BeritaKaltimPersyarikatan

Muhammadiyah: Demonstrasi Adalah Hak, Tapi Harus Bertanggung Jawab

Dalam pernyataan resminya, PWM Kaltim menyebut bahwa demonstrasi merupakan bagian dari hak warga negara yang dilindungi oleh undang-undang. Namun demikian, pelaksanaannya harus tetap berada dalam koridor hukum dan norma yang berlaku.

K.H. Siswanto, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur (Dok. Muhammadiyah Kaltim)

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur (PWM Kaltim) mengeluarkan himbauan moral kepada masyarakat menjelang rencana aksi unjuk rasa pada 21 April mendatang. Himbauan ini menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman, kemanusiaan, dan keadaban dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik.

Ketua PWM Kaltim, KH. Siswanto, menyampaikan bahwa kebebasan berpendapat merupakan bagian dari hak demokrasi yang dijamin, namun harus dilaksanakan secara bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa demonstrasi bukan sekadar sarana menyuarakan tuntutan, tetapi juga cerminan akhlak dan kedewasaan masyarakat.

“Menyampaikan aspirasi adalah hak setiap warga negara, tetapi harus dilakukan dengan cara yang santun, bermartabat, dan tidak melanggar hukum,” ujarnya dalam keterangan resmi.

PWM Kaltim juga mengingatkan agar para peserta aksi tidak terprovokasi melakukan tindakan anarkis yang justru merugikan masyarakat luas. Dalam himbauannya, organisasi ini menekankan pentingnya menjaga ketertiban umum serta menghindari tindakan yang dapat memicu konflik sosial.

Sekretaris PWM Kaltim, Ir. H. Amir Hady, menambahkan bahwa Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga harmoni sosial. Menurutnya, semangat ukhuwah dan persatuan harus menjadi landasan dalam setiap aktivitas sosial, termasuk aksi demonstrasi.

Ia juga mengingatkan bahaya penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks yang dapat memperkeruh situasi. “Kami mengajak masyarakat untuk bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama di tengah situasi yang sensitif,” ungkapnya.

PWM Kaltim berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga Kalimantan Timur tetap aman dan kondusif. Dengan mengedepankan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, aksi unjuk rasa diharapkan dapat berjalan damai dan memberikan dampak positif bagi kehidupan demokrasi.(ay.1)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button