Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketua PWM Jateng Tegaskan Perbedaan Syariah dan Fikih dalam Manhaj Tarjih Muhammadiyah

Ketua PWM Jateng Tegaskan Perbedaan Syariah dan Fikih dalam Manhaj Tarjih Muhammadiyah

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, KLATEN – Materi Fiqih Prioritas dari ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Dr. H. Tafsir, M.Ag., dalam rangkaian Darul Arqam Pimpinan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan pentingnya memahami perbedaan antara syariah dan fikih sebagai dasar pengambilan sikap keagamaan dan keputusan Persyarikatan. Pemahaman ini dinilai krusial dalam menjaga nalar Islam berkemajuan di tengah dinamika masyarakat.

Dalam pemaparannya, pemateri menjelaskan bahwa syariah bersifat tunggal, mutlak, dan final, karena bersumber langsung dari Al-Qur’an dan Sunah. Namun, ketika syariah telah disentuh oleh tafsir, pemikiran, dan ijtihad manusia, maka hasilnya bukan lagi syariah, melainkan fikih, yang bersifat beragam, tidak tunggal, dan sangat dipengaruhi ruang dan waktu.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Dr. H. Tafsir, M.Ag., turut hadir memberikan materi Materi Fiqih Prioritas dalam agenda Darul Arqam Pimpinan UMS, Kamis (8/1)

“Syariah itu satu dan mutlak benar, tetapi ketika sudah disentuh oleh akal manusia, itu bukan syariah lagi, melainkan fikih. Fikih tidak pernah final, tidak mutlak, dan selalu berkembang,” tegasnya, Kamis (8/1).

Ia mencontohkan persoalan hukum rokok yang tidak memiliki penyebutan eksplisit dalam Al-Qur’an maupun hadis. Perbedaan pandangan antara Muhammadiyah, NU, dan kelompok lain muncul bukan karena perbedaan syariah, melainkan karena perbedaan fikih. Oleh karena itu, fatwa tidak bersifat memaksa seperti undang-undang, melainkan menjadi rujukan bagi mereka yang membutuhkan.

“Fatwa itu bukan undang-undang. Ia tidak memaksa dan tidak mengikat. Fatwa hanya dipakai oleh orang yang membutuhkan fatwa,” jelasnya.

Ia juga mengulas persoalan penentuan awal Ramadan dan Idulfitri sebagai contoh nyata perbedaan fikih. Menurutnya, satu Ramadan dan satu Syawal adalah syariah, tetapi perbedaan penetapan tanggal terjadi karena perbedaan metode dan ijtihad manusia. Dalam konteks ini, warga Muhammadiyah didorong untuk berpegang pada keputusan Persyarikatan sebagai bentuk disiplin organisasi.

“Berbuat salah karena ijtihad itu tetap berpahala. Salah satu pahala, benar dua pahala. Yang tidak dibenarkan adalah tidak memilih,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya fikih prioritas dalam gerakan Muhammadiyah. Keputusan mendirikan sekolah, rumah sakit, dan panti asuhan dipahami sebagai strategi dakwah dan tajdid yang kontekstual, terutama dalam merespons tantangan sosial, kemiskinan, dan misi keagamaan di masa kolonial.

Menurutnya, meskipun Nabi Muhammad dikenal sebagai pedagang, Muhammadiyah mengambil jalan fikih prioritas dengan membangun amal usaha di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial sebagai sarana dakwah yang efektif dan berkelanjutan.

“Ini bukan penyimpangan dari syariah, tetapi hasil ijtihad fikih yang mempertimbangkan kebutuhan umat dan tantangan zamannya,” paparnya.

Pemaparan tersebut menegaskan bahwa Islam Berkemajuan menuntut kemampuan membedakan antara ajaran yang bersifat prinsipil dan produk pemikiran manusia. Dengan pemahaman ini, warga Muhammadiyah diharapkan mampu bersikap bijak, terbuka, dan progresif dalam mengelola amal usaha serta menjalankan peran keumatan.

Materi Fiqih Prioritas menjadi salah satu fondasi ideologis dalam Darul Arqam Pimpinan UMS untuk memperkuat kepemimpinan yang berlandaskan Manhaj Tarjih, nalar kritis, dan semangat tajdid, sejalan dengan misi UMS sebagai bagian dari gerakan Islam berkemajuan. (Alvian/Humas)

Editor: Muhammad Farhan

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Energi Gen Z Siap Menginspirasi, FIK UMS Lepas 176 Calon Wisudawan

    Energi Gen Z Siap Menginspirasi, FIK UMS Lepas 176 Calon Wisudawan

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelepasan calon wisudawan/wisudawati periode 1 tahun 2025/2026 di Ruang Seminar Lt 7 Gedung Induk Siti Walidah UMS. Pada periode ini, FIK UMS melepas 176 calon alumni. Dekan FIK UMS Dr. Umi Budi Rahayu, SSTFT., M.Kes., menyebut bahwa wisuda bukan berarti pendidikannya berakhir, hanya […]

  • Akademi Dai Digital Muhammadiyah adalah Ikhtiar Strategis Maksimalkan Dakwah Era Digital

    Akademi Dai Digital Muhammadiyah adalah Ikhtiar Strategis Maksimalkan Dakwah Era Digital

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Jakarta — Ketua Panitia Akademi Dai Digital Muhammadiyah, Ahmad Nur Muhaimin, S.Ud, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan kader-kader dakwah Muhammadiyah menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks, khususnya di ruang digital. “Akademi ini adalah ikhtiar nyata untuk memaksimalkan potensi dakwah di era digital. Dunia maya telah menjadi ruang baru peradaban, dan […]

  • PWNA Lampung Dorong Penguatan Negara Terkait Persoalan Konstitusi

    PWNA Lampung Dorong Penguatan Negara Terkait Persoalan Konstitusi

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 241
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Lampung – Jeni Rahma selaku Sekretaris Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Lampung menyatakan bahwa sebagai organisasi Perempuan yang berkomitmen dalam memperjuangkan nilai-nilai keadilan, kesejahteraan dan kebenaran, merasa perlu menyampaikan pandangan terkait situasi terkini tentang persoalan konstitusi. Nasyiatul Aisyiyah sebagai organisasi yang mendorong penguatan Negara hukum berkeadilan, egaliter, dan non diskriminatif serta penguatan peran perempuan dalam […]

  • Bangun Soliditas, ASKUI PTMA Gelar Diskusi Strategis dan Trip Kebersamaan di Karanganyar

    Bangun Soliditas, ASKUI PTMA Gelar Diskusi Strategis dan Trip Kebersamaan di Karanganyar

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID SURAKARTA – Asosiasi Kantor Urusan Internasional Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (ASKUI PTMA) menggelar pertemuan untuk membahas berbagai rencana strategis pengembangan kerja sama internasional antar-PTMA. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini (20-22 Oktober 2025) diikuti oleh para kepala dan staf Kantor Urusan Internasional (KUI) dari berbagai Universitas Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Indonesia. Pertemuan […]

  • UMS Diminta Jadi Pelopor Perubahan, PTMA Hadapi Tantangan Naiknya Pangsa Mahasiswa Nasional

    UMS Diminta Jadi Pelopor Perubahan, PTMA Hadapi Tantangan Naiknya Pangsa Mahasiswa Nasional

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Zulfan Falakhi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Perguruan Tinggi Muhammadiyah & ‘Aisyiyah (PTMA) memiliki tantangan strategis untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kenaikan mahasiswa. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah pada saat mengisi sambutan Upacara Pelantikan Wakil Rektor UMS masa bakti 2025-2029. Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si., membeberkan hasil olahan data […]

  • Genjot Transformasi Perkaderan IMM di Kampus, Rektor Universitas Muhammadiyah Bima Hadirkan Tim Instruktur Perkaderan dari Jawa Tengah

    Genjot Transformasi Perkaderan IMM di Kampus, Rektor Universitas Muhammadiyah Bima Hadirkan Tim Instruktur Perkaderan dari Jawa Tengah

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Bima –“Dinamika perkaderan yang selalu dinamis, harus dihadapi dengan sikap yang adaptif. Begitu juga dengan yang terjadi di lingkup Universitas Muhammadiyah Bima.” Tutur Assoc. Prof. Dr. Ridwan, S.H., M.H selaku Rektor di kampus tersebut dalam acara ramah tamah bersama kader, demisioner dan alumni PC IMM Bima yang diselenggarakan di kampus 3, Universitas Muhammadiyah Bima […]

expand_less