Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Mendobrak Kebodohan dengan Literasi

Mendobrak Kebodohan dengan Literasi

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
  • visibility 316
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Dwi Kurniadi, Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) adalah organisasi otonom dibawah persyarikatan Muhammadiyah. IMM adalah organisasi yang bergerak di ranah mahasiswa, IMM menjadi tangan Panjang dakwah Muhammadiyah di ruang-ruang kampus. Adalah sebuah kesistimewaan tersendiri bagi IMM yang Dimana diruang-ruang kampus yang suasana intelektulitas sangat kental sehingga Muhammadiyah dengan mudah berdakwah dengan ortomnya yaitu IMM. IMM juga mempunyai trikoda atau tri kompetensi dasar yaitu religiusitas, intelektualitas, dan humanitas, dan bukan hanya trikoda saja IMM punya juga yang Namanya trilogy yaitu keagamaan, kemahsiswaan, dan kemanusiaan.

IMM bergerak di 3 bidang tersebut guna mencapai tujuannya yaitu “Terbentuknya akademisi muslim yang berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan muhammadiyah”. Sehingga akan tercapai apa yang telah di cita-citakan Muhammadiyah yaitu “terciptanya Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya”.

Selain Gerakan-gerakan Mahasiswa lainnya IMM juga menjadi garda terdepan yang menggerakkan para mahasiswa di ruang-ruang kampus, diskusi terkhususnya. Muhammadiyah memiliki banyak sekali perguruan tinggi, yang dalam hal ini IMM menjadi sangat penting di kalangan mahasiswa Muhammadiyah terkhususnya.

Maka dengan itu Muhammadiyah harus juga memiliki sikap keterbukaan yang menjadi konsekuensinya. Muhammadiyah dengan ortom IMM di harapkan menjadi salah satu penggerak dakwah didunia kampus yang sekarang makin melemah. Mahasiswa dengan keintelektualannya haruslah memanfaatkan apa yang telah menjadi jati dirinya yaitu menjadi agent of change dan social control ditengah-tengah masyarakat yang sangat butuh akan pemahaman yang luas.

Melihat realitas yang ada IMM kini minim akan literasi, IMM seakan hanya nama organisasi bukan Gerakan mahasiswa yang mencetak kader-kader unggulan Muhammadiyah. Budaya narsistik yang merasa si paling intelektual menjamur di kalangan kader IMM, sehingga budaya literasi semakin pudar seiring berkembangnya zaman.

Seringkali kader IMM sekedar ikut-ikutan tanpa mau-menahu untuk mempelajari IMM itu sendiri termasuk ideolgi dan juga pergerakannya. Jika yang terjadi seperti yang sekarang maka dakwah Muhammadiyah tidak akan pernah tercapai malah akan mencederai apa yang menjadi tujuan berdirinya IMM.

Djazman Al-Kindi sebagai pelopor IMM juga pernah mencita-citakan atau menggagas Manusia akademisi atau Muslim Intelektual. Muslim intelektual yang dimaksud oleh Pak Djazman adalah orang-orang yang ikut menentukan arah perubahan yang sedang berlangsung di Indonesia karena Muslim intelektual dijiwai gairah untuk mengamalkan ajaran agama Islam dalam segala kondisi.

Dengan semangat kelahiran Muslim Intelektual, Djazman dengan gigih terus mendirikan Universitas Muhammadiyah Surakarta, pondok Shabran, dan Majelis Diktilitbang. Karena Pak Djazman berpendapat dari Rahim perguruan tinggilah Muslim intelektual dapat lahir (Natsir et al.,2018). Dengan realitas yang ada sekarang jika kita kaitkan dengan apa yang digagas oleh Pak Djazman sangat bertolak belakang. Menjadi PR besar bagi para kader IMM untuk mewujudkan apa yang telah di cita-citakan Pak djazman, jelas akan sangat berat jika kita bayangkan, tetapi jika yang berat ini tidak kita lawan maka tidak akan ada perubahan di IMM itu sendiri.

Kader IMM adalah sekumpulan mahasiswa yang memegang teguh ajaran agama Islam, nilai Muhammadiyah dan juga idealisme seorang mahasiswa. IMM yang menjadi garda terdepan dakwah Muhammadiyah di kampus-kampus yang berusaha dibentuk sebagai Muslim Intelektual atau manusia akademisi perlu akan yang namanya penanaman ideologi dan juga perkaderan.

Sebagai organisasi perkaderan IMM melakukan rekrutmen kader IMM untuk penanaman ideologi dan nilai-nilai dasar Muhammadiyah. Proses rekrutmen atau internalisasi ini disebut dengan perkaderan utama. Kemudian untuk mengelola para kader perkaderan professional maka diadakan dalam IMM sendiri yang bernama perkaderan khusus. Selain perkaderan utama dan perkaderan khusus IMM punya perkaderan pendukung, perkaderan pendukung disini guna menunjang dan mendukung sumber daya manusia. Perkaderan pendukung benar-benar melatih jiwa kritis dan juga literasi para kader IMM.

Sebagaimana tujuan IMM , perkaderan penting adanya di sebuah ikatan sebagai Upaya membentuk manusia akademisi atau muslim yang dicita-citakan oleh pendiri IMM sendiri. Bentuk dari perkaderan pendukung pun sangat bervariasi dan setiap cabang IMM mempunyai ciri khas dalam mengkader, ada yang berupa diskusi, pelatihan, pengajian, dan sekolah.

Seperti halnya PC IMM Sukoharjo yang mengadakan Baret Merah, yang di dalam perkaderan itu para kader di tuntut untuk memunculkan jiwa-jiwa kritis dan kecemerlangan dalam berfikir terutama pada bidang filsafat. Adanya Merah ini juga untuk mendobrak kebodohan dengan literasi pada  kalangan kader IMM di masa itu.

Selain Baret Merah juga ada perkaderan pendukung seperti, Madrasah Intelektual Muhammadiyah, Sekolah Pemikiran Islam, Pusat Studi IMM DIY, Sekolah Politik, Diksuswati, Pelatihan Mubaligh, Majelis Filsafat, dan lain sebagainya. Dengan adanya perkaderan pendukung sebagai pelengkap perkaderan IMM diharapkan  IMM menjadi kawah candradimuka lahirnya manusia akademisi atau Muslim Intelektual di Indonesia, yang akan terus melakukan pembaharuan-pembaharuan dan ide gagasan yang cemerlang, untuk menuju IMM terlebih lagi Indonesia yang mempunyai budaya literasi yang kental dan juga cinta akan ilmu pengetahuan.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Husein, Santri Ponpes Al-Mujahidin Raih Medali Perunggu pada Kejurnas Remaja 2023 di Sumbar

    Husein, Santri Ponpes Al-Mujahidin Raih Medali Perunggu pada Kejurnas Remaja 2023 di Sumbar

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 558
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID – Muhammad Husein Firdaus, Santri Pondok Pesantren Al-Mujahidin kelas 11 C SMA Muhamamdiyah 2 Al-Mujahidin merupakan salahsatu atlet Kontingen Tapak Suci Putera Muhammadiyah Pimpinan Daerah 042 Kota Balikpapan yang meraih medali perunggu di kategori remaja kelas B putra pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Remaja 2023 di Payakumbuh, Sumatra Barat (Sumbar). Bisa bertanding di kancah nasional […]

  • Kinbet Casino : une plongée dans son univers de pari en ligne

    Kinbet Casino : une plongée dans son univers de pari en ligne

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Le Kinbet Casino s’impose comme une plateforme de pari en ligne attrayante, offrant une expérience unique pour les amateurs de jeux de casino. Dans cet article, nous explorerons les principales caractéristiques de cette plateforme, en nous concentrant sur son catalogue de jeux diversifié, ses mesures de sécurité robustes et son incroyable programme de bonus. Un […]

  • Pinco Auto-Login: Это Действительно Безопасно?

    Pinco Auto-Login: Это Действительно Безопасно?

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Содержание Что такое технология Auto-Login в Pinco? Пошаговое руководство по настройке и использованию Безопасность и риски: Реальная оценка Проблемы и их решение Как функция Auto-Login влияет на бонусы и акции? Вывод: Безопасно ли это для вас? Pinco Auto-Login: Is It Actually Safe? Функция автоматического входа в игровые клубы, такая как Pinco Auto-Login, обещает невероятное удобство […]

  • 8 Kambing di Tahun Kedua, BikersMu Kota Blitar Tegaskan Dakwah Bukan Sekadar Touring

    8 Kambing di Tahun Kedua, BikersMu Kota Blitar Tegaskan Dakwah Bukan Sekadar Touring

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Blitar — Langkah dakwah BikersMu Chapter Kota Blitar terus melaju. Memasuki tahun kedua pelaksanaan program qurban, komunitas pengendara Muhammadiyah ini mencatat peningkatan yang signifikan. Jika pada tahun sebelumnya hanya menyembelih dua ekor kambing, tahun ini BikersMu Kota Blitar berhasil menghimpun dan menyembelih delapan ekor kambing dalam program Qurban Bareng BikersMu. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada […]

  • Kembali ke Sekolah Asal, Mahasiswa Pondok Shabran UMS Motivasi Siswa Baru Lewat FORTASI

    Kembali ke Sekolah Asal, Mahasiswa Pondok Shabran UMS Motivasi Siswa Baru Lewat FORTASI

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 26
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, KOTABARU — Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMP Muhammadiyah Kotabaru menggelar Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) pada Jumat (17/7/2026) di Aula SMP Muhammadiyah Kotabaru. Kegiatan yang diikuti sekitar 63 peserta didik baru tersebut menghadirkan sejumlah alumni sebagai narasumber, salah satunya Akhmad Insan Kamil, alumni Program I’dad Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas […]

  • KAJIAN RAMADHAN UAD, HADIS-HADIS TENTANG ILMU

    KAJIAN RAMADHAN UAD, HADIS-HADIS TENTANG ILMU

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 169
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Yogyakarta – Masjid islamic center UAD sebagai tempat penyelenggaraan berbagai rangkaian agenda kegiatan Ramadan di kampus selalu bisa mendatangkan antusiasme dari mahasiswa hingga masyarakat umum. Agenda Ramadan di kampus berupa pembagian takjil dan kajian menjelang berbuka seolah menjadi agenda yang paling diminati. Melihat ramainya jamaah yang datang untuk berbuka dan mendengarkan kajian pada hari […]

expand_less