Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Konsep Individuasi Jadi Kunci Kader IMM Sukoharjo Hadapi Era Disrupsi

Konsep Individuasi Jadi Kunci Kader IMM Sukoharjo Hadapi Era Disrupsi

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, SURAKARTA – Individuasi merupakan hal penting dalam pembentukan kader yang utuh, bukan sekedar aktif secara organisatoris tanpa makna. Hal ini disampaikan oleh Roviqul Islam Halawa, S.Ag alumni mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam Stadium General Pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Sukoharjo, bertempat di Auditorium Mohammad Djazman UMS.

Halawa-begitu kerap sapaanya, menyebut ada beberapa fenomena sosial yang mencerminkan problem mendasar di masyarakat. Di antaranya kebiasaan membuang sampah sembarangan meskipun telah terdapat larangan tertulis, juga praktik keagamaan yang hanya dilakukan secara simbolik.

“Ada orang yang bersujud sampai ditekan-tekan agar terlihat hitam di dahi, tetapi esensi dari itu sendiri sering kali tidak dipahami,” ungkapnya, Selasa (7/4).

Menurut Halawa, era digital telah menciptakan ruang baru yang rentan terhadap penyebaran hoaks serta pembentukan identitas semu di media sosial. Menurutnya, banyak individu saat ini lebih mengutamakan validasi sosial dibandingkan keaslian diri.

“Kita seringkali bukan menjadi diri sendiri di media sosial. Kita hanya ingin dilihat, diakui, dan divalidasi oleh orang lain,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut berpotensi melahirkan krisis identitas, individu kehilangan arah dan terjebak dalam “topeng sosial”, hingga akhirnya tidak mengenali dirinya sendiri.

Menanggapi persoalan-persoalan tersebut, Halawa menjelaskan konsep individuasi dalam pembentukan kader yang utuh, bukan kader yang sekadar aktif secara organisatoris, tetapi kader yang memiliki kesadaran diri, arah hidup, dan konsistensi nilai.

Konsep individuasi ini mencakup kemampuan memahami diri menjadi diri yang utuh, membangun integritas yang konsisten antara nilai dan tindakan, serta keseimbangan antara religiusitas, intelektualitas dan humanitas.

Dalam perspektif Islam, individuasi dikaitkan dengan tazkiyatun nafs atau penyucian jiwa, serta menjadikan sebagai landasan hidup. Ia menekankan bahwa religiusitas tidak boleh berhenti pada ritual semata, melainkan harus tercermin dalam perilaku sosial.

“Banyak yang rajin ibadah, bahkan sudah haji dan umrah, tetapi masih terlibat dalam korupsi. Artinya, pemahaman agamanya belum menyentuh substansi,” ujarnya.

Halawa juga mengingatkan bahwa era digital dapat menjadi peluang sekaligus ancaman. Menurutnya, pengembangan tiap-tiap individu tidak harus melalui media sosial.

“Kalau media sosial tidak ada, itu bukan alasan kita untuk tidak bisa menunjukkan diri kita sendiri dan identitas di Indonesia. Karena identitas kita sendiri itu ada pada diri masing-masing,” pungkasnya. (Choiril/Affiq/Humas)

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musyawarah Cabang PC IPM Weru ke-3 Sukses Gelar Pergantian Kepengurusan

    Musyawarah Cabang PC IPM Weru ke-3 Sukses Gelar Pergantian Kepengurusan

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 191
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Musyawarah Cabang (Musycab) ke-3 Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Weru telah dilaksanakan dengan sukses. Musyawarah ini bertujuan untuk melakukan pergantian kepengurusan dari periode 2022/2024 ke periode 2024/2026. Acara ini dihadiri oleh seluruh perwakilan pimpinan ranting IPM dari beberapa sekolah di Kecamatan Weru. Setiap ranting mengirimkan tiga perwakilan untuk mengikuti musyawarah.Musyawarah […]

  • JATAM Lampung Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Bank Mandiri, Dukung Penguatan UMKM Muhammadiyah

    JATAM Lampung Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Bank Mandiri, Dukung Penguatan UMKM Muhammadiyah

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, BANDAR LAMPUNG – Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Lampung menjalin komunikasi lanjutan dengan Bank Mandiri sebagai tindak lanjut dari pertemuan yang sebelumnya digelar oleh Bank Indonesia Lampung. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Area Manager Bank Mandiri Malahayati, Bandar Lampung, dan membahas peluang kolaborasi strategis dalam penguatan sektor ekonomi rakyat, khususnya bagi pelaku UMKM binaan Muhammadiyah, pada […]

  • Mengintip Serunya Outing Class MTs Muhammadiyah Tawangsari: Belajar Sejarah Kiblat hingga Menempa Karakter di Gumuk Pasir

    Mengintip Serunya Outing Class MTs Muhammadiyah Tawangsari: Belajar Sejarah Kiblat hingga Menempa Karakter di Gumuk Pasir

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 101
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Belajar tidak selalu harus berlangsung di balik meja dan dinding kelas. Dengan menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan kontekstual, MTs Muhammadiyah Tawangsari Sukoharjo menggelar kegiatan Outing Class 2026 bagi siswa Program Khusus (PK) IT & Tahfidz dan PK Tahfidz kelas VII, VIII, dan IX pada Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini mengajak ratusan […]

  • Santriwati PesantrenMu Daarul Ulum Majenang akan Wakili Cilacap di OMI Mapel IPS Provinsi Jawa Tengah 2025

    Santriwati PesantrenMu Daarul Ulum Majenang akan Wakili Cilacap di OMI Mapel IPS Provinsi Jawa Tengah 2025

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID~ Cilacap || Senyum Gisya Apriliani Putri, siswi kelas VIII MTs Muhammadiyah Majenang, merekah saat namanya dipanggil sebagai Juara 1 Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tingkat Kabupaten Cilacap. Bagi santriwati Pondok Pesantren Daarul Ulum Muhammadiyah Majenang ini, capaian tersebut bukan sekadar sebuah piala, tetapi buah dari doa, kerja keras, dan […]

  • Gaungkan Isu Sekolah Ramah, Psikologi UMS Soroti Lonjakan Kasus Bullying di Indonesia

    Gaungkan Isu Sekolah Ramah, Psikologi UMS Soroti Lonjakan Kasus Bullying di Indonesia

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Meningkatnya kasus bullying di sekolah-sekolah Indonesia dalam beberapa bulan terakhir kembali menjadi perhatian dunia pendidikan. Berbagai peristiwa perundungan yang viral menunjukkan bahwa banyak lingkungan belajar masih belum aman bagi siswa, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif, melibatkan guru, konselor, orang tua, dan institusi pendidikan tinggi. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menangkap urgensi ini […]

  • Ketua Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Ajak IMM Perkuat Tiga Pilar Utama Gerakan.

    Ketua Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Ajak IMM Perkuat Tiga Pilar Utama Gerakan.

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, JAKARTA – Ketua Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta, Husen, memberikan pandangannya tentang tantangan yang dihadapi gerakan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) saat ini. Dalam acara Pelatihan Instruktur Madya (PIM) DPD IMM DKI Jakarta pada 1 Mei 2025, Husen mengungkapkan bahwa gerakan IMM harus memperkuat tiga pilar utama, yaitu Gerakan Intelektual, Gerakan Ekonomi, dan Gerakan Politik. […]

expand_less