Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jakarta sampai Papua! PSBPS UMS Mengawali Roadshow Pelatihan Nasional “Pancasila sebagai Laku”

Jakarta sampai Papua! PSBPS UMS Mengawali Roadshow Pelatihan Nasional “Pancasila sebagai Laku”

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
  • visibility 273
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Jakarta – Pancasila sebagai dasar negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan nasional dihadapkan pada tantangan serius karena kurangnya upaya yang sungguh-sungguh dalam menyebarluaskan, menginternalisasikan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.

Meskipun Pancasila diakui sebagai falsafah dan pondasi keindonesiaan, penerapannya belum menjadi kebiasaan yang mewujud dalam kehidupan sehari-hari. Sikap dan perilaku publik, serka kebijakan kelembagaan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila belum terintegrasi secara sistemik dalam struktur politik, hukum, dan ekonomi pemerintahan, dan secara kultural di lembaga-lembaga pendidikan dan organisasi keagamaan. Kondisi ini juga terjadi pada generasi muda yang sering disebut sebagi milenial, termasuk mahasiswa.

Akibatnya, sebagian mahasiswa mencari arah atau pandangan alternatif di luar kerangka Pancasila, percaya bahwa hal tersebut dapat mengembalikan integritas dan kedaulatan penyelenggara negara yang dianggap telah gagal menjamin kesejahteraan dan kebahagiaan seluruh rakyat Indonesia. Hal ini memberi celah bagi kelompok-kelompok ekstrem dan intoleran, serta ideologi takfiri, untuk dengan mudah mempengaruhi dunia pendidikan dengan menyebarkan doktrin ideologi alternatif yang dianggap sebagai solusi atas berbagai masalah yang dihadapi bangsa dan negara.

Menyaksikan carutmarut permasalahan ini, Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial Universitas Muhammadiyah Surakarta (PSBPS UMS) berupaya menguatkan kembali ideologi Pancasila dalam kesadaran berbangsa dan bernegara, melalui jalan kultural dan pedagogis. Hal ini diwujudkan melalui pendalaman konsep Pancasila dalam tiga dimensi, yaitu pengetahuan, keyakinan dan penghayatan, serta praktik hidup, bagi para dosen pengampu dan mahasiswa yang mengikuti mata kuliah wajib Pancasila dan Kewarganegaraan di tingkat perguruan tinggi. Ketiga dimensi ini oleh PSBPS UMS dituangkan dalam program dengan tajuk “Revitalisasi, Institusionalisasi, dan Standardisasi Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi Indonesia” (RISP3TI).

Program ini telah dilakukan sejak 2019 dengan dukungan HARMONI-USAid. PSBPS UMS bekerjasama dengan Lembaga Bahasa dan Ilmu Pengetahuan Umum (LBIPU) UMS yang bertanggung jawab atas pengelolaan mata kuliah Pancasila di UMS. Pada saat program ini dijalankan, LBIPU terlibat baik secara substantif maupun teknis dalam melaksanakan program (penyusunan modul & LMS, advokasi kebijakan, dan pelatihan). PSBPS UMS juga menjalin kerjasama dengan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah dan BELMAWA Kemendikbudristek DIKTI untuk review modul ajar “Pancasila Sebagai Laku”, desain Learning Management System, advokasi kebijakan, pelatihan para dosen dan mahasiswa penggerak, serta praktik belajar-mengajar di kelas.

Tahun 2024 ini, PSBPS UMS memperluas jangkauan geografis Pelatihan Nasional RISP3TI, dari target awal 24 mitra perguruan tinggi suasta dan negeri di Jawa pada 2023, menjadi 50 universitas dari berbagai penjuru Indonesia. Penyelenggaraan pelatihan ini dilakukan di 6  hub wilayah: DKI Jakarta dan sekitarnya, Kalimantan, Sumatera, Jawa Timur dan Indonesia Timur, Jawa Tengah, dan Papua. Pelatihan pertama diadakan pada tanggal 23-25 April 2024 untuk daerah hub Jawa Barat dan Jakarta di Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Yayah Khisbiyah, Direktur Eksekutif PSBPS UMS dalam sambutan untuk pelatihan pertama menyatakan memilih revitalisasi dan institusionalisasi Pendidikan Pancasila di lingkungan universitas sebagai strategi transformasi sosial berjangka Panjang dan berkesinambungan. PSBPS UMS beserta mitra-mitra kolaborasi berusaha memastikan bahwa materi pembelajaran Pendidikan Pancasila yang disampaikan dalam program ini relevan dengan perkembangan sosial-politik mutakhir, berpendekatan inklusif dan inovatif.

Di tengah kemunduran demokrasi, menurunnya keteladanan kepemimpinan nasional, dan berbagai pelanggaran terhadap azas Pancasila, program ini diharapkan membentuk pola pikir kritis-konstruktif mahasiswa, agar memahami, meyakini, dan menerapkan nilai-nilai Pancasila yang oleh persyarikatan Muhammadiyah dijunjung sebagai darul ahdi wal syahadah. Tujuan akhir dari program ini adalah perubahan sosial positif dalam memperbaiki tata kelola negara dan mendorong pembangunan bangsa yang damai-inklusif, berkeadilan dan berkeadaban.

Mohammad Thoyibi, mewakili LBIPU UMS, memaparkan tentang temuan hasil survey bahwa materi pembelajaran Pendidikan Pancasila dipersepsikan kurang kontekstual, metode pembelajarannya membosankan, dan capaian pembelajaran pada ranah afektif dan perilaku masih terbatas. Melalui pelatihan ini, diharapkan metode pembelajaran reflektif-interaktif dan andragogi dapat diimplementasikan, melalui pemberdayaan kompetensi dosen dalam memandu mahasiswa mengartikulasikan pemikiran kritis, dan meningkatkan relevansi materi dengan kasus-kasus aktual di masyarakat. Metode pembelajaran yang cenderung tradisional satu-arah dinilai tidak memadai dalam memfasilitasi partisipasi aktif mahasiswa serta pengembangan ranah afektif dan konatif mereka.

Kemudian, Prof. Ma’mun Murod, Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, dalam sambutannya menyoroti pentingnya memahami Pancasila sebagai falsafah tengahan yang bersifat wasathiyah, bukan ekstrem. Pancasila adalah hasil dialektika antara berbagai perspektif tentang dasar negara, menciptakan sintesis yang sejalan dengan nilai-nilai fundamental dalam Islam. Lebih lanjut, Prof. Murod merekomendasikan Pancasila sebagai alat kritik terhadap berbagai penyimpangan dan pelanggaran demokrasi yang terjadi saat ini. Ia menggarisbawahi bahwa pemahaman yang mendalam tentang Pancasila sebagai falsafah tengahan dapat membantu mencegah polarisasi dan ekstremisme di masyarakat. Dengan memahami bahwa Pancasila adalah sintesis yang memperhitungkan berbagai perspektif dan nilai, diharapkan generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang membawa Indonesia menuju arah yang lebih baik.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konsisten Berprestasi, SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin Tembus Dua Besar di Balikpapan

    Konsisten Berprestasi, SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin Tembus Dua Besar di Balikpapan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Kabarmuh
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Balikpapan — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin Balikpapan. Berdasarkan data resmi yang dirilis melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), sekolah ini berhasil menempati posisi kedua sebagai sekolah dengan jumlah peserta didik berprestasi terbanyak di Kota Balikpapan dengan total 101 prestasi […]

  • Dari Sampah Jadi Solusi: Pemuda Lintas Iman Banyuwangi Bikin Sabun dan Ventilasi Roster Dari Plastik Bekas

    Dari Sampah Jadi Solusi: Pemuda Lintas Iman Banyuwangi Bikin Sabun dan Ventilasi Roster Dari Plastik Bekas

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banyuwangi — Eco Bhinneka Muhammadiyah Banyuwangi, Jawa Timur, menggelar Pelatihan Pembuatan Ventilasi Roster dan Sabun Ramah Lingkungan yang berlangsung di Balai Desa Glagahagung, Purwoharjo, Banyuwangi pada Sabtu (12/7). Kegiatan tersebut menjadi puncak sekaligus penutup program Inisiatif Bersama untuk Aksi Keagamaan yang Strategis (Joint Initiative for Strategic Religious Action) yang dilaksanakan oleh Muhammadiyah & Nasyiatul […]

  • Lelucon Jadi Guru: Tertawa di Tengah Laporan Keuangan Negara

    Lelucon Jadi Guru: Tertawa di Tengah Laporan Keuangan Negara

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Oleh: Khosiyatika, M.Pd, (Ketua Bidang IMMawati Jawa Tengah, Guru SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga) Jadi guru itu kadang seperti jadi pelawak, harus tetap menghibur meski isi dompet dan kepala sama-sama kosong. Tapi siapa sangka, lelucon terbesar datang bukan dari kelas, tapi dari gedung kementerian. Belum lama ini, Sri Mulyani Menteri Keuangan yang terkenal tegas dan […]

  • Kiai Fathurrahman Kamal: Suara Rakyat, Suara Tuhan?

    Kiai Fathurrahman Kamal: Suara Rakyat, Suara Tuhan?

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Oleh: Fathurrahman Kamal Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Eforia dalam suatu perhelatan politik elektoral hal yang biasa terjadi. Namun, ungkapan retorik-romantik “Suara Rakyat adalah Suara Tuhan” , yang berasal dari bahasa Latin “Vox Populi Vox Dei” : mengandung cacat secara filosofis (logical fallacy), terlebih lagi dalam timbangan akidah & keimanan seorang muslim. Tuhan tak sepantasnya […]

  • LP3AIK Universitas Muhammadiyah Pringsewu Gelar Kegiatan Baitul Arqom Purna Studi untuk Mahasiswa Fakultas Kesehatan

    LP3AIK Universitas Muhammadiyah Pringsewu Gelar Kegiatan Baitul Arqom Purna Studi untuk Mahasiswa Fakultas Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pringsewu – 13 September 2025 – Lembaga Pendidikan, Pembinaan, dan Pengembangan Al Islam Ke Muhammadiyah (LP3AIK) Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI) menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqom Purna Studi (BAPUS) bagi mahasiswa Fakultas Kesehatan. Kegiatan ini diikuti oleh total 263 peserta yang terdiri dari mahasiswa reguler sebanyak 131 dan mahasiswa konversi sebanyak 199. Ketua pelaksana kegiatan, Dr. […]

  • Utusan MPKSDI PPM Dampingi Baitul Arqam di Raja Ampat

    Utusan MPKSDI PPM Dampingi Baitul Arqam di Raja Ampat

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 199
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Raja Ampat – Sebagai salah satu destinasi impian masyarakat lokal dan internasional, Raja Ampat di Provinsi Papua Barat memang terkenal dengan keindahan alamnya, terkhusus lautnya yang berwarna biru. Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengutus Moch. Irfan Islami, Muhammad Ali, dan Endy Saiful Alim untuk mendampingi kegiatan pelatihan perkaderan […]

expand_less