Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Karang Tangguh Diresmikan di NTB, Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Gaungkan Ketahanan Iklim dari Desa

Karang Tangguh Diresmikan di NTB, Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Gaungkan Ketahanan Iklim dari Desa

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, Sumbawa – Dalam rangka memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap risiko bencana dan perubahan iklim, Program SIAP SIAGA meluncurkan inisiatif “Karang Tangguh” dalam Workshop dan Kick-Off Rencana Kerja Tahunan 2025 yang digelar di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Program “Karang Tangguh” merupakan program kolaboratif antara Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) atau Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah.

Inisiatif ini hadir sebagai bentuk dukungan Muhammadiyah terhadap percepatan implementasi Peraturan Gubernur NTB Nomor 84 Tahun 2022 tentang Desa Tangguh Bencana (DESTANA), sekaligus langkah konkret dalam mendorong integrasi pengurangan risiko bencana ke dalam perencanaan pembangunan desa. Ketua LRB/MDMC PP Muhammadiyah, Budi Setiawan, hadir langsung untuk menandatangani peresmian kerjasama program ini pada Rabu, 11 Juni 2025.

Indrayanto, Wakil Ketua LRB/MDMC PP Muhammadiyah, menjelaskan bahwa Program Karang Tangguh. (11/6)

Wakil Ketua LRB/MDMC PP Muhammadiyah, Indrayanto, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk menciptakan desa tangguh bencana melalui penguatan ketahanan pangan dan adaptasi perubahan iklim yang inklusif serta berkelanjutan.

“Program ini kami rancang untuk memperkuat daya lenting masyarakat desa terhadap bencana, khususnya dengan membangun ketahanan pangan yang terintegrasi dengan adaptasi perubahan iklim,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program ini juga menekankan pentingnya penguatan komunitas dan kelompok rentan.

“Selain itu, kami juga ingin mendorong pelibatan lebih besar dari jaringan Muhammadiyah di berbagai daerah agar menjadi bagian dari solusi berbasis komunitas,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua LLHPB PP ‘Aisyiyah, Rahmawati Husein, menegaskan komitmen ‘Aisyiyah dalam mendorong pembentukan desa tangguh iklim bersama MDMC melalui pendekatan komunitas.

“Kami akan fokus pada penanaman mangrove serta penguatan ketahanan pangan berbasis kelautan sebagai bentuk adaptasi komunitas terhadap perubahan iklim,” jelasnya.

Ia juga menekankan peran sentral perempuan dalam pembangunan ketangguhan.

“Perempuan, melalui gerakan ‘Aisyiyah, bukan hanya menjadi penerima dampak, tapi juga aktor utama dalam membangun ketangguhan bersama masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapannya agar inisiatif ini dapat berkembang dan direplikasi di berbagai wilayah.

“Kami berharap program ini menjadi percontohan yang bisa direplikasi secara mandiri di wilayah lain,” tutupnya.

Kick-Off ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi multipihak dalam implementasi pengurangan risiko bencana yang terintegrasi dan berkelanjutan. Program SIAP SIAGA sendiri merupakan bentuk kemitraan antara Pemerintah Indonesia (BNPB) dan Pemerintah Australia yang berfokus pada penguatan sistem kelembagaan penanggulangan bencana, khususnya BPBD di tingkat provinsi dan kabupaten.

Kegiatan ini dihadiri lebih dari 70 peserta dari berbagai kalangan, termasuk perwakilan BNPB, Kedutaan Besar Australia, SIAP SIAGA Nasional, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi NTB dan Kabupaten Sumbawa, seperti BPBD, Bappeda, Dinas PMD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas P3AP2KB, Diskominfo, serta unsur masyarakat sipil seperti Forum PRB dan Forum Perguruan Tinggi PB.

Dengan kolaborasi erat antara pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan mitra pembangunan, Program Karang Tangguh diharapkan menjadi model pendekatan komunitas yang mampu menjawab tantangan krisis iklim dan memperkuat ketahanan lokal secara inklusif dan berkelanjutan.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMS Dorong Dosen Raih Beasiswa LPDP: Jalan Menuju S3 Kian Terbuka

    UMS Dorong Dosen Raih Beasiswa LPDP: Jalan Menuju S3 Kian Terbuka

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui pendidikan lanjutan bagi para dosen. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah mendorong dosen bergelar magister untuk segera melanjutkan studi doktoral dengan memanfaatkan program beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Wakil Rektor IV UMS, Prof. Dr. dr. Em […]

  • Syawalan AMM Banjar, Perkuat Kebangsaan dan Memajukan Ekonomi

    Syawalan AMM Banjar, Perkuat Kebangsaan dan Memajukan Ekonomi

    • calendar_month Sabtu, 27 Apr 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 250
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Banjar –  Majelis Pendidkan Kader & Sumber daya insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Banjar gelar Syawalan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) pada sabtu (27/04). Kegiatan rutin tahunan yang bertempat di Aula Kecamatan Karang Intan ini dihadiri ratusan kader muhammadiyah dari berbagai organisasi otonom baik itu IMM, IPM, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah, Kepanduan Hizbul […]

  • Raih Akreditasi Unggul, IQT UMS Siap Jadi Solusi Kehidupan Umat di Era Modern

    Raih Akreditasi Unggul, IQT UMS Siap Jadi Solusi Kehidupan Umat di Era Modern

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) S1 Universitas Muhammadiyah Surakarta https://www.ums.ac.id/ (UMS) resmi meraih akreditasi unggul berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang berlaku sejak 8 April 2026 hingga 8 April 2031. Capaian ini menjadi tonggak penting setelah sebelumnya prodi tersebut berada pada peringkat akreditasi B. Kepala Prodi IQT […]

  • Gagas Pariwisata Lewat Arsitektur, Alumni UMS Ini Sukses Jadi Duta Wisata Wonogiri 2025

    Gagas Pariwisata Lewat Arsitektur, Alumni UMS Ini Sukses Jadi Duta Wisata Wonogiri 2025

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Dinda Satriya Utama, S.Ars, alumni Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil meraih gelar Duta Wisata Wonogiri 2025. Pria kelahiran Wonogiri ini membuktikan bahwa latar belakang akademik di bidang arsitektur tidak menghalangi kontribusi dalam sektor pariwisata. Kecintaan Dinda terhadap Wonogiri telah tumbuh sejak lama. Ia mulai tertarik mengikuti ajang Duta Wisata […]

  • FORDIGIMU, Jawaban Muhammadiyah atas Kebutuhan Mendesak Dakwah Digital

    FORDIGIMU, Jawaban Muhammadiyah atas Kebutuhan Mendesak Dakwah Digital

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta — Perubahan lanskap dakwah di era digital menuntut kehadiran aktor-aktor baru yang tak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga piawai dalam menjangkau audiens melalui platform digital. Dalam konteks inilah, Forum Dai Digital Muhammadiyah (FORDIGIMU) lahir sebagai jawaban atas urgensi dakwah yang adaptif, terstruktur, dan berkelanjutan di era teknologi informasi. Transformasi digital telah menggeser […]

  • Menanti Al-Mahdi: Mengapa Umat Islam Tidak Boleh Menjadi Penonton Zaman?

    Menanti Al-Mahdi: Mengapa Umat Islam Tidak Boleh Menjadi Penonton Zaman?

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Oleh: Najib Maulana Alfikri Dengan melihat rentetan berita akhir-akhir ini, banyak dari kita telah menyaksikan teater tragedi yang diputar berulang-ulang. Jet tempur serta rudal selalu ada di langit malam dan warga sipil serta anak-anak tak berdosa menangis di atas puing-puing peradaban mereka sendiri. Di sisi lain, para pemimpin negara berbalut jas rapi sedang menandatangani kesepakatan […]

expand_less