Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kopdar SUMU Jawa Barat 2026: Industrialisasi Satu-Satunya Eskalator Menuju Kemakmuran

Kopdar SUMU Jawa Barat 2026: Industrialisasi Satu-Satunya Eskalator Menuju Kemakmuran

  • account_circle Adi Kurnia
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARMUH.ID, JAWA BARAT – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bersama Lembaga Pengembang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (LP-UMKM PWM) Jawa Barat sukses menggelar Kopdar SUMU Jawa Barat 2026 di Hall Evermos Center, Jalan Dago, Kota Bandung, pada Ahad (9/8/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh 150 pengusaha serta pelaku ekonomi dari berbagai wilayah di Jawa Barat.

Mengangkat tema “Ekosistem Usaha Berkemajuan: Mewujudkan Industrialisasi Indonesia”, Kopdar SUMU Jawa Barat 2026 hadir dengan semangat untuk mempertemukan potensi usaha, membuka peluang kolaborasi, dan membangun ekosistem bisnis yang saling terhubung agar mampu mendorong agenda industrialisasi nasional.

Pimpinan SUMU sekaligus Wakil Ketua LP-UMKM Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ghufron Mustaqim, menegaskan bahwa industrialisasi merupakan satu-satunya jalur (eskalator) yang dapat mengangkat masyarakat menuju kemakmuran yang sesungguhnya.

“Kemakmuran tidak akan pernah tercapai tanpa industrialisasi. Industrialisasi adalah eskalator yang harus kita naiki bersama. Tanpa industrialisasi, kita akan terus berjalan di tempat, bahkan tertinggal. SUMU hadir untuk memastikan bahwa pengusaha Muhammadiyah tidak hanya menjadi penonton, tetapi aktor utama dalam proses industrialisasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ghufron menjelaskan bahwa forum konsolidasi ekosistem bisnis Muhammadiyah bukanlah sekadar ajang pertemuan biasa, melainkan gerakan strategis untuk membangun rantai nilai (_value chain_) yang utuh. Menurutnya, tanpa integrasi antara hulu dan hilir, pengusaha Muhammadiyah akan terus bergerak di sektor-sektor tradisional.

“Kita tidak bisa lagi membiarkan pengusaha Muhammadiyah berjuang sendiri-sendiri. Kita harus menyatukan mereka dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Dari hulu ke hilir. Dari petani sampai ke industri pengolahan. Dari produsen kecil sampai ke pasar ekspor. Itu yang sedang kita bangun melalui SUMU. Dan Jawa Barat, dengan potensi ekonominya yang luar biasa, harus menjadi lokomotifnya,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris LP-UMKM Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. H. Jaenudin, S.Ag., M.Pd., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen untuk menciptakan rantai nilai bersama.

“Tantangan utama kita bukan pada jumlah pelaku usaha, tetapi pada bagaimana kita mengonsolidasikan potensi tersebut menjadi kekuatan ekonomi bersama. Kolaborasi antara pelaku usaha, lembaga keuangan, perguruan tinggi, dan pasar adalah kunci untuk menciptakan ekosistem yang produktif dan berdaya saing,” ujarnya.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Prof. Dr. H. Ahmad Dahlan, M.Ag., menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Kopdar SUMU Jawa Barat sebagai bagian dari upaya memperkuat gerakan ekonomi Muhammadiyah di Jawa Barat. Menurutnya, Jawa Barat memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Muhammadiyah.

“Kopdar seperti ini penting karena mempertemukan orang-orang yang memiliki potensi dan semangat yang sama. Dari pertemuan dan silaturahmi ini harus lahir kerja sama nyata, usaha yang semakin besar, lapangan pekerjaan yang semakin luas, dan manfaat yang semakin dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan dan penggerak ekonomi Muhammadiyah, di antaranya Koordinator Wilayah SUMU Jawa Barat sekaligus Ketua LP-UMKM PWM Jawa Barat, Ardi Fajar Gunawan serta Koordinator Nasional Serikat Imers Muhammadiyah, Ilham Taufiq Mulyadi.

Selain talkshow dan diskusi interaktif, Kopdar SUMU Jawa Barat 2026 juga diisi dengan sesi presentasi pengenalan usaha sekaligus penawaran peluang kolaborasi dari 23 pengusaha anggota SUMU di wilayah Jawa Barat. Sesi tersebut menjadi ruang bagi para pengusaha untuk memperkenalkan produk dan layanan, memperluas jaringan bisnis, serta membuka peluang kerja sama secara langsung dengan peserta lainnya.

Melalui Kopdar SUMU Jawa Barat 2026, SUMU mendorong agar kekuatan ekonomi Muhammadiyah tidak berhenti pada besarnya jumlah pelaku usaha, tetapi berkembang menjadi ekosistem bisnis yang terintegrasi, produktif, dan berdaya saing. Kopdar ini diharapkan menjadi langkah penting bagi lahirnya lebih banyak kemitraan strategis, perluasan pasar, penguatan rantai pasok, serta kolaborasi bisnis yang memberikan peran strategis dalam mendorong industrialisasi Indonesia sebagai satu-satunya eskalator menuju kemakmuran yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Editor: Nurul Ramadhani

  • Penulis: Adi Kurnia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Riset Herbal Berbasis Sains, Inovasi Kulit Manggis Tim UMS Raih Emas di Kompetisi AISEEF 2026

    Riset Herbal Berbasis Sains, Inovasi Kulit Manggis Tim UMS Raih Emas di Kompetisi AISEEF 2026

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 49
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan saat mengikuti kompetisi di kancah internasional. Dehan, sebuah nama tim yang terdiri dari mahasiswa UMS meraih Gold Medal dalam ajang ASEAN Innovative Science Environmental dan Entrepreneur Fair 2026, yang telah berlangsung pada 9-12 Februari 2026. Tim Dehan di bawah pendampingan dosen Suprapto, […]

  • Sekolah di Wilayah 3T dan Terdampak Bencana Jadi Prioritas Revitalisasi 2026

    Sekolah di Wilayah 3T dan Terdampak Bencana Jadi Prioritas Revitalisasi 2026

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Pati – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu, aman, dan merata melalui program revitalisasi satuan pendidikan. Pada tahun 2026, fokus revitalisasi diprioritaskan bagi sekolah-sekolah yang terdampak bencana, berada di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta satuan pendidikan dengan tingkat kerusakan berat yang memerlukan penanganan […]

  • SUICIDE BOMBING : SELAMATKAN PERSATUAN!

    SUICIDE BOMBING : SELAMATKAN PERSATUAN!

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 906
    • 0Komentar

    Oleh : Andi Rezti Maharani Kabar terorisme mulai menyapa kita lagi. Telah terjadi pengeboman di Gereja Katedral, Makassar pada Ahad pagi. Sontak, kejadian ini pun memicu banyak kontroversi. Guys, tentu kita tau bahwa terorisme selalu dikaitkan dengan seruan Jihad. Kalau kataku, terorisme itu bukan Jihad tapi Jahad. Kenapa jahad? Karena terorisme merupakan tindakan yang menciptakan […]

  • Temu Wali Mahasiswa PGSD UMS, Dorong Peran Orang Tua Pantau Prestasi Akademik

    Temu Wali Mahasiswa PGSD UMS, Dorong Peran Orang Tua Pantau Prestasi Akademik

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 41
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Silaturahmi dan Temu Wali Mahasiswa, Kamis (15/1), yang dilakukan secara hybrid melalui Zoom Meeting dan bertempat di Auditorium Moh Djazman Kampus I UMS. Kegiatan ini menjadi momentum awal mempererat komunikasi antara pihak prodi dengan […]

  • Perkuat Literasi dan Karakter Anak Surakarta Lewat Taman Cerdas

    Perkuat Literasi dan Karakter Anak Surakarta Lewat Taman Cerdas

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surakarta — Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menegaskan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam menghidupkan ruang publik edukatif demi membangun generasi berkarakter. Hal tersebut disampaikan dalam diskusi Urun Rembug #4 bertajuk Gerakan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Rumah Baca, yang digelar di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Surakarta, Minggu (27/04/2025). Acara ini dihadiri oleh berbagai komunitas […]

  • Lama Tidak Berpraktik, Dokter Pram Menjalankan Tugas Sebagai Dai

    Lama Tidak Berpraktik, Dokter Pram Menjalankan Tugas Sebagai Dai

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 43
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Semarang — Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang berlangsung pada 29–31 Januari 2026 di Semarang tidak hanya menjadi ajang konsolidasi dakwah komunitas, tetapi juga menampilkan kiprah para dai dengan latar belakang profesi yang beragam. Salah satunya adalah dr. Aristanto Prambudi, MARS., atau yang akrab disapa Dokter Pram. […]

expand_less