Audiensi dengan PWM Kaltim, LDK Dorong Transformasi Dakwah Digital
LDK PWM Kaltim mempersiapkan dai digital sebagai jawaban atas tantangan dakwah era media sosial.

Perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat mendorong perubahan signifikan dalam metode dakwah Islam. Menyadari hal tersebut, Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur menempatkan penguatan dakwah digital sebagai salah satu fokus utama program kerja tahun 2026.
Komitmen itu disampaikan dalam audiensi silaturahim antara LDK PWM Kaltim dan PWM Kaltim yang berlangsung pada Sabtu, 10 Januari 2026, di Kantor PWM Kaltim, Pusat Dakwah Muhammadiyah Kalimantan Timur, Samarinda.
Audiensi tersebut dipimpin Ketua LDK PWM Kaltim, Ustadz Arif Rahmatullah, bersama jajaran pengurus. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa ruang digital saat ini telah menjadi medan dakwah baru yang tidak bisa diabaikan oleh gerakan dakwah Muhammadiyah.
“Media sosial dan platform digital hari ini membentuk cara berpikir masyarakat, terutama generasi muda. Karena itu, dakwah harus hadir di sana dengan pendekatan yang bijak, mencerahkan, dan berkemajuan,” ujar Arif Rahmatullah.
Ia menambahkan, LDK PWM Kaltim merancang program pelatihan dai digital guna membekali para mubaligh dengan kemampuan komunikasi, literasi media, serta pemanfaatan teknologi informasi secara positif. Pelatihan ini tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga penguatan ideologi dan akhlak dai agar pesan dakwah tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.
Menurut Arif, tantangan dakwah di era digital bukan hanya soal kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana menyampaikan pesan Islam secara santun di tengah derasnya arus informasi, hoaks, dan konten negatif yang beredar luas.
Selain dakwah digital, LDK PWM Kaltim tetap menempatkan dakwah komunitas secara langsung sebagai fondasi utama. Pendekatan digital diposisikan sebagai pelengkap yang memperluas jangkauan dakwah hingga ke kelompok masyarakat yang sulit dijangkau secara fisik.
PWM Kaltim, sebagai pimpinan wilayah, menyambut baik gagasan dan program tersebut. Secara tidak langsung, PWM Kaltim menilai bahwa langkah LDK sejalan dengan misi Muhammadiyah dalam menghadirkan Islam Berkemajuan yang responsif terhadap perubahan zaman.
Audiensi berlangsung dinamis dengan suasana dialog terbuka. Berbagai masukan disampaikan agar program dakwah digital dapat berjalan terarah, terukur, dan memberi dampak nyata bagi penguatan keislaman dan keumatan di Kalimantan Timur.(ay.1)



