Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Featured » Mendobrak Kebodohan dengan Literasi

Mendobrak Kebodohan dengan Literasi

  • account_circle Kabar Muhammadiyah
  • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
  • visibility 303
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh : Dwi Kurniadi, Kader IMM Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) adalah organisasi otonom dibawah persyarikatan Muhammadiyah. IMM adalah organisasi yang bergerak di ranah mahasiswa, IMM menjadi tangan Panjang dakwah Muhammadiyah di ruang-ruang kampus. Adalah sebuah kesistimewaan tersendiri bagi IMM yang Dimana diruang-ruang kampus yang suasana intelektulitas sangat kental sehingga Muhammadiyah dengan mudah berdakwah dengan ortomnya yaitu IMM. IMM juga mempunyai trikoda atau tri kompetensi dasar yaitu religiusitas, intelektualitas, dan humanitas, dan bukan hanya trikoda saja IMM punya juga yang Namanya trilogy yaitu keagamaan, kemahsiswaan, dan kemanusiaan.

IMM bergerak di 3 bidang tersebut guna mencapai tujuannya yaitu “Terbentuknya akademisi muslim yang berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan muhammadiyah”. Sehingga akan tercapai apa yang telah di cita-citakan Muhammadiyah yaitu “terciptanya Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya”.

Selain Gerakan-gerakan Mahasiswa lainnya IMM juga menjadi garda terdepan yang menggerakkan para mahasiswa di ruang-ruang kampus, diskusi terkhususnya. Muhammadiyah memiliki banyak sekali perguruan tinggi, yang dalam hal ini IMM menjadi sangat penting di kalangan mahasiswa Muhammadiyah terkhususnya.

Maka dengan itu Muhammadiyah harus juga memiliki sikap keterbukaan yang menjadi konsekuensinya. Muhammadiyah dengan ortom IMM di harapkan menjadi salah satu penggerak dakwah didunia kampus yang sekarang makin melemah. Mahasiswa dengan keintelektualannya haruslah memanfaatkan apa yang telah menjadi jati dirinya yaitu menjadi agent of change dan social control ditengah-tengah masyarakat yang sangat butuh akan pemahaman yang luas.

Melihat realitas yang ada IMM kini minim akan literasi, IMM seakan hanya nama organisasi bukan Gerakan mahasiswa yang mencetak kader-kader unggulan Muhammadiyah. Budaya narsistik yang merasa si paling intelektual menjamur di kalangan kader IMM, sehingga budaya literasi semakin pudar seiring berkembangnya zaman.

Seringkali kader IMM sekedar ikut-ikutan tanpa mau-menahu untuk mempelajari IMM itu sendiri termasuk ideolgi dan juga pergerakannya. Jika yang terjadi seperti yang sekarang maka dakwah Muhammadiyah tidak akan pernah tercapai malah akan mencederai apa yang menjadi tujuan berdirinya IMM.

Djazman Al-Kindi sebagai pelopor IMM juga pernah mencita-citakan atau menggagas Manusia akademisi atau Muslim Intelektual. Muslim intelektual yang dimaksud oleh Pak Djazman adalah orang-orang yang ikut menentukan arah perubahan yang sedang berlangsung di Indonesia karena Muslim intelektual dijiwai gairah untuk mengamalkan ajaran agama Islam dalam segala kondisi.

Dengan semangat kelahiran Muslim Intelektual, Djazman dengan gigih terus mendirikan Universitas Muhammadiyah Surakarta, pondok Shabran, dan Majelis Diktilitbang. Karena Pak Djazman berpendapat dari Rahim perguruan tinggilah Muslim intelektual dapat lahir (Natsir et al.,2018). Dengan realitas yang ada sekarang jika kita kaitkan dengan apa yang digagas oleh Pak Djazman sangat bertolak belakang. Menjadi PR besar bagi para kader IMM untuk mewujudkan apa yang telah di cita-citakan Pak djazman, jelas akan sangat berat jika kita bayangkan, tetapi jika yang berat ini tidak kita lawan maka tidak akan ada perubahan di IMM itu sendiri.

Kader IMM adalah sekumpulan mahasiswa yang memegang teguh ajaran agama Islam, nilai Muhammadiyah dan juga idealisme seorang mahasiswa. IMM yang menjadi garda terdepan dakwah Muhammadiyah di kampus-kampus yang berusaha dibentuk sebagai Muslim Intelektual atau manusia akademisi perlu akan yang namanya penanaman ideologi dan juga perkaderan.

Sebagai organisasi perkaderan IMM melakukan rekrutmen kader IMM untuk penanaman ideologi dan nilai-nilai dasar Muhammadiyah. Proses rekrutmen atau internalisasi ini disebut dengan perkaderan utama. Kemudian untuk mengelola para kader perkaderan professional maka diadakan dalam IMM sendiri yang bernama perkaderan khusus. Selain perkaderan utama dan perkaderan khusus IMM punya perkaderan pendukung, perkaderan pendukung disini guna menunjang dan mendukung sumber daya manusia. Perkaderan pendukung benar-benar melatih jiwa kritis dan juga literasi para kader IMM.

Sebagaimana tujuan IMM , perkaderan penting adanya di sebuah ikatan sebagai Upaya membentuk manusia akademisi atau muslim yang dicita-citakan oleh pendiri IMM sendiri. Bentuk dari perkaderan pendukung pun sangat bervariasi dan setiap cabang IMM mempunyai ciri khas dalam mengkader, ada yang berupa diskusi, pelatihan, pengajian, dan sekolah.

Seperti halnya PC IMM Sukoharjo yang mengadakan Baret Merah, yang di dalam perkaderan itu para kader di tuntut untuk memunculkan jiwa-jiwa kritis dan kecemerlangan dalam berfikir terutama pada bidang filsafat. Adanya Merah ini juga untuk mendobrak kebodohan dengan literasi pada  kalangan kader IMM di masa itu.

Selain Baret Merah juga ada perkaderan pendukung seperti, Madrasah Intelektual Muhammadiyah, Sekolah Pemikiran Islam, Pusat Studi IMM DIY, Sekolah Politik, Diksuswati, Pelatihan Mubaligh, Majelis Filsafat, dan lain sebagainya. Dengan adanya perkaderan pendukung sebagai pelengkap perkaderan IMM diharapkan  IMM menjadi kawah candradimuka lahirnya manusia akademisi atau Muslim Intelektual di Indonesia, yang akan terus melakukan pembaharuan-pembaharuan dan ide gagasan yang cemerlang, untuk menuju IMM terlebih lagi Indonesia yang mempunyai budaya literasi yang kental dan juga cinta akan ilmu pengetahuan.

  • Penulis: Kabar Muhammadiyah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forum Muda Bicara Pendidikan Dorong Pemahaman Publik tentang TKA

    Forum Muda Bicara Pendidikan Dorong Pemahaman Publik tentang TKA

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 2
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Tangerang Selatan – Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi tema utama dalam forum Muda Bicara Pendidikan yang digelar di Serambi Temu, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (3/9/2025). Acara ini mempertemukan tokoh pendidikan, praktisi, guru, hingga perwakilan pelajar untuk mendiskusikan peran TKA dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Kepala PSKP UAD sekaligus Tenaga Ahli Kementerian Pendidikan Dasar dan […]

  • KKN MAS Kelompok 24 Gelar Edukasi Anti-Hoaks di SMPN 02 Merempan Hilir

    KKN MAS Kelompok 24 Gelar Edukasi Anti-Hoaks di SMPN 02 Merempan Hilir

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Dwi Kurniadi
    • visibility 3
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, MEREMPAN HILIR – Mahasiswa KKN MAS menggelar program Sosialisasi tentang bahayanya berita hoaks diera digital. Di SMPN 02 Merempan Hilir, Selasa 26 Agustus 2025. Mengusung tema “Berita Hoaks Dalam Literasi Digital” kegiatan ini ditargetkan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak. Sosialisasi ini diikuti oleh siswa dan siswi dengan antusiasme tinggi menjelaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam memilah […]

  • Cerdik: Edukasi Perilaku Hidup Sehat dan Partisipasi Posyandu oleh KKN Kelompok 09 UMSURA di Dusun Mendek, DESA Purut

    Cerdik: Edukasi Perilaku Hidup Sehat dan Partisipasi Posyandu oleh KKN Kelompok 09 UMSURA di Dusun Mendek, DESA Purut

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Probolinggo, 13 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 09 Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) bersama mahasiswa dari program studi Kedokteran, Keperawatan, dan Farmasi melaksanakan program kerja Cegah Penyakit dengan Perilaku Sehat (CERDIK) di Dusun Mendek, Desa Purut, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan Posyandu sebagai bentuk kolaborasi dalam meningkatkan […]

  • Mahasiswa Profesi Fisioterapis UMS Edukasi Pencegahan Nyeri Punggung Bawah bagi Kader PKK dan Lansia di Nguter

    Mahasiswa Profesi Fisioterapis UMS Edukasi Pencegahan Nyeri Punggung Bawah bagi Kader PKK dan Lansia di Nguter

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 1
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id angkatan 2026 menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program promosi kesehatan bertajuk “Kenali dan Atasi Low Back Pain (LBP)” di Posbindu Lansia Mawar 5, Desa Nguter, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan ini menjadi implementasi tri dharma perguruan tinggi sekaligus […]

  • Pondok Shabran UMS Sukses Selenggarakan Shabran English Course

    Pondok Shabran UMS Sukses Selenggarakan Shabran English Course

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Adi Kurnia
    • visibility 2
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, SURAKARTA – Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan Shabran English Course (SEC) sebagai program peningkatan keterampilan berbahasa Inggris bagi mahasantri. Kegiatan ini berlangsung selama sepuluh hari, mulai Senin (19/1/2026) hingga Rabu (28/1/2026). Shabran English Course dirancang untuk membekali mahasantri dengan kemampuan dasar berbahasa Inggris, mencakup penguasaan kosakata, tata bahasa, serta […]

  • Raih Akreditasi Baik Sekali, Magister Manajemen UMKT Gelar Acara Tasyakuran

    Raih Akreditasi Baik Sekali, Magister Manajemen UMKT Gelar Acara Tasyakuran

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Kabar Muhammadiyah
    • visibility 366
    • 0Komentar

    KABARMUH.ID, Balikpapan – Program Studi Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur menggelar acara tasyakuran atas hasil akreditasi baik sekali di Pantai Manggar Segarasari, Kota Balikpapan (19/11). Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Prodi, Dr. Fenty Fauziah, Para Dosen, diantaranya; Prof. Anis Rachma Utary, Dr. H. Fitriansyah dan Dr. Muhammad Risal. Selain itu kegiatan ini juga dihadiri […]

expand_less