K.H. Siswanto: Al-Qur’an Bukan Sekadar Bacaan, Tapi Petunjuk Kehidupan
- account_circle Redaksi Kabarmuh
- calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

K.H. Siswanto menegaskan bahwa manusia diciptakan dengan panduan lengkap: Al-Qur’an. Tanpa mengikuti petunjuk itu, hidup akan tersesat dan jauh dari kebahagiaan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Baca, pahami, hayati, dan amalkan Al-Qur’an,” pesan K.H. Siswanto dalam khutbah Jumatnya yang menekankan urgensi menjadikan wahyu sebagai panduan utama kehidupan.
Balikpapan – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Tarbiyah Muhammadiyah Balikpapan, Jumat (24/10/2025), ketika Ketua PWM Kaltim, K.H. Siswanto, menyampaikan khutbah bertajuk pentingnya kembali kepada Al-Qur’an.
Dalam khutbahnya, ia mengingatkan jamaah bahwa manusia tidak boleh hidup tanpa panduan wahyu. “Sang Pencipta telah menyiapkan desain manusia dengan sempurna, dan menurunkan manual book untuknya, yaitu Al-Qur’an,” ujar K.H. Siswanto.
Menurutnya, banyak persoalan hidup muncul karena manusia meninggalkan petunjuk Allah. Padahal, Al-Qur’an telah menjanjikan ketenangan bagi siapa pun yang mengikutinya. Ia mengutip Surah Al-Baqarah ayat 38 dan Thaha ayat 123 sebagai bukti bahwa orang yang berpegang pada petunjuk Allah tidak akan khawatir, bersedih, tersesat, atau celaka.
“Kalau hidup kita jauh dari Al-Qur’an, maka kita akan kehilangan arah. Sebaliknya, jika dekat dengan Al-Qur’an, hidup akan dipenuhi cahaya dan keberkahan,” katanya.
Khatib yang juga dikenal sebagai tokoh pembina dakwah Muhammadiyah di Kaltim ini menutup khutbahnya dengan ajakan reflektif: “Mari baca Al-Qur’an, pahami maknanya, resapi kandungannya, dan amalkan dalam kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan sejati.”(ay.1)
- Penulis: Redaksi Kabarmuh
Saat ini belum ada komentar