Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Inkubasi Selai Buah Naga Jadi Langkah Nyata Eco Bhinneka Jaga Pangan Lokal dan Bumi

Inkubasi Selai Buah Naga Jadi Langkah Nyata Eco Bhinneka Jaga Pangan Lokal dan Bumi

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Banyuwangi – Upaya merawat bumi dan menghadapi krisis iklim dapat dimulai dari langkah sederhana di tingkat masyarakat. Hal inilah yang dilakukan SMILE Eco Bhinneka Muhammadiyah Banyuwangi melalui kegiatan Kick Off Inkubasi Ecosociopreneur Selai Buah Naga yang digelar di rumah Indri Ratna Sari, Dusun Sumberjambe, Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, Ahad (10/5/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi anak muda lintas agama, perempuan, dan masyarakat lokal untuk belajar mengembangkan potensi pangan lokal berbasis usaha berkelanjutan. Peserta yang hadir berasal dari berbagai organisasi dan komunitas, mulai dari, Nasyiatul Aisyiyah, pemuda lintas agama, APUNA (Asosiasi Pengusana Nasyiatul Aisyiyah) Banyuwangi, (Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia) hingga komunitas AMONG (Anak Muda Eco Bhinneka Blambangan).

Focal Point SMILE Eco Bhinneka Banyuwangi, Zahrotul Janah, menjelaskan bahwa Desa Temurejo memiliki potensi besar melalui komoditas buah naga yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat. Melalui program inkubasi ini, masyarakat didampingi mulai dari proses produksi, keamanan pangan, standar kualitas, pengemasan, hingga pemasaran digital agar produk lokal mampu memiliki nilai tambah ekonomi.

“Desa Temurejo sangat lekat dengan pertanian buah naga sebagai komoditas utama. Hari ini kita belajar bersama bagaimana buah naga dapat diolah menjadi produk lain seperti selai dan makanan olahan lain sehingga memiliki nilai ekonomi lebih tinggi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa menjaga pangan lokal dan membangun usaha ramah lingkungan merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap bumi.

“Mengatasi krisis iklim tidak selalu dimulai dari hal besar; menjaga pangan lokal, mencintai bumi, dan membangun usaha yang berkelanjutan adalah bentuk perlawanan nyata yang bisa dimulai dari langkah kecil bersama,” tambahnya.

Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur, Desi Ratnasari, mengapresiasi kolaborasi yang dibangun Eco Bhinneka Muhammadiyah bersama pemuda lintas iman dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi hijau masyarakat.

Menurutnya, ecosociopreneur tidak hanya berbicara tentang keuntungan ekonomi, tetapi juga bagaimana usaha yang dijalankan dapat turut menjaga keseimbangan lingkungan dan melestarikan potensi lokal.

“Ada potensi lokal yang harus dijaga dan dikembangkan secara kreatif dan kolaboratif sehingga dapat melahirkan pengusaha perempuan yang mandiri, inovatif, dan peduli lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Program Eco Bhinneka Muhammadiyah, Hening Parlan, menyampaikan bahwa perubahan iklim telah berdampak besar terhadap kehidupan masyarakat, termasuk menurunnya hasil panen dan hilangnya berbagai pangan lokal akibat cuaca yang tidak menentu.

Ia menilai pengolahan buah naga menjadi produk pangan berkelanjutan merupakan salah satu bentuk perlawanan terhadap krisis iklim sekaligus edukasi kepada masyarakat untuk lebih mencintai bumi.

“Tidak semata tentang jual beli, tetapi membangun rasa cinta terhadap bumi dan menghadirkan produk olahan yang tidak memperparah krisis iklim,” katanya.

Dalam sesi praktik, peserta mendapatkan pendampingan langsung dari Nina Rosita dari Departemen Ekonomi dan Kewirausahaan PDNA Banyuwangi mengenai produksi selai buah naga berbasis zero waste. Seluruh bagian tanaman buah naga dimanfaatkan, mulai dari buah, kulit, hingga batangnya sehingga tidak meninggalkan sampah produksi.

Selain praktik produksi, peserta juga didorong menggunakan kemasan ramah lingkungan seperti botol kaca dan konsep membawa wadah sendiri guna mengurangi sampah plastik.

Melalui kegiatan ini, Eco Bhinneka Muhammadiyah Banyuwangi berharap lahir pengusaha muda berbasis pangan lokal yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga mampu menjaga kelestarian lingkungan, memperkuat solidaritas lintas iman, dan membangun masa depan bumi yang lebih berkelanjutan.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atasi Minimnya Monitoring Pascastroke, Mahasiswa UMS Sabet Silver Award di MTE 2026

    Atasi Minimnya Monitoring Pascastroke, Mahasiswa UMS Sabet Silver Award di MTE 2026

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Minimnya sistem pemantauan berkelanjutan bagi pasien pascastroke masih menjadi tantangan serius dalam dunia kesehatan. Keterbatasan kontrol terapi di luar fasilitas medis kerap berdampak pada lambatnya pemulihan, rendahnya kepatuhan minum obat, hingga tingginya risiko kondisi darurat yang tidak tertangani dengan cepat. Menjawab persoalan tersebut, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menghadirkan inovasi digital […]

  • Przesyłanie dokumentów w Mafia Casino: Zasady formatu i rozmiaru

    Przesyłanie dokumentów w Mafia Casino: Zasady formatu i rozmiaru

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Spis treści Dlaczego Mafia Casino wymaga weryfikacji dokumentów? Lista akceptowanych dokumentów i wymagania Format i rozmiar plików: Klucz do szybkiej weryfikacji Krok po kroku: Jak przesłać dokumenty w Mafia Casino Rozwiązywanie najczęstszych problemów Podsumowanie i dalsze kroki Mafia Casino Document Upload: Format and Size Rules Weryfikacja tożsamości w kasynach online jest standardową procedurą, a Mafia […]

  • Workshop Penguatan Kelembagaan Desa Wisata oleh Tim PPK Ormawa IMM FISIPOL UMY

    Workshop Penguatan Kelembagaan Desa Wisata oleh Tim PPK Ormawa IMM FISIPOL UMY

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 204
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Tim PPK Ormawa IMM FISIPOL UMY mengadakan Workshop Penguatan Kelembagaan Desa Wisata Kalurahan Guwosari yang berlangsung di Wisata Banjaran Kalurahan Gowasari. Latar belakang Workshop ini dilaksanakan guna meningkatkan kapasitas pengelolaan desa wisata di Kalurahan Guwosari. Oleh karena itu, dapat memastikan adanya keberlanjutan dalam mengimplementasikan rencana pengembangan pariwisata. Tujuan ini juga mencakup pencapaian […]

  • Les différences entre app Android et jeu direct sur smartphone Tiki Taka Casino

    Les différences entre app Android et jeu direct sur smartphone Tiki Taka Casino

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Le tikitaka casino propose une expérience de jeu accessible aussi bien via une application Android que directement sur smartphone via navigateur. Ces deux modes offrent des solutions mobiles adaptées, mais présentent des différences notables en termes d’installation, de performances et de fonctionnalités. Différences fondamentales entre l’application Android et le jeu direct sur smartphone L’application Android […]

  • Perkuat Filantropi LAZISMU Lampung Timur Gelar Rakerda Perdana untuk Optimalisasi Zakat di 26 Kecamatan

    Perkuat Filantropi LAZISMU Lampung Timur Gelar Rakerda Perdana untuk Optimalisasi Zakat di 26 Kecamatan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 7
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung Timur – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Daerah Lampung Timur resmi menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) perdana pada awal tahun 2026. Momentum ini menjadi tonggak sejarah baru bagi lembaga tersebut sejak pertama kali didirikan pada tahun 2018 silam. Bertempat di pusat kegiatan Muhammadiyah Lampung Timur pada 1 Februari 2026, agenda […]

  • Rahasia yang Disyukuri

    Rahasia yang Disyukuri

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Oleh: Fathan Faris Saputro, MPID PDM Lamongan Fiersa Besari pernah berkata, “Beberapa rasa memang harus dibiarkan menjadi rahasia. Bukan untuk diutarakan, hanya untuk disyukuri keberadaannya.” Ungkapan ini menekankan pentingnya rasa syukur dalam hidup, bahkan untuk hal-hal yang tersembunyi. Rahasia-rahasia kecil yang kita simpan dapat menjadi sumber kebahagiaan dan kepuasan jika kita mampu mensyukurinya. Surat Ibrahim […]

expand_less