Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Esai » Masa Ta’aruf IMM dan Nafas Kaderisasi Sejati

Masa Ta’aruf IMM dan Nafas Kaderisasi Sejati

  • account_circle Dwi Kurniadi
  • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Naura Zukhrufana Muttatiar (Kader IMM Abduh FAI UMS)

“Masta IMM Bukan Sekadar Acara Tetapi Ia Adalah Nafas Kaderisasi, Lebih dari Seremoni, tapi Tempat Kader Menempa Diri”

Di tengah sibuknya aktivitas akademik dan organisasi kampus, ada satu momen yang selalu dinantikan oleh para calon kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan momen ini selalu disambut dengan hangatnya oleh MABA dan kader – komisariat. Yakni MASTA IMM atau Masa Ta’aruf. Lebih dari sekadar rangkaian kegiatan seremonial menyambut mahasiswa baru, MASTA adalah gerbang peradaban kaderisasi. Ia bukan hanya agenda tahunan, tapi adalah denyut awal perjuangan ideologis dan intelektual yang akan menuntun kader dalam menapaki jalan gerakan, keilmuan, dan keikhlasan.

Dari Lahirnya IMM UMS hingga MASTA IMM Pertama

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berdiri sebagai bagian dari dakwah pendidikan Muhammadiyah. Sejak awal, IMM hadir sebagai pelengkap ruh gerakan mahasiswa Islam di dalamnya. MASTA IMM menjadi Penggerak awal untuk mengenalkan IMM. Didalamnya terdapat ideologi, trilogi, watak gerakan, serta sejarahnya. Dari tahun ke tahun, MASTA IMM berkembang menjadi forum penanaman nilai, bukan hanya tempat berkenalan.

MASTA IMM pertama di UMS barangkali sederhana, namun semangatnya telah membakar banyak tokoh IMM yang kemudian menjadi intelektual, pemimpin, bahkan aktivis nasional. Ia bukan sekadar memindahkan informasi, tapi menyalakan kesadaran juga bahwa menjadi mahasiswa Muhammadiyah bukan hanya soal akademik, tetapi juga dakwah, pengabdian, dan keumatan.

Perjalanan Masa Ta’aruf (MASTA) IMM di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) merupakan jejak sejarah yang tidak terpisahkan dari hadirnya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) sebagai organisasi kemahasiswaan Islam berbasis ideologi Muhammadiyah di lingkungan kampus UMS. IMM sendiri secara nasional berdiri pada 14 Maret 1964, dan mulai aktif di UMS sekitar awal 1980-an, seiring dengan berkembangnya peran mahasiswa dalam dinamika organisasi otonom Muhammadiyah di perguruan tinggi. Saat itu IMM hadir dengan semangat dalam kehidupan kampus. Namun, agar semangat itu tertanam sejak dini, dibutuhkan satu wadah penyambutan kader yang tidak hanya mengenalkan IMM secara formal, tapi juga menyentuh sisi ideologis, emosional, dan spiritual. Maka lahirlah MASTA IMM.

Pada awal kemunculannya, MASTA IMM dijalankan secara sederhana. Diselenggarakan oleh masing-masing pimpinan komisariat (PK), kegiatan ini difokuskan sebagai forum ta’aruf baik ta’aruf dengan sesama mahasiswa baru, dengan IMM sebagai organisasi, maupun dengan nilai-nilai dasar keislaman dan kemuhammadiyahan. Pelaksanaannya masih bersifat internal, bertempat di ruang-ruang kelas kecil, dengan materi dan metode yang masih belum terstruktur secara bagus.

Namun, meskipun dalam keterbatasan di kala itu, MASTA IMM pada masa itu menjadi ruang penting kader-kader IMM awal di UMS mengenang betapa kegiatan ini memberi kesan mendalam dan membentuk rasa kepemilikan terhadap organisasi. Memasuki era 1990-an hingga awal 2000-an, IMM UMS mulai membentuk pola kaderisasi yang lebih terstruktur. Dalam fase ini, MASTA IMM ditetapkan sebagai kegiatan wajib dan formal yang menjadi gerbang pertama setiap calon kader IMM. Format MASTA IMM mulai diatur dengan kurikulum yang sistematis, sekarang dinamakan Guidebook MASTA IMM. Berisikan mulai dari pengenalan ideologi IMM, pemahaman trilogi dan watak gerakan, sejarah Muhammadiyah dan IMM, hingga pelatihan kepemimpinan dasar.

Seiring meningkatnya tantangan zaman, digitalisasi, dan kompleksitas problem kemahasiswaan, MASTA IMM UMS masuk ke fase konsolidasi identitas dan penguatan nilai. Kini, MASTA IMM UMS 2025 berdiri di atas fondasi sejarah yang panjang dan kokoh. Ia bukan hanya mengenalkan IMM, tetapi menyambungkan ruh perjuangan dari generasi ke generasi. Ia menyadarkan para mahasiswa baru bahwa mereka bukan hanya mahasiswa biasa, tetapi calon kader ideologis, mubaligh akademisi, dan pemimpin masa depan.

Dengan terus menjaga kualitas, makna, dan arah geraknya, MASTA IMM tetap menjadi nafas awal kaderisasi di UMS nafas yang tak boleh putus, karena di situlah harapan organisasi dan ummat ditiupkan pertama kali, insyaallah

Setengah periode menjadi seorang Bidang Kader ini, saya melihat Jika tubuh perkaderan memiliki jantung, maka MASTA IMM adalah detak pertamanya. Dari sinilah mahasiswa baru mengenal IMM secara utuh dari strukturnya, nilai dasarnya, arah gerakannya, dan harapan besarnya. Tak hanya mengisi pengetahuan, MASTA IMM membuka ruang emosional kader merasakan kedekatan, kebersamaan, bahkan keharuan saat menapaki nilai ikhlas, militansi, dan ideologi dalam kepanitiaannya. Inilah proses desain pendidikan ideologis awal yang berpengaruh panjang dalam proses kaderisasi selanjutnya seperti penjaringan awal kader baru komisariat, Darul Arqam Dasar ( DAD ), Dsb.

Kepanitiaan MASTA IMM Adalah Tempat Kader Menempa Diri

Tak hanya peserta, Panitia MASTA juga tumbuh, Mereka adalah kader – kader hebat, pimpinan – pimpinan hebat yang berjuang menghidupkan nilai MASTA IMM ini dengan sangat baik. Kepanitiaan bukan hanya soal teknis atau tanggung jawab profesionalitas tapi juga ia adalah ruang kaderisasi praktis. Para kader muda diuji dalam koordinasi, komunikasi, loyalitas, dan kepemimpinan. Di sinilah mereka belajar menjahit nilai-nilai IMM dengan kerja nyata. Mungkin disini kuucapkan rasa terimakasih dan hormatku kepada kader – kader hebat kami, IMM Abduh juga di komisariat lainya yang selalu menginspirasi.

Bagi banyak kader IMM UMS, kepanitiaan MASTA adalah awal mereka mengenal tanggung jawab organisasi, bagaimana menyusun acara yang mendidik dan berkesan, membimbing adik tingkat, dan menjalankan ideologi dalam tindakan. Dari sini lahir pemimpin IMM di masa depan.

MASTA IMM bukan sekadar agenda disiplin awal tahun ajaran. Ia adalah nafas pertama kaderisasi IMM. Ia adalah langkah pertama yang menentukan langkah-langkah selanjutnya. Jika MASTA IMM ini dijalankan dengan serius dan penuh makna, maka kader-kader IMM akan tumbuh bukan hanya dalam struktur, tetapi dalam nilai dan watak gerakan.

Karenanya, menjaga kualitas MASTA IMM berarti menjaga kualitas kader IMM. Menjadikannya bermakna adalah tugas bersama demi menjaga nyala ideologi, semangat juang, dan warisan peradaban IMM di kampus tercinta UMS.

  • Penulis: Dwi Kurniadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa dan Kultur Ngopi: Antara Kafein, Idealisme, dan Spiritualitas yang Tak Boleh Ketinggalan

    Mahasiswa dan Kultur Ngopi: Antara Kafein, Idealisme, dan Spiritualitas yang Tak Boleh Ketinggalan

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Al Hafidz, S.Ag (Kader IMM Pondok Shabran UMS) Ngopi bagi mahasiswa bukan lagi sekadar menyeruput cairan pahit yang nendang di tenggorokan. Ini sudah jadi budaya. Gaya hidup. Ritual harian. Bahkan tempat pelarian. Entah dari tugas kuliah yang menumpuk, skripsi yang mandek, atau cuma pengen duduk sebentar tanpa mikirin apa-apa. Dari kafe estetik ber […]

  • Resmi Dilantik, Ini Susunan Pengurus PWPM Kalimantan Tengah 2023-2027

    Resmi Dilantik, Ini Susunan Pengurus PWPM Kalimantan Tengah 2023-2027

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 233
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Palangka Raya – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Provinsi Kalimantan Tengah Periode 2023-2027 resmi dilantik. Pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (PPPM) Najih Prastiyo di Ballroom Hotel Best Western Kota Palangka Raya, Sabtu (13/7/24). Kepengurusan PW Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Tengah yang dinahkodai oleh Yandi Novia itu dikukuhkan dalam surat lampiran […]

  • HARSA 7: Menebar Kebahagiaan, Ciptakan Senyuman dan Manfaat

    HARSA 7: Menebar Kebahagiaan, Ciptakan Senyuman dan Manfaat

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Sukoharjo – Sabtu – Minggu, 18-19 Oktober 2025. Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Haji Muhammad Misbach kembali menggelar kegiatan tahunan bertajuk Harsa 7 yang dilaksanakan di Masjid Ar-Rohman Rejosari, Lorog, Tawangsari, Sukoharjo. Kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat melalui berbagai agenda sosial dan edukatif, dengan salah satu kegiatannya yakni […]

  • News Update – 9364

    News Update – 9364

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Welcome to our website. We are dedicated to providing quality content and services to our visitors. Spinfest

  • Sepuluh Titik Layanan Muhammadiyah Untuk Gempa Bumi Flores

    Sepuluh Titik Layanan Muhammadiyah Untuk Gempa Bumi Flores

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Flores – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) mengaktifkan 10 titik pos pelayanan untuk memperkuat respons kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur. Pos pelayanan tersebut disiapkan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan warga dapat ditangani sesuai kondisi di lapangan. Pos pelayanan Muhammadiyah memberikan sejumlah layanan, meliputi kesehatan, dukungan […]

  • SUMU Surabaya Gelar Company Visit ke Finest Garment

    SUMU Surabaya Gelar Company Visit ke Finest Garment

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Surabaya – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Koordinator Daerah (Korda) Surabaya menggelar kunjungan perusahaan (company visit) ke Finest Garment yang berlokasi di Jalan Gembong Gang 5 Nomor 6, Kapasan, Surabaya, pada Sabtu (23/8/25). Rombongan SUMU Surabaya yang dipimpin oleh Korda, Slamet Raharjo, diterima langsung oleh Direktur Finest Garment, Firdaus Nurfauzan. Slamet, yang juga merupakan pemilik […]

expand_less