kesehatan terdekat.

Fitria menilai kegiatan penyuluhan ini penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, terutama terkait dampak karang gigi, gigi goyang, hingga kebiasaan membiarkan gigi tanggal tanpa penanganan medis yang tepat.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan pemeriksaan, tetapi juga edukasi dan rekomendasi perawatan yang sesuai,” tambahnya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih sadar dalam menjaga kesehatan tubuh dan gigi secara menyeluruh. “Jika gula darah dan tekanan darah terkontrol, maka kesehatan gigi dan mulut juga akan lebih terjaga, sehingga mendukung hidup yang lebih sehat dan bahagia,” pungkasnya.(Fika/Humas)

Editor: Nurul Fahri

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button