Musyda Tapak Suci 285 Putera Muhammadiyah Lebong, Revitalisasi Gerak Menuju Prestasi dan Kemajuan

KABARMUH.ID, Lebong – Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) Lebong resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) pada Ahad, 31 Agustus 2025 bertempat di Komplek Perguruan Muhammadiyah Muara Aman. Musyda kali ini mengangkat tema “Revitalisasi Gerak Perguruan Menuju Tapak Suci yang Berprestasi dan Berkemajuan”.
Hadir dalam agenda penting ini unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lebong, ortom tingkat daerah, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Muara Aman, ortom tingkat cabang, kepala Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta perwakilan dari PSHT Lebong. Kehadiran berbagai elemen ini menjadi bukti dukungan penuh terhadap eksistensi dan peran Tapak Suci dalam membina kader muda Muhammadiyah melalui pencak silat.
Ketua PIMDA Tapak Suci Lebong, Risman Yanuardo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PDM Lebong yang senantiasa memberikan semangat dan motivasi. “Kami berharap, setelah Musyda kali ini, Tapak Suci Lebong dapat terus bergerak seiring dengan gerak Muhammadiyah Lebong, serta mampu melahirkan kader berprestasi dan berkarakter,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PDM Lebong, H. Zulkifli Kamek, mengingatkan bahwa Tapak Suci merupakan organisasi otonom Muhammadiyah yang memiliki ruang untuk mengelola organisasi secara mandiri, namun tetap dalam bingkai persyarikatan. “Kami berharap kepemimpinan baru mampu menorehkan lebih banyak prestasi, khususnya di bidang pencak silat, sekaligus memperkuat identitas Tapak Suci sebagai bagian penting dari dakwah Muhammadiyah,” tegasnya.
Ketua Panitia, Mimo Utomo, melaporkan bahwa Musyda menghasilkan lima formatur terpilih, yaitu Jefriyanto, Valerian, Yulisman Piliang, Mimo Utomo, dan Jeli Susanti. Berdasarkan hasil rapat formatur, ditetapkan Jefriyanto sebagai Ketua PIMDA 285 Tapak Suci Lebong periode mendatang.
Musyda ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan baru Tapak Suci di Kabupaten Lebong, membawa semangat prestasi, serta berkontribusi bagi kemajuan dakwah dan persyarikatan Muhammadiyah di Bumi Swarang Patang Stumang.



